Search results for: cara+mencari+allah
Memanfaatkan Sumber Daya yang Berlimpah
Beberapa hari yang lalu saya membeli sebuah buku yang terus terang menyalakan banyak lampu-lampu redup di otak saya. Entah kenapa, buku itu seolah-olah menjadi jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang berputar di kepala saya. Bagaimana saya melakukan sesuatu yang bisa memberi banyak manfaat bagi sebanyak mungkin masyarakat negeri ini tanpa harus mengorbankan banyak waktu atau harta saya.
Dulu saya punya rencana untuk membangun sebuah usaha di sektor riil yang bisa menyerap banyak tenaga. Tentunya dengan modal yang menyesuaikan keadaan keuangan saya.
Sasaran pertama dulu adalah dengan bergabung dengan beberapa MLM. Tapi rupanya mencari tenaga marketing itu jauh lebih sulit daripada mencari pembantu. Sayapun mencoba membuka sebuah cafe yang dalam bayangan saya dalam 1 tahun bisa menjadi 2 buah. Hehehe.. Inipun jauh panggang dari api. Mengurus 2 orang pegawai aja pusingnya minta ampun sampai akhirnya cafe itupun saya tutup bahkan sebelum 1 tahun.
Diakses dengan kata kunci:
Menaklukkan Macan
Ada cerita dari negeri cina yang disampaikan oleh pak Ahmad Faiz. Ini kisah tentang Yun - Oh. Dia menikah dengan seorang lelaki yang tampan dan gagah. Suatu ketika, ada perintah perang dari kerajaan. Semua laki-laki dewasa wajib mengikuti wajib militer ini.
Hari berganti hari, bulan berganti bulan dan tahun berganti tahun. Akhirnya suami Yun - Oh pulang. Tapi rupanya, kerasnya medan perang telah mengubah perangainya. Suaminya yang dulu lembut dan penyayang berubah jadi kasar dan galak. Yun-Oh jadi serba salah.
Lalu dari desas-desus tetangga, mereka menyarankan Yun-Oh untuk pergi ke seorang pertapa tua. Karena cintanya pada sang suami, diapun pergi menemui pertapa itu.
Diakses dengan kata kunci:
Read MoreAllah Lebih Jenius dari yang Anda Kira
Artikel ini bisa disebut artikel dukungan sekaligus bantahan atas ceramah ustad Yusuf Mansur
Ya, saya mendukung sekali ucapan beliau bahwa Allah itu amat sangat bisa diandalkan. Tiada penolong yang lebih baik dariNya dan hanya Dialah seharusnya tempat kita meminta pertolongan.
Tapi menganalogikan Allah dengan pemain catur yang melakukan tindakan diluar kewajaran aturan permainan itu yang kurang saya setujui. Dengan melakukan hal itu, berarti Allah tidak mematuhi sunnatullah yang dibuatNya sendiri. Allah juga tidak adil. Itu sih sebenarnya masih sah-sah saja karena Allah adalah Yang Maha Berkuasa atas segala sesuatu bahkan atas keputusanNya sendiri.
Diakses dengan kata kunci:
Fokus pada Keunggulan bukan Kekurangan
Saat diminta untuk datang pada rapat dengar pendapat dengan dewan.. eh.. dengan yayasan Almadinah, saya mendapatkan pelajaran penting yang sudah lama saya dengar bahkan sudah berkali-kali saya laksanakan dalam kehidupan saya sehari-hari.
Fokus pada keunggulan anda! Fokus pada apa yang anda punyai. Ini adalah juga bagian dari syukur dan sabar. Syukur adalah mengoptimalkan segala potensi yang ada pada diri kita.
Dalam kasus yayasan Al Madinah, rata-rata pengurusnya terlalu fokus pada apa yang tidak mereka miliki yaitu dana. Sehingga pusing bagaimana mendapatkan dana untuk melanjutkan pembangunan grha Aitam yang digadang-gadang akan menjadi istana sekaligus kawah candradimuka anak-anak Yatim.
Diakses dengan kata kunci:
Dua Cara Mencari Rejeki
Ini cerita lama yang dulu diceritakan oleh guru ngaji saya waktu kecil. Beliau berkisah tentang dua orang yang sedang berkemah di sebuah gunung. Lama kelamaan bekal yang mereka bawa sudah habis. Akhirnya salah seorang diantaranya sebut saja Panjul bermaksud untuk turun ke desa mencari rejeki.
Tapi seorang lagi sebut saja Bejo mengatakan akan coba berdoa pada Allah untuk mendatangkan rejeki bagi mereka. Si Panjul tertawa, mana bisa rejeki datang cuma dengan berdoa? Kita harus tetap berusaha agar mendapatkan rejeki.
Bejo tetap bersikukuh bahwa rejeki datang dari Allah, bukan dari manusia. Dan Panjul tetap juga dengan pendapatnya bahwa rejeki itu harus dicari, harus bekerja. Rejeki tidak mungkin datang tiba-tiba begitu saja. Karena tidak juga menemukan kesamaan pendapat, akhirnya mereka sepakat membuktikan siapa yang paling benar.
