Beratnya menjual produk digital
Oct 20th, 2010 | By Lutvi Avandi | Category: Bisnis OnlineWarning: array_map() [function.array-map]: Argument #2 should be an array in /home/bisnis2/public_html/lutviavandi.com/wp-content/plugins/yet-another-related-posts-plugin/magic.php on line 287
Warning: join() [function.join]: Invalid arguments passed in /home/bisnis2/public_html/lutviavandi.com/wp-content/plugins/yet-another-related-posts-plugin/magic.php on line 27
Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/bisnis2/public_html/lutviavandi.com/wp-content/plugins/yet-another-related-posts-plugin/magic.php on line 54
Jika anda saat ini punya rencana untuk menjual produk digital, maka mudah-mudahan artikel ini bisa anda jadikan pertimbangan antara meneruskan keinginan atau mundur teratur. Dua tahun menjalankan cafebisnis membuat saya memiliki banyak sekali pengalaman. Ada yang menyenangkan, banyak juga yang menyusahkan. Saya tidak bicara soal kemungkinan pembajakan produk karena menurut saya itu hal yang mustahil untuk dihindari. Saya lebih menitik beratkan pada tanggung jawab yang harus anda pikul sebagai pemilik produk digital.
Produk digital yang saya maksud disini adalah produk digital berupa panduan baik ebook maupun video. Dan produk digital berupa tool baik script maupun software. Jika anda ingin membuat produk digital dengan harga murah, anda harus benar-benar memikirkan ulang. Kenapa? Berikut alasannya:
1. Anda bertanggung jawab atas semuanya
Sebagai penjual produk digital anda bertanggung jawab dan berhadapan langsung dengan konsumen. Ini sangat berbeda jika anda adalah penulis buku. Karena pembeli tidak berhadapan dengan anda. Dan biasanya yang diingat hanya judul buku dan dimana dia beli. Maka ketika dia menemui kesulitan, dia tidak akan mencari anda dan kemungkinan besar akan mencari teman2nya yang tahu. Ini terbukti dengan terjualnya ribuan buku saya, tak lebih dari 20 orang yang mengirim email untuk bertanya. Jauh sekali dibandingkan dengan cafebisnis yang baru 1600 member saja selama 2 tahun lebih tapi pertanyaan di inbox saya setiap hari mencapai puluhan jumlahnya.
Nah, tanggung jawab besar ini harus anda hargai. Jadi jangan disamakan dengan harga buku di toko buku. Sebagai penjual dan sekaligus pendamping mereka di kemudian hari anda harus menghitung biaya untuk konsultasi mereka nantinya. Atau biar mudah, anggaplah anda memiliki pegawai khusus bagian support system. Anda harus menggaji dia kan? Nah, bebankan gaji itu ke konsumen..
Kecuali anda ingin dicap sebagai penjual yang tidak bertanggung jawab yang cuma jual aja, giliran ditanyai susahnya minta ampun.. Kalau yang model gini jual murah aja ndak masalah.. hehehe…
2. Out of Topic
Pertanyaan2 OOT juga harus siap anda hadapi. Bahkan sering juga anda harus menghadapi pertanyaan yang sebenarnya sudah ada di ebook yang anda jual.. hehehe. Maklum tidak semua orang membaca dengan teliti sehingga lebih banyak yang terlewat daripada yang terekam. Jika anda tidak paham soal isi ebook anda, bisa jadi anda akan gelagapan sendiri.
Untuk pertanyaan OOT, kalau saya biasanya akan saya jawab sesuai kemampuan. Yang seperti ini harus tetap dilayani karena bisa jadi ide anda untuk produk yang akan datang.
3. Update
Internet sangat cepat sekali berubah. Untuk itu andapun juga diharuskan untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Memang tidak ada janji apapun bahwa produk akan update tiap berapa bulan sekali. Tapi jika produk anda gitu-gitu saja, maka sangat besar kemungkinan produk anda akan beredar di pasar gelap.. Tapi jika update, para pembajak akan puyeng sendiri mengikuti anda. Apalagi jika dia nggak benar2 serius jadi member anda.
Jadi, update berkala juga bisa menangkal serangan pembajakan. Ambil contoh cafebisnis yang sekitar beberapa bulan lalu dibajak orang. Ternyata hingga sekarang bajakannya itu justru jadi spam di dunia underground. Lha yang download pasti kecewa karena dapat produk jadul. Apalagi saya selalu memberi nama filenya sama terus tiap update. Hanya tulisan di dalamnya yang berbeda. Ini akan makin membingungkan mereka.. hahaha
4. Gangguan Privasi
Jangan kaget jika ada yang nelp anda jam 2 malam. Atau ada juga yang nelp berkali-kali saat anda masih nyetir. Dan jangan kaget juga kalau si penelepon lalu menuduh anda penipu gara-gara anda gak ngangkat telp karena lagi nyetir… hehehe.. Yang kayak gitu itu insya Allah akan anda alami saat anda menjadi penjual produk. Memang tidak menyenangkan, tapi itulah kenyataannya.
Banyak yang menganggap pebisnis online itu 24 jam di depan laptop. Dia tidak mandi, tidak tidur, tidak berkumpul dengan keluarga, dll. Jadi kita ini dianggap robot lah.. hehehe.. Menghadapi yang seperti ini tidak perlu dilawan dengan kepala panas karena hanya akan membuat makin capek. Anda cukup minta maaf dan jelaskan, bahwa waktu dia telp anda sedang istirahat atau beraktifitas yang lain.
Sebenarnya masih banyak lagi nih listnya. Cuma kalau dipaparkan disini semua, bisa-bisa pada nggak mau jualan.. hehehe.. Jadi saya cukupkan dulu sampai disini deh. Kalau pengen tahu kelanjutannya, silahkan jual produk dan anda akan menemui semuanya.. xixixi..
Belum Ada.
ya Sudahlah……Mas…, Ikhlaskan Atuh Sekrang cipratkan ke ana dung ilmu dan Motivasinya he he………… ana kan downline hostgator mas Lutvi juga he afwan..
Itulah konsekuensi yang harus dipikul oleh produsen digital di internet…. Harus punya tanggung jawab terhadap produk yang dijual….
Hehe, berat juga ternyata. Bisa jadi tantangan ke depan nih.
Halah, bikin produknya aja sdh bikin puyeng, eh, ternyata itu belum akhir dr ‘penderitaan’/perjuangan. Emang bener, ngga ada jalan mudah untuk sukses. Padahal jadi orang nggak sukses juga nggak mudah alias susah.
Hayo, mending milih mana?
hehehe kalau ditulis semuanya bakal sedikit yang ingin jualan produk digital,karena kebanyakan mikir konsekuensinya,jalani dan rasakan.
memang semuanya engga ada yang enak, mas. ada resikonya. Bagi kita-kita yang pemula, semua ini ada sharing yang berharga
mas Lutvi, Pahlawan deh, hehehe. Fotonya lucu, tapi lagi narik apa sih tuh?
mas lutfi….
fotonya neh kalo bukan di negara india atau di china yach…..suatu foto yang tepat sekali untuk menggambarkan beratnya sesuatu yang sedang dilakukan.
yang jelas fotonya dari google.. wkwkwkw.. Gak sempat periksa juga webnya