Ngurus NPWP

Oct 21st, 2010 | By Lutvi Avandi | Category: Bisnis & Pemasaran

Warning: array_map() [function.array-map]: Argument #2 should be an array in /home/bisnis2/public_html/lutviavandi.com/wp-content/plugins/yet-another-related-posts-plugin/magic.php on line 287

Warning: join() [function.join]: Invalid arguments passed in /home/bisnis2/public_html/lutviavandi.com/wp-content/plugins/yet-another-related-posts-plugin/magic.php on line 27

Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/bisnis2/public_html/lutviavandi.com/wp-content/plugins/yet-another-related-posts-plugin/magic.php on line 54

Alhamdulillah, hari ini saya resmi menjadi warga negara yang baik.. hehehe.. Karena saya sudah mendapatkan NPWP yang menjadi tanda bahwa saya adalah peserta wajib pajak. Walaupun sebenarnya dalam bisnis online kita nggak perlu punya, tapi rasanya kalau ndak bayar pajak itu kayak warga numpang.

Sebenarnya ngurus NPWP bukan murni ingin menjadi warga yang baik sih. Tapi karena diminta oleh elex media untuk mengurangi potongan pajak untuk royalti buku nanti. Maka jadilah saya ngurus NPWP deh. heheheh…

Sempat kesulitan juga saat ditanyai usaha. Lha pegawai bukan, dagang gak jelas, akhirnya ya udah saya jelasin aja soal google adsense. Paling ndak mereka tahu lah soal Google. Akhirnya saya mendapatkan status usaha tidak jelas.. hahaha.. Tapi dalam bahasa suratnya sih Usaha yang belum diklarifikasikan. Kaciaan deh kita pebisnis online.

Mengurus NPWP gampang aja kok. Cukup daftar di www.pajak.go.id lalu isi deh data-data yang diminta. Setelah itu tinggal datang ke kantor KPP yang ditunjuk dalam surat hasil print. Jangan lupa bawa NPWP sementara yang didapat dari internet lengkap dengan foto kopi KTP. Kalau anda pebisnis online, atau pemilik usaha kecil yang belum kena pajak, anda cuma perlu mengisi surat pernyataan. Jadi siapkan juga materai Rp. 6.000 karena saat ini kantor pajak gak jual materai.

Insya Allah esok harinya, anda sudah bisa mendapatkan kartu NPWP anda.

Sebagai peserta wajib pajak, anda wajib melapor tiap bulan sebelum tanggal 20 berapa pembayaran yang anda kirimkan. Nah, nanti setelah setahun anda harus mengisi SPT tahunan sebelum tanggal 20 Maret. Yah, kira-kira gitu lah saya juga masih bingung soal kewajiban2 ini. Yang penting punya NPWP dulu deh.. hehehe.

Belum Ada.

5 Responses to Ngurus NPWP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

[+] kaskus emoticons nartzco