Makelar vs Affiliate Marketing
Oct 22nd, 2010 | By Lutvi Avandi | Category: Bisnis & PemasaranKalau didunia offline orang yang mencari pembeli bagi orang lain yang menjual atau istilahnya perantara biasanya disebut makelar. Ada makelar mobil, makelar motor sampai makelar tiket pertandingan sepak bola. Kegiatan makelarisasi ini (.. hehehe.. bener gak ya istilahnya) menghasilkan kontroversi sendiri di dunia offline. Sebagian menilai kegiatan makelar ini sangatlah membantu. Tapi di sisi lain banyak juga yang menilai makelar adalah profesi yang sangat mengganggu.
Dengan semakin berkembangnya jaman. Praktek makelarisme ini juga mewabah di dunia online. Dan tak heran, anggapan orangpun juga sama antara makelar di dunia online dan makelar di dunia offline. Sama-sama mengundang kontroversi dan dianggap pengganggu. Padahal makelar online dan offline beda jauh lho. Baik dari sisi cara kerja sampai bagaimana mereka melayani pelanggan.
Nah, buat anda yang udah kadung ngasih stempel buruk pada semua makelar, BACA BAIK-BAIK artikel ini. Kalau ndak mau saya anggap anda KURA-KURA DALAM TEMPURUNG. Alias Jadul Akh!!
Lalu apa beda mas? Bukankah sama aja tuh?
Tugasnya memang sama. Tapi bagaimana interaksi mereka dengan pelanggan sungguh jauh berbeda. Bedanya apa? Makelar offline saya sebut Makelar aja ya. Sedangkan makelar online kita sebut Affiliate.
HARGA YANG DITAWARKAN
Makelar : LEBIH MAHAL karena harga asli dari pembeli di markup (ditambah) untuk keuntungan pribadi. Wajar dong, anggap aja jasanya mencarikan pembeli walaupun sebenarnya dapat juga komisi dari penjual.
Affiliate : LEBIH MURAH atau minimal sama. Karena harga asli dari pembeli biasanya masih ditambah cashback yang diambilkan dari komisi yang dia peroleh nanti. Bahkan dalam beberapa kasus masih ditambah lagi dengan bonus-bonus yang lain
PENDEKATAN
Makelar : HARD SELLING ditambah dengan bumbu-bumbu penyedap yang menutupi kekurangan.
Affiliate : SOFT SELLING. Biasanya calon pembeli adalah subscriber autorespondernya setelah mendapatkan produk gratis darinya. Bumbu-bumbu penyedap juga kadang masih dipakai. Tapi ada juga yang pakai praktek makelar (jangan-jangan ini makelar yang nyoba jadi affiliate)
AFTER SALES SERVICE
Makelar : Jual dan Tinggal. Dan pembeli hanya bisa protes ke penjual. Makelar tidak bertanggung jawab apapun bahkan bila bumbu2 yang diberikan cuma ngarang doang.
Affiliate : Jual dan Urus. Tidak semua sih, tapi rata-rata seperti itu. Seringkali affiliate marketing ikut membantu pembeli. Minimal membantu menanyakan ke penjual produk.
Nah, jika anda ingin membeli produk apapun dari internet. Carilah affiliate. Tindakan aneh jika anda membeli langsung ke penjualnya. Dengan membeli lewat affiliate marketing anda malah bisa berhemat banyak dan minimal akan ada 2 orang yang membantu anda saat kesulitan.
Saya pernah dapat komentar dari seseorang lewat email, “Saya sudah ambil produk itu dan tidak terjebak dengan link affiliasi anda”. Hehehe.. Dalam hati saya bilang, lha emangnya apa untungnya kalau ndak pakai link affiliasi? So, buat anda yang suka berprasangkan negatif terhadap makelar, biarin deh prasangka itu tetap di offline. Jangan bawa-bawa kedua online deh. Bisa-bisa anda malah rugi karena ndak dapat bonus2 atau cashback spesial.. rasain ndiri tuh.. wkwkwkwk

Sorry ni mas Mas Lutvi OOT, saya mau tanya, saya mau coba mulai google adsense, cuma saya kurang dana lalu terbersitlah sebuah ide bahwa saya beli 1 domain tapi saya buat banyak blog di subdomain. Jadi saya punya banyak blog tapi dari subdomain. Bagaimana menurut anda??
Bisa juga seperti itu
Thank’s mas atas pencerahahnnya..!
Mudah-muadahan makelar kasus ngga merembet ke dunia Online bro…
Siapa yang mau jadi makelar produk ane? dijamin offline online harga murah, cukup soft selling aja, after sales boleh urus boleh tinggal…hehehe. Makelar offline juga bisa bagus juga kok mas. Cuma yang online tuh yang juga perlu perhatian pebisnis online bersama. Biar pembeli online lebih merasa nyaman dan aman saat beli. Yuk Cafebisnis mulai bikin wadahnya mas.
Dulu pemikiran saya affiliate marketer ya makelar online, ternyata ada bedanya tho?
hem agaknya mas Lutvi mesti luncurin tips affiliate dari sisi ISLAM mas…………… dan Bagaimana AL Qur”an Bisa Menjawab Semua Keraguan. Tolong yah mas
Waduh… kalau soal itu kayaknya masih terlalu dangkal ilmunya
Sangat menginspirasi terutama bagi saya yang masih harus banyak belajar…
Wah makasih ilmunya mas
harus sering-sering main kesini agar tambah pinter..