Risk and Reward

Sebagai seorang pebisnis dan juga trader, saya selalu memperhitungan risk and reward saat mengambil sebuah keputusan. Baik itu keputusan bisnis maupun keputusan penting dalam hidup. Dan untuk mendapatkan risk and reward ini saya selalu menggunakan patokan yang bisa diukur dan dipantau.

Contohnya ketika anak saya ngambek gak mau sekolah. Keputusan yg harus saya buat adalah menuruti dia gak usah sekolah atau saya paksa sekolah. Saat itu saya mulai memperhitungkan risk dari kedua pilihan itu. Kalau saya paksa sekolah resikonya apa, kalau saya turuti resikonya apa. Lalu reward yg saya dapat apa jika dia sekolah dan jika dia gak sekolah. Continue reading Risk and Reward

BOOM!!!…. Dan Hatipun Tergetar

Pengeboman 3 Gereja di Surabaya dan dilanjut keesokan harinya dengan pengeboman di Polrestabes Surabaya cukup sukses meninggalkan kemirisan dalam hati saya. Betapa tidak, kedua peristiwa tersebut dilakukan oleh 2 keluarga. Lengkap mulai bapak, ibu dan anak-anaknya.

Hari Ahad dilakukan oleh suami istri dengan 4 anaknya. Hari Senin dilakukan oleh suami istri dan 3 anaknya.

Terus terang saya gak mampu menyelami apa yang ada dalam pikiran mereka. Justru saya bingung kenapa sampai mengajak anak-anak? Lebih bingung lagi kenapa kok lebih mirip peristiwa bunuh diri massal 1 keluarga dibandingkan sebuah teror? Continue reading BOOM!!!…. Dan Hatipun Tergetar

Rahasia Membangun Pernikahan yg Bahagia

Pernikahan yang bahagia atau biasa disebut sakinah, wawaddah wa rahmah adalah dambaan setiap pasangan. Semua pasti menginginkan pernikahan yg bahagia dan langgeng hingga maut memisahkan.

Namun apa daya, banyak sekali pasangan muda yg sudah berpisah di usia pernikahannya yg masih tergolong baru.

Di dalam training SEFT Total Solution diajarkan cara untuk meraih kebahagiaan keluarga (Happy Marriage) dalam kondisi apapun. Salah satunya adalah: Continue reading Rahasia Membangun Pernikahan yg Bahagia

Damping putra-putri anda saat nonton “Assalamualaikum Beijing”

Karena heboh di media sosial dan grup-grup Whats App, akhirnya saya bersedia nonton film ini bersama istri. Promonya sih ini film Islami dengan pesan-pesan moral yang baik. Namun menurut saya, orang tua tetap harus mendampingi putra-putrinya saat menonton film ini karena jika dilepas begitu saja akan cukup bahaya juga.

Memang dalam film itu tidak ada adegan ciuman. Bahkan pelukan aja cuma sekali itupun setelah Asma dan Chu Wen menikah. Di awal-awal film-pun si ChuWen ini bertanya apa boleh pegang tangan? boleh cium? boleh pelukan? Dan semua dijawab tidak boleh oleh Asma.

Tapiii… sepanjang film kita bisa melihat kedua insan ini berjalan berduaan di berbagai obyek di Beijing. Bahkan ada adegan boncengan dengan sepeda ontel juga.

Saya coba berikan sinopsis dikit ya. Continue reading Damping putra-putri anda saat nonton “Assalamualaikum Beijing”

Going to Jakarta

image
Menunggu di Bandara Juanda Terminal 2

Alhamdulillah, td malam sdh sampai di Jakarta. Pesawat sempat delay 40 menit dr jadwal, tp selain itu semua lancar.

Kami naik pesawat Air Asia dr Surabaya. Sempat lupa kalau Air Asia berangkatnya dr Terminal 2 Juanda. Jdi tadi mlm kami malah ke Terminal 1 hehehe… Sempat santai2, makan dan sholat di lobby. Begitu mau masuk eeeh… ternyata salah terminal. Alhasil langsung cabut dan ngebut ke bandara lama.

Sempat kuatir keburu ditutup sih check-in-nya tp alhamdulillah masih keburu bahkan pesawatny delay 40 menit hehehe….

Wahai Ortu… Gaul Dooong !!

anak-anakArtikel ini ditujukan bagi mereka yang sudah memiliki anak, akan punya anak atau kepingin punya anak. Beban generasi muda saat ini begitu berat. Mereka benar-benar jadi target operasi penghancuran moral bangsa. Strateginya sangat dahsyat. Orang tuanya dihimpit dengan masalah ekonomi sehingga bekerja ekstra keras. Sedangkan anak-anaknya disuguhi kesenangan-kesenangan yang melalaikan.

Dahulu, jalan bersama lawan jenis pasti akan disoraki anak-anak sekampung. Jangankan jalan deh, cowok kebetulan bertamu aja ke rumah cewek walau cuma pinjem buku pasti sudah jadi omongan orang sekampung. Tapi sekarang? Boncengan, gandengan tangan bahkan ciuman di depan umum gak akan ada yang nggubris. Kecuali ketahuan saya tentunya hehehe… Soalnya saya masih kolot, jadi kalau lihat pasangan gandengan tangan langsung saya sorakin wkwkwk… Biarin deh, walau beberapa detik mereka terhindar dari dosa.

Continue reading Wahai Ortu… Gaul Dooong !!

Menghancurkan Mental Blok [Jurus Kedua]

Kalau di jurus pertama tak mampu membuat mental blok anda tembus alias tuh kritikus ngeyel aja. Maka kita sikat dengan jurus kedua ini. Sebenarnya jurus ini butuh training khusus sih. Tapi anda bisa coba belajar melalui bukunya. Nama tekniknya adalah Terapi SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique). Teknik ini pertama kali dikenalkan di Indonesia oleh Ahmad Faiz Zainuddin. Silahkan simak videonya dulu


Continue reading Menghancurkan Mental Blok [Jurus Kedua]