Karyawanpun Bisa Kaya!
May 8th, 2010 | By Lutvi Avandi | Category: Bisnis & PemasaranSaya sering sekali memotivasi teman-teman baik di facebook, maupun di cafebisnis. Sering saya jelaskan bagaimana kita bisa mendapatkan penghasilan yang tak terbatas bila menjadi seorang pengusaha. Nah, artikel ini sebenarnya tak jauh-jauh dari itu, cuma dilihat dari sisi seorang karyawan sejati.
Pada prinsipnya, jiwa pengusaha itu tidak harus menjadi pengusaha. Dan dalam tiap artikel, saya tidak pernah menyuruh anda untuk keluar dari tempat kerja lalu jadi pengusaha. Tapi saya selalu ingin agar anda punya jiwa pengusaha walaupun anda adalah seorang karyawan.
Mungkin anda kan berpikir saya akan menyuruh anda untuk mengerjakan pekerjaan sambilan selagi bekerja. Maaf, artikel ini tidak membahas hal itu. Saya yakin, mengambil kerja sambilan akan sangat merepotkan anda nantinya. Bahkan istri dan anak akan terlantar karena anda hanya sibuk bekerja.
Lalu bagaimana menjadi pekerja berjiwa pengusaha?
Pertama kita musti tahu dulu bagaimana cara berpikir seorang pengusaha. Seorang pengusaha akan selalu mengupayakan bagaimana perusahaan memperoleh untung sebesar mungkin dengan modal yang seminimal mungkin. Sementara pikiran karyawan adalah bagaimana perusahaan memberi gaji sebesar mungkin dengan kerja seminimal mungkin.
Bisa tahu bedanya? Jika anda mulai berpikir seperti bos anda berpikir. Berpikir seperti seorang pengusaha, maka anda akan berupaya keras agar perusahaan memperoleh untung besar. Anda akan membantu memikirkan bagaimana strategi promosi yang tepat. Anda juga akan mengupgrade diri agar dapat melakukan langkah-langkah yang jauh lebih efektif agar perusahaan memperoleh untung besar.
Enak bosnya dong mas?
Hehehe.. itu artinya otak karyawan anda masih ada. Coba anda bayangkan anda punya karyawan yang cerdas, cekatan dan selalu punya inovasi untuk usaha anda. Sampai-sampai perusahaan maju sangat pesat gara-gara ide-ide cerdas darinya. Nah, suatu ketika dia ingin mengundurkan diri dan membuka usaha sendiri yang akan sangat mungkin menjadi saingan anda. Anda pilih mana? Mem-PHK dia atau menaikkan jabatan dan gajinya?
Pasti anda lebih memilih membuka cabang baru dan membiarkan dia memimpin cabang itu untuk anda.
Tapi jika andabekerja sesuatu SOP, sesuai system yang dirancang bos anda tanpa mau berupaya memikirkan efektifitas kerja, maka jangan heran saat anda mau keluar kerja, si Bos dengan mudahnya akan mengijinkan dan mencari orang lain dengan gaji lebih murah. Kenapa? Karena anda ada atau tidak, perusahaan masih berjalan dan tidak terancam sama sekali.
Metode kedua setelah anda mampu mengubah pola pikir adalah memperbanyak network. Walau anda sudah jadi karyawan perusahaan besar, tapi manfaatkan waktu luang anda untuk bertemu orang-orang baru. Rekanan-rekanan perusahaan harus anda kenal dengan baik. Jika anda mampu menumbuhkan kepercayaan rekanan-rekanan perusahaan anda, maka perusahaan akan memberi apresiasi positif pada anda. Apalagi jika rekanan-rekanan itu memberi testimoni kehebatan layanan anda, wah posisi anda di perusahaan akan sangat aman dan gaji besar siap anda nantikan.
Metode ketiga adalah kemampuan mengelola SDM. Di perusahaan pasti banyak rekan kerja anda. Biasanya yang terjadi adalah persaingan yang kurang sehat antar sesama karyawan. Semua berupaya berpikir seperti karyawan, kerja dikit gaji besar.
Nah, anda harus melakukan langkah terbalik. Bantulah beberapa pekerjaan teman walau itu hanya sebatas ide. Saat presentasi, anda bisa memuji rekan kerja anda dan mengatakan bahwa anda mendapatkan bantuan darinya. Jika anda baik terhadap orang lain, maka merekapun akan baik kepada anda. Dan jika anda sudah dikenal baik, maka langkah-langkah anda untuk memberi masukan kepada pimpinan akan dianggap sebagai kebaikan semata, bukan sebagai sarana merayu pimpinan.
Sudah siap menjadi karyawan berjiwa pengusaha? Jalankan dan lihatlah keajaiban-keajaiban dalam hidup anda

Edukasi, relasi & leadership, wah mantab sekali. trims bes.
Salam dari bratang
A Fauzi
Mantap juga y Mas..???
menginspirasi banget pak, kalau semua pegawai paham akan hal ini, gakan ada demo buruh pak, atau buruh mindset pebisnis y pak? hee
Iya, buruh bermindset pebisnis. Kalau ada buruh kayak gini, tinggal tunggu modal aja pasti akan melejit
nice posting !!
Sangat membantu khususnya yg ada di kuadran E yang ingin bertransformasi ke kuadran B, agar terus maksimal dalam berkontribusi di tempat kerjanya.
Ini yang sekarang sedang di galakkan melalui Universitas Ciputra yakni mencetak wirausahawan2, bukan mencetak karyawan2, sehingga bisa membuka lapangan usaha baru mas.Analisa yang cermat mas.
*** Tepat sekali, jiwa dan sifat demikian itu harus dipupuk karena merupakan kunci kebahagiaan hidup Anda, bahkan untuk para Pegawai Negeri sekalipun, cobalah.
wah2… karyawanpun dituntut berpikir kreatif lebih dari yang lainnya, menarik ulasannya pak, setidaknya setiap manusia ingin mengekspresikan hidupnya lebih baik dari sebelumnya.
Tepat sekali
Wah, perlu banget nih motivasi kaya gni
wah2… karyawanpun dituntut berpikir kreatif lebih dari yang lainnya, menarik ulasannya pak, setidaknya setiap manusia ingin mengekspresikan hidupnya lebih baik dari sebelumnya.