Analisa Teknikal Saham 1

Analisa Teknikal Saham


Analisa teknikal saham adalah analisa terhadap pergerakan harga saham. Gampangnya semua yang anda lihat dan anda putuskan setelah melihat chart saham ya disebut analisa teknikal.

Apa hubungannya pergerakan harga dengan kualitas perusahaan?

Pertama perlu kita tahu dulu alasan pertama kali kenapa orang beli saham. Yaitu untuk mendapatkan bagi hasil dari keuntungan perusahaan kan? Dalam hal ini deviden.

Tapi nilai perusahaan bukan cuma sekedar deviden ada juga aset. Jadi ketika anda beli saham pertama kali asetnya hanya senilai 10 milyar lalu setelah 10 tahun jadi 100 milyar, maka berarti ada pertumbuhan 10x lipat selama 10 tahun.

Sudah pasti nilai saham anda naik kan? Kok bisa?

Misalnya saat masih 10 milyar, harga sahamnya 1000 dengan jumlah saham 10 juta. Berarti nilai aset dan harga sahamnya sama yaitu 1x.

Nah, saat assetnya tumbuh jadi 100 milyar, sementara jumlah saham tetap, berarti tiap saham kan nilainya adalah 10.000.

Maka jika anda jual saham anda dengan harga 9.500 misalnya apakah ada yang beli? Ooo pasti ada dong sebab itu sangat murah banget. Makanya ketika asset perusahaan naik, biasanya harga sahamnya juga ikutan naik. Sebab orang juga pengen dapat cipratan asset itu.

analisa teknikal
Analisa tekninal saham

Nah, asset perusahaan bisa tumbuh kan karena bisnisnya jalan dengan baik. Maka ketika ada berita-berita misalnya perusahaan minyak menemukan sumur minyak baru, maka artinya beberapa tahun ke depan assetnya pasti nambah kan, sebab punya sumur minyak baru nih.

Atau ketika laporan penjualan terus meningkat, udah pasti akan ada pertumbuhan asset juga misalnya mesin baru, pabrik baru, dst.

Laporan dan berita itu datang silih berganti dan harga saham mengikutinya.

Makanya para analisis teknikal saham percaya, kondisi perusahaan akan tercermin dari harga sahamnya.

Contohnya jika saham itu mau ambruk, pasti orang-orang di lingkaran kekuasaan pemegang utama saham akan kabur duluan toh? Mereka akan rame-rame jual sahamnya. Akibatnya apa? Harga saham akan turun.

Atau misalnya perusahaan menemukan sumur minyak baru, pasti orang2 di lingkaran kekuasaan akan borong saham sebanyak-banyaknya duluan. Dan sudah pasti harganya jadi naik.

Barulah setelah mereka puas borong, dikeluarkan berita hehehe… Maka kalau beli saham hanya karena berita biasanya akan terlambat 😀

Membaca perilaku pasar

Selain membaca perilaku para penguasa di perusahaan, analisa teknikal saham juga membaca perilaku pasar pada umumnya. Bagaimanapun manusia itu terhubung satu sama lain. Ketika ada yang bergerak, maka akan ada yang mengikuti gerakannya.

Kalau tidak percaya coba perhatikan orang-orang di kereta api, secara tak sadar bisa sampai 3-4 orang posisi duduknya sama atau posisi tangannya sama.

Demikian juga dengan pasar saham. Ketika banyak orang rame-rame beli saham, maka biasanya akan banyak yang mengikuti sehingga harga jadi naik. Demikian juga saat rame yang jual, besoknya jadi banyak yg jual.

Maka kalau sering memperhatikan chart saham, akan ada banyak pola yang hampir selalu bisa dipastikan gerakan berikutnya seperti apa. Walau untuk membentuk pola itu terkadang tidak selalu berhasil.

Semua pergerakan itu entah dari orang yang punya dana besar atau para retail yang begitu banyak, akan tercermin dengan jelas di chart saham. Nah, tugas kita adalah menganalisanya. Itulah yang kemudian disebut analisa teknikal 🙂

Masukkan alamat email anda untuk mendapat update terbaru:

One thought on “Analisa Teknikal Saham”

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.