Menjadi Blogger yang Bahagia
Oct 4th, 2010 | By Lutvi Avandi | Category: Sharing
Menjadi Blogger yang Bahagia
Menjadi Blogger yang Bahagia… hmm asyik banget mungkin ya? Kerjaan di rumah cuma ngetik dan cekakak cekikik membaca komentar-komentar lucu dari fans. Ya, itulah kehidupan seorang blogger yang bahagia. Menjadi blogger mungkin tak pernah terpikirkan buat saya sebelumnya. Apalagi jika menjadi blogger itu memberikan kebahagiaan dunia dan akherat.
Dulu, jangankan menjadi blogger. Kalau anda tahu cita-cita saya anda akan tertawa sendiri. Waktu kecil cita-cita saya sangatlah tinggi dan mulai.. Menjadi Tukang Becak! Kenapa? Karena tetangga saya tukang becak. Kampung saya dekat pangkalan tukang becak. Bapaknya teman saya banyak yang jadi tukang becak. Dan yang membuat saya kepingin banget jadi tukang becak adalah saat tetangga saya ngasih duit ribuan yang bagi saya waktu itu udah banyak banget. Lha dikasih 500 perak aja udah senang kok. Apalagi lihat ribuan.. hehehe.. dasar anak-anak
Agak besar, teman saya yang bapaknya sopir angkot baru pulang kerja, waktu itu saya lagi main di rumahnya. Tuh bapak bawa kresek isinya duit semua. Bukan duit ribuan, tapi duit receh seratusan. Banyaaaaakk banget. Maklum waktu itu bayar microlet kan pakai uang receh. 300 perak udah bisa kemana-mana. Maka sejak saat itu saya punya cita-cita yang lebih mulia yaitu jadi Sopir Microlet. Keinginan ini makin kuat saat teman saya pindah ke rumah baru. Wah.. jadi sopir microlet bisa kaya.. hmm..
Tapi nasib berkata lain. Gara-gara bapak saya tukang cetak alias usaha advertising, maka saya jadi suka bikin-bikin macam-macam iklan. Lalu pas lulus STM saya dapat tawaran antara kuliah + sepeda motor atau komputer + kursusnya. Saya pilih opsi kedua karena sejak SMP sama sekali nggak punya cita-cita kuliah. Lha bapak teman saya dan bapak saya aja gak kuliah bisa beli rumah kok. Malah yang sarjana banyak nganggur tuh di Tipi.
Belajar windows setelah lulus STM, lalu gara-gara di remaja masjid dan bapak saya butuh tukang design grafis saya pun hunting buku CorelDraw dan Photoshop di toko buku. Belajar design dimulai. Sampai membawa saya mengikuti jejak bapak menjadi tukang advertising juga. Pekerjaan yang menurut saya sangat capek. Waktu itu saya mulai kenal internet karena tetangga saya buka warnet dan anaknya yang cewek dengan senang hati mau ngajarin.. wkwkwkwk…
Menjadi Blogger yang Bahagia
Bisa internetan lalu membuat saya penasaran gimana sih caranya munculin tulisan-tulisan itu. Istilah kerennya bikin website. So, mulai deh belajar bikin website sampai akhirnya punya warnet hasil patungan dengan teman. Lalu mulai deh jadi blogger. Tapi blogger iseng alias gak ada penghasilan sama sekali.
Karena kepandaian membuat blog, akhirnya direkrut sebuah perusahaan internet marketing. Banyak belajar juga dari sana. Oo.. ternyata begini cara nentuin harga.. maka banting setirlah kemudian jadi blogger beneran dan mulai cari duit pakai blog. Alhamdulilllah saya sangat menyukai pekerjaan saya sekarang (bisa disebut pekerjaan nggak ya? hehehe). Menjadi blogger yang bahagia. Selain dapat duit, juga bisa ngasih manfaat. Hmm… mungkin perlu juga pekerjaan blogger dimasukkan dalam jajaran pekerjaan di poster-poster anak TK biar gak ada yang cita-citanya kayak saya.. hehehe..

Ehm…cerita yang menarik..
Lingkungan sekitar memang sangat berpengaruh terhadap perubahan pada diri kita ya gan? Itu kalau kita mau merubah diri…hehe..
Semoga saya juga bisa jadi blogger yang bahagia..Amin
Lebih bahagia lagi kalau bisa jadi seleblogger yang tulisannya ditunggu ribuan penggemarnya.
Hahaha…
Namanya juga anak-anak mas.
Dulu saya kalau ditanya cita2 pasti gak bisa jawab, dan akhirnya jawab sekena aja.
Kadang ingin jadi guru, jadi karyawan pabrik, jadi dokter dll.
Hehehe….
Wah kapan ya bisa jadi blogger yang bahagia?
cepat bgt dpat idex mas
perjalananx hbat yah mas, akhirx bisa smpai sekarang, slain bhagia d dunia, Insya Allah kita bahagia d akhirat nanti.
Amiiiiiiin
bAGHAgia sekali, i am BLOGGER aND VERY HAPPY ….
Saya memang juga ingin menjadi blogger yang bahagia
Karena saya juga bahagia menjadi blogger
kadang jadi tanda tanya, apakah definisi blogger bahagia itu. karena biasanya kan suka dikaitkan itu, bahagia kalau blognya menghaslkan duit. hihihi…
Bener banget. Padahal duit itu cuma salah satu dari sekian ribu penyebab kebahagiaan
blogger yang bahagia menurut saya blogger yang bisa mengekspresikan setiap kata-kata yang ditulisnya tanpa pusing mikirin seo, mikirim penghasilan, dan anggap penghasilan hanya sebagai bonus pada saat ngeblog
semoga suatu saat bisa seperti itu hehe
btw maaf mas, tulisan ini ikut kontes seonya masdoyok yah? good luck mas
saingannya berat-berat nih, padahal mau ikutan juga ngasah ilmu hehehe
Iseng aja ikutan. Sekalian test drive untuk update SEO Revolution nanti. Cuma karena banyak waktu abis buat ngerjakan wp-affiliasi gak tahu deh gimana jadinya artikel ini
ane tunggu SOE Revolution dengan sabar gan
Karena mas pandai membuat blog, akhirnya direkrut sebuah perusahaan internet marketing dan bisa cari duit pakai blog. Saya juga sudah bisa bikin Blog dan saya coba pasang iklan sebagai jasa pembuatan blog di sekitar kota saya saja. Tapi sampai saat ini belum satupun mendapat order. Gimana ya mas tips supaya iklannya mendatangkan order. Thank,
Blog itu urusannya sama dunia online. Jadi kayaknya agak susah kalau iklannya di offline. Kecuali anda tahu komunitas2 UKM atau mereka yang memang butuh jasa itu. Apalagi pakai co.cc, orang banyak nyasarnya tuh.. hehehe.. nyasar ke dot com maksudnya
Wew, perjalanan hidup yang keren. sepakat sama mas dedy. blogger bahagia, kalo nggak mikirin penghasilan dari blognya. soalnya nggak dipikir aja dah dateng penghasilannya, hehehe.
http://djogdjasilver.com/
Sepakat banget. Justru kalau terlalu dipikirkan penghasilan malah lari.. hehehe
mari bersama menjadi blogger yang bahagia..
Perjalanan hidup yang penuh dinamika dan inspiratif, mohon izin berguru, saya juga sedang mencari “jatidiri” menjadi seorang pebisnis internet, semoga kita semua bisa bermanfaat dan produktif untuk memajukan Indonesia.
apakah hasil dari blog yang menentukan kebahagian dari ngeblog? Jika ya berarti mahal juga ya harga kebahagiaan.
belum tentu mas… seperti kata mas lutvi di atas, penghasilan (baca duit) hanyalah 1 dari sekian ribu yang menentukan kebahagiaan ngeblog…
kalo kebahagiaan yang paling saya rasakan, ialah ketika tulisan yang kita sajikan membawa manfaat bagi pembaca, sudah saya saya sharekan di tulisan saya, the joy of blogging
@mas lutvi, salam hangat mas…^_^b
Ini namanya teknik generalisasi. Biasa dipakai sebagai alasan para pegiat MLM yang gagal
Ngeblog hanyalah satu dari jutaan bahkan trilyunan cara mendapatkan kebahagiaan. Jadi jangan dibolak-balik menjadi hasil blog yang menentukan kebahagiaan.. hehehe
Sedang berusaha menggapai cita-cita menjadi blogger bahagia mas, perjalanan masih jauh tapi harus maju terus pantang mundur.