Mengembalikan Jati Diri Bangsa

Mengembalikan Jati Diri Bangsa
Mengembalikan Jati Diri Bangsa

Apa yang dimaksud mengembalikan jati diri bangsa? Apa sebenarnya jati diri bangsa itu? Tak dapat dipungkiri lagi bahwa sebuah bangsa akan kehilangan jati dirinya apabila dia tidak memiliki prinsip dan keunikan tersendiri.

Bangsa kita misalnya, sudah dikenal dengan senyumannya. Itu adalah jati diri bangsa kita. Kita juga dikenal dengan kerukunannya. Bayangkan saja, ada banyak suku dan agama di Indonesia tapi semua bisa hidup berdampingan dan penuh kerukunan.

Tapi sayang, jati diri bangsa itu kini ternodai olah tangan-tangan kotor para politisi negeri ini. Dengan berbagai upaya mereka memecah belah bangsa tercinta ini. Mulai dengan issue2 negatif, fitnah-fitnah tak berdasar sampai ancaman-ancaman akan kebebasan berpendapat di negeri ini.

Saatnya Mengembalikan Jati Diri Bangsa

Maka sudah saatnya kita mengembalikan jati diri bangsa ini. Menemukan kembali budaya kita yang terlindas jaman. Mencari arti hidup yang sebenarnya. Kita ini adalah bersaudara. Kita lahir dan makan dari tanah yang sama. Kita menghirup udara yang sama. Kita juga punya salah dalam diri kita.

Jadi, kenapa kita tidak melihat sisi positif dari saudara kita? Bukankah udara yang merasuk dalam tubuhnya adalah udara yang sama dengan yang kita hirup. Bukankah makanan yang menjadi darah dagingnya berasal dari tanah yang sama dengan makanan kita.

Sesungguhnya kita ini hanya terpisah oleh badan. Tapi darah, daging dan udara yang kita miliki adalah sama. Sungguh aneh jika kita menghina saudara kita. Karena penghinaan terhadap saudara kita adalah penghinaan terhadap diri kita sendiri.

Maka, walaupun besok kita akan memilih pemimpin kita, maka pastikan apapun hasilnya kita tetaplah bersaudara. Karena persaudaraan adalah jati diri bangsa Indonesia. Bagi yang belum masuk DPT, anda bisa membaca panduan mencontreng menggunakan KTP di BeritaJitu.com

Published by

Lutvi

Bukan Ustadz, bukan Dai apalagi Kyai. Juga bukan guru. Hanya sekedar santri miskin ilmu yang coba mengamalkan 1 ayat warisan dari para ulama. Saat ini diamanahi menjadi admin web Sedekah Rombongan dan WordPress Indonesia

53 thoughts on “Mengembalikan Jati Diri Bangsa”

  1. MARI KITA MULAI DARI MEMBENTUK DIRI KITA MASING MASING AGAR MENJADI MANUSIA SEUTUHNYA DAN MULAI BERBAGI DENGAN SESAMA

    SALAM CINTA DAMAI DAN KASIH SAYANG ‘TUK SAHABATKU TERSAYANG

    I LOVE YOU PHUUUUUUULLLLLL

  2. Wuaah mas lutvi bisa aja..
    Tidak keberatan sama sekali..
    Mas lutvi yang sering bagi2 ilmu aja tidak pernah keberatan..
    Maaf bukan bermaksud seperti itu..
    Malah Saya senang :D
    Terimakasih…

  3. Mengembalikan jati diri bangsa…?? kalau emang istilah itu,atau kalimat itu merupakan satu keprihatinan qta.
    Pertama qta renungkan dulu sejenak untuk sadar dan menemukan jati diri yang mana yang harus di kembalikan.Kalau qta befikir “mengembalikan jati diri bangsa”lantas qt sendiri kadang bingung jati diri mana saja yang hilang,..maka sulit bagi qta bisa mengembalikan atau menemukannya..

  4. Mengambalikan jati diri bangsa adalah kembali kepada fitrahnya bangsa itu sendiri tidak terlalu memaksan ikut bangsa sana bangsa sini, amun tidak menyadari kemampuan bangsa sendiri….selamat mas.

  5. Senangnya hatiku berkompetisi dengan blogger senior. Aku yang newbie ini berharap mendapat banyak pengalaman dari sini.
    Oh ya tidak lupa, Maukah anda membantu blog saya dengan bertukar link?

  6. A very profound post..Nation’s identity is something Indonesians have lost long time ago. WE should’ve been a better and more developed nation by now. India, Korea, China, Singapore, and of course the unbeatable Japan, we must learn a lot from them, but still preserve our national rots and identity at the same time….YES,WE CAN!

  7. wah hebat mas, blog nya bisa langsung melejit ke halaman pertama – boleh dong sharing ilmu nya. untuk kontes nya semoga sukses mas. salam kenal dan sukses selalu

Comments are closed.