Memperbudak Manusia dengan 3F
Aug 23rd, 2010 | By Lutvi Avandi | Category: SharingSalah satu metode untuk menjadikan manusia sebagai robot-robot yang siap digerakkan kapanpun dan untuk apapun adalah dengan 3F (Food, Fun and Fashion). Mungkin anda menganggap teori ini mengada-ada dan terlalu dibesar-besarkan. Tapi apa yang menjadi kenyataan di masa lampau hingga masa sekarang bahkan mungkin di masa mendatang karena racun 3F ini masih juga dinikmati oleh generasi muda kita.
Dan hebatnya lagi, Food, Fun dan Fashion mendapatkan payung hukum yang kuat dari pemerintah dan disetujui masyarakat serta didukung oleh para orang tua. Jadi, lengkaplah sudah peralihan dari manusia menjadi robot di masa mendatang. Jika anda menganggap humanoid itu robot besi yang mirip manusia, sebenarnya anda keliru. Misi mereka saat ini adalah membuat humanoid dimana manusia bertindak seperti robot. Mereka tak punya pikiran dan walau punya pikiran mereka tak punya pilihan. Sehingga mau tidak mau harus nurut apa kata mereka.
Bagaimana mungkin 3F itu bisa menjadikan kita sebagai robot? Yuk kita simak.
Food
Makanan adalah bahan bakar utama manusia. Makanan membentuk watak manusia. Makanan juga bisa menjadi penyebab kita sakit atau sehat. Penyebab orang sakit terbesar setelah pikiran adalah makanan. Melalui makanan, kita disuguhkan aneka makanan siap saji. Makanan instant dan praktis. Kita diajari untuk berhenti memasak dan cukup mengangkat telepon untuk kebutuhan akan makanan. Anak-anak kita sudah mulai belajar bahwa untuk makan, mereka cukup ke restoran cepat saji atau ke kantin. Kegiatan-kegiatan memasak bersama dianggap kuno.
Wanita-wanita dibuat enggan ke dapur. Yang ke dapur dianggap kuno dan suaminya dianggap telah memperbudak istri. Kalaupun mereka masih tetap ke dapur, maka di dapur telah siap aneka makanan siap masak. Tak perlu mikir bumbu-bumbunya apa. Cukup buka bungkus dan masukkan ke air mendidih sudah jadi kuah rendang, gulai, sayur asem, dll.
Intinya kita dibuat menjauh sejauh mungkin dari kegiatan pengadaan makanan. Kita dibuat tergantung pada makanan siap saji. Dan saat kita benar-benar tergantung, maka apapun yang dimasukkan ke dalam makanan itu akan kita makan karena tidak ada pilihan lain. Saat itulah kita sudah jadi robot mereka. Junk Food itu kan artinya Makanan Sampah. Herannya di negeri kita orang suka makan sampah
Bahkan rela antri untuk beli sampah yang mahal itu.
Fun
Fun artinya kesenangan. Kesenangan inilah yang saat ini mampu mendobrak batas halal dan haram. Coba cari hukum negara kita soal perzinahan. Jawabnya kalau dilakukan suka sama suka (fun) maka diperbolehkan. Jadi, bisa dikatakan, apapun yang anda lakukan terhadap orang lain asal suka dan fun atau menyenangkan itu halal menurut pemerintah kita. Pacaran juga begitu. Pacaran adalah metode bersenang-senang dengan wanita tanpa ikatan tanggung jawab apapun. Herannya, banyak wanita suka dimainkan seperti ini.
Minuman yang memabukkan misalnya. Siapa sih yang nggak tahu minuman apa yang dijual di klub-klub malam? Kenapa mereka masih boleh menjual sedangkan pedagang minuman keras di kampung kok diobrak? Lagi-lagi jawabnya adalah Fun. Di klub, orang mabuk karena fun dan semua yang ada disana merasa fun. Jadi boleh kata pemerintah kita. Sedangkan di kampung, orang mabuk bikin resah dan gak fun, karena itu diobrak.
Siapa bilang aturan itu dibuat untuk melindungi masyarakat? Aturan buatan manusia dibuat untuk melindungi kepentingan pembuatnya. Jangan harap anda mendapat keuntungan dari aturan-aturan itu selama anda tidak ikut membuatnya.
Musik misalnya. Tak peduli adegan apa yang anda lakukan selama itu fun maka boleh. Pakai rok setinggi apapun, baju serendah apapun, bagian tubuh dibuka selebar apapun maka akan diijinkan karena itu fun.
Semua kesenangan sifatnya selalu sama yaitu melalaikan. Orang yang asyik bersenang-senang biasanya akan melalaikan banyak waktunya. Bahkan mereka akan protes ketika kesenangan itu diberangus untuk sesuatu yang lebih penting. Manusia saat ini tengah dimanja dengan aneka kesenangan. Artis-artis baru direkrut untuk misi ini. Aneka audisi-audisi di gelar. Tujuannya cuma satu memperbanyak kesenangan sehingga manusia semakin lalai.
Setelah mereka cukup bersenang-senang, apapun perintah mereka akan dituruti. Lihatlah para fans-fans artis-artis kita. Bagaimana mereka telah berubah dari manusia berakal menjadi manusia yang gila. Memberikan tubuhnya secara cuma-cuma untuk dipeluk dan dicium sang artis. Berteriak-teriak histeris bahkan ada yang meregang nyawa hanya demi melihat artis pujaannya manggung.
Fashion
Fashion atau pakaian. Dulu mungkin info pakaian-pakaian terbaru cuma bisa disaksikan di siaran dunia dalam berita. Tapi sekarang, trend fashion terbaru bisa ditemui di semua sudut pandang mata kita. Mereka yang menjaga kesuciannya, yang mempersembahkan keindahan tubuhnya hanya pada yang berhak dianggap kuno dan teroris. Sedangkan mereka yang mengobral tubuhnya seperti pelacur. Mempertontonkan auratnya dengan gratis dan menjual keindahan tubuh dengan harga murah dianggap sebagai trendsetter.
Hasil akhirnya mereka jauh dari nilai-nilai luhur manusia. Wanita-wanita telah menjadi budak-budak murahan. Coba perhatikan siaran ramadhan tahun ini. Berapa banyak anda melihat wanita dengan jilbab yang sesuai syariah? Mereka telah menurunkan jilbab sedikit demi sedikit. Bahkan untuk acara sinetron yang sifatnya keislamanpun pembawa acaranya tak berjilbab dan berperilaku seperti orang gila (jungkir balik, teriak-teriak). Sama sekali tak menunjukkan keanggunan dan kecantikan seorang wanita.
Tiga unsur diatas benar-benar sangat berkaitan dan berhubungan. Fashion melahirkan sex bebas (Fun). Fun melahirkan makanan dan minuman yang haram (Food). Makanan yang haram menjadikan watak yang jelek yang mempengaruhi cara berpikiran dan berperilaku (Fashion).
Allah sejak awal telah berusaha memberikan petunjuk-Nya kepada manusia agar mereka terbebas dari belenggu ini. Agar mereka menjadi manusia sejati, manusia seutuhnya. Makanlah yang halal dan benar-benar halal (masak dan racik sendiri bumbunya). Batasi kesenangan dengan memperbanyak ibadah, puasa dan dzikir serta infaq. Pakailah pakai yang benar-benar dianjurkan Allah. Semoga Allah menolong kita dan membantu kita keluar dari belenggu perbudakan manusia.. Aamiin

Setuju. Apalagi soal fashion. Para wanita mau diperdaya oleh yang namanya fashion designer. Pakaian jaman sekarang makin tipis, makin pendek, bahannya makin sedikit, tapi harganya makin mahal.
BTW kata-katanya diperhalus dikit don Mas.
Sudah banyak yang pakai kata-kata halus tapi justru dijadikan pembenaran bagi para budak fashion. Ini saatnya perang jadi tak perlu lagi dipakai kata-kata halus
Mungkin kuncinya hanya mengenal diri sendiri mas. Kebanyakan dari kita hanya ikut-ikutan dan semua hanya faktor eksternal (lingkungan). Sulitnya kalau sudah membudaya, semakin banyak insan yang kehilangan jati dirinya. Salah atau benar, monggo tanya ke nurani.. ia tidak pernah bohong..
Salam kenal mas Lutvi..
Itulah masalahnya. Jarang sekali orang mengenal dirinya sendiri. Lingkungan dan orang tua serta sekolah telah membentuk kita menjadi manusia setengah robot. Maka solusinya adalah kembali ke fitrah manusia, kembali ke Allah karena disanalah kita menemukan diri kita sendiri
namanya juga industri hiburan kang, lebih banyak mudaratnya
untung umat islam ada 1 bulan khusus untuk puasa jadi mungkin agak lama jadi robotnya
Belum tentu juga. Justru bisa jadi lebih cepat jadi robotnya. Apalagi bagi kebanyakan umat Islam puasa bukanlah menahan diri, tapi puasa hanyalah memindah jam waktu makan saja
Ghawzul Fikri…….hati hati………
Mind Control again? Kasian yang belum sadar dan menjadi korban konspirasi sebagian kalangan.
Media fun yang tentunya sekarang semakin maju, ditambah fasion yang serba mode, dilengkapi dengan makanannya yang tidak bermutu membuwat perbudakan semakin meraja lela
benar banget mas, ketiga unsur itu sangat memperbudak dan mengkerangkeng manusia dewasa ini ditambah lagi dengan budaya hedonisme yang semakin memuluskan jalan untuk itu
12 Teknik Dasar SEO On Page oleh Miles Price Yang Wajib Anda Tahu!
Waduh, klo diajak perang 3F sih kayaknya blom siap sy mas. Imannya blm ckp kuat tuh..
Seorg ustad berinisial A’G aja gak “tahan” pengen kawin lg dg bermacam alasan, smpi akhirnya karirnya abis deh gara2 itu.
Intinya, sy saat ini lbh baik urus keluarga & diri sendiri dulu. Takut nanti malah jd org munafik. OMG, jauhkan dr sifat munafik dr diri saya…Amiin.
Inti nya pengendalian diri masing2 individu mas. Krn 3F itu adalah kebutuhan dan tdk bisa dilepaskan dr kehidupan manusia, so tinggal skrg bgmn kt membedakan mana yg haram & mana yg halal..
Sy sndr terus terang msh abu-abu nih, blum brani klaim diri ini putih. Takutnya jd org munafik ntar..