Oleh-oleh Fresh (Freedom of Sharing)

May 27th, 2010 | By Lutvi Avandi | Category: Bisnis & Pemasaran

Personal Branding

Tadi malam saya ikut seminar bisnis online yang diselenggarakan oleh FreSh atau Freedom of Sharing bekerjasama dengan kaskus, semut merah community dan Tugu Pahlawan Community. Penyelenggaraan seminar oleh FreSh ini memang baru pertama kali di Surabaya. Harapannya sih akan ada seminar-seminar atau event-event lain yang akan hadir di Surabaya, gitu kata mbak Leoni perwakilan dari FreSh.

Acara kali ini dibawakan oleh 3 narasumber yaitu: Mas Benny Chandra, Pak Herman Kwok (perwakilan KasKus) dan Suko Widodo seorang pengamat komunikasi.

Acara digelar cukup menarik. Hampir semua pembicara mampu membawa suasana dengan ramai. Jadi walau acaranya lumayan lama dan tanpa istirahat serta tanpa konsumsi, peserta sama sekali gak merasa jenuh dan ngantuk.

Topik utama seminar ini adalah soal Personal Branding.

Tak banyak yang bisa ditangkap terutama soal teknisnya. Karena rata-rata pembicara hanya menceritakan websitenya masing-masing dan seputar dirinya. Tapi prinsip-prinsipnya bisa diambil. Kalau boleh saya ambil kesimpulan kira-kira seperti ini:

  • Personal branding harus dibarengi dengan personal community
    Saat kita ingin melakukan branding, maka kitapun harus juga melakukan komunikasi dengan target kita. Contohnya adalah Obama. Banyak yang menganggap Obama sukses gara-gara promosi lewat facebook. Itulah sebabnya banyak politisi kita sekarang rame2 bikin account di FB dengan harapan bisa kayak Obama. Tapi mereka gak tahu kalo jauh hari sebelum pemilu, Obama telah melakukan personal community. Beliau mendatangi satu per satu rumah penduduk hanya untuk mendengarkan keluh kesah atau sekedar memberi salam.

    Dalam dunia online, personal community bisa kita lakukan dengan cara melakukan blogwalking, aktif di jejaring sosial atau bisa juga dengan aktif di komunitas-komunitas maya. Sering menghadiri kopdar juga merupakan langkah penting dalam personal branding.

  • Fokus di 1 Bidang
    Langkah lain dalam meningkatkan personal branding adalah fokus pada satu bidang. Anda ingin dikenal sebagai apa? Misalnya anda dikenal sebagai seorang master kuliner dimana anda senantiasa memberikan info-info wisata kuliner yang maknyuss.. Ini akan lebih mudah dibandingkan anda melakukan branding untuk banyak topik. Misalnya anda selain ngasih info makanan, juga musik, juga bisnis online, juga MLM dan materi-materi lain. Bukan tidak mungkin memang, tapi tentu butuh kerja ekstra keras untuk ini.
  • Tampil Beda
    Informasi yang diterima oleh masyarakat saat ini benar-benar seperti hujan kata-kata. Anda butuh kata-kata yang beda, kuat menancap di otak dan mudah diingat. Anda perlu tampil beda daripada kebanyakan para pesaing anda. Bukan cuma sekedar beda tampilan saja, tapi juga beda dalam prinsip. Istilah kerennya, Out of the Box. Keluar dari kotak, keluar dari pakem.

    Selain itu, untuk memperkuat branding, perlu juga membuat branding sesederhana mungkin sehingga mudah diingat.

  • People Power
    Dengan menggerakkan organisasi-organisasi, memberi wadah bagi mereka dalam branding anda, maka anda akan sangat terbantu dalam menguatkan branding anda sendiri.

Itulah beberapa hal yang sempat saya tangkap. Tentunya besar kemungkinan ada yang lolos dari pantauan. Bahkan ada yang terpantau sangat jelas tapi sengaja gak diekspos disini.. CENSORED.. wkwkwkw.. Gitu dulu aja deh, mudah-mudahan bermanfaat

Diakses dengan kata kunci:

TWEET THIS!

15 Responses to Oleh-oleh Fresh (Freedom of Sharing)