Berbuat Baiklah Walau Pintu Neraka Sudah di Depan Mata

Manusia itu tempat salah dan dosa. Cobaan di dunia ini memang berat bagi sebagian orang. Kita tak pernah tahu apa yang menjadi sebab seseorang terjerumus ke lembah hitam. Kita juga tak pernah tahu apakah kita mampu menghadapi cobaan yang sama dengan orang tersebut. Tapi yang harus tetap diingat adalah bahwa kita punya Allah dan rahmat-Nya tiada batasnya.

Saya ingat kisah dua orang umat nabi Musa as (terlepas kisah ini nyata atau tidak wallahu A’lam). Di jaman nabi Musa ada dua orang umatnya. Yang satu sangat sholeh, rajin beribadah dan taat pada Allah. Satu lagi selalu bergelimang dengan kemaksiatan dan kesesatan. Suatu ketika dua orang ini menghadap nabi Musa as. Mereka menanyakan pertanyaan yang berbeda

Si sholeh bertanya, “Apakah saya ini  akan masuk surga?”

Si maksiat bertanya, “Apakah saya ini akan masuk neraka?”

Nabi Musa kemudian meminta petunjuk Allah untuk menjawab pertanyaan dua orang umatnya ini. Oleh Allah di jawab bahwa si Sholeh akan masuk surga dan si maksiat akan masuk neraka. Setelah disampaikan kepada si sholeh, dia pun bergembira tersenyum dan pulang. Saat disampaikan ke si maksiat, dia pun bersujud penuh syukur, tersenyum dan pulang.

Diakses dengan kata kunci:

Read More

Adil itu Relatif

Sudah lama saya mencoba membuat konsep sederhana tentang keadilan. Walaupun saya sudah menjadi anggota Partai Keadilan Sejahtera sejak partai ini masih bernama Partai Keadilan dan walaupun sudah sering mendengar konsep tentang keadilan, tapi saya masih belum puas dengan konsep-konsep tersebut. Karena kecenderungannya justru malah tidak adil dan susah diterapkan dalam kehidupan nyata.

Untuk sementara ini, saya menganggap keadilan itu adalah sama-sama ikhlas diantara kedua pihak saat transaksi berlangsung. Inipun belum sepenuhnya benar, karena boleh jadi ada situasi dan kondisi tertentu sehingga seseorang itu merasa ikhlas saat transaksi.

Sebagai contoh saat ada 2 orang berhutang. Menurut hukum Islam, kita tidak boleh meminta tambahan nilai atas hutang yang kita berikan. Contohnya hutang Rp. 100 juta, maka harus dikembalikan Rp. 100 juta. Gak boleh kita minta mereka mengembalikan Rp. 110 juta. Nah, saat transaksi hutang piutang, maka pemberi hutang mungkin ikhlas memberikan uangnya dengan akad akan dikembalikan dalam tempo tertentu dan nilainya tetap.

Diakses dengan kata kunci:

Read More

Jangkar

Anda tau jangkar kan? Itu lho yang biasa ada di kapal yang berguna untuk menambatkan kapal jika ingin berhenti di laut dangkal agar tidak terseret arus. Tapi bagi orang awam, sebenarnya jangkar itu gak ada manfaatnya kan?

Coba deh anda perhatikan, jangkar hanya dibutuhkan saat kapal tengah berlabuh di tengah laut. Itupun harus laut dangkal. Kalau di samudera ya nggak ada gunanya jangkar ini. Kalaupun berlabuh di pelabuhan, jangkar juga tidak dipakai karena sudah ada tali yang ditambatkan ke pelabuhan. Praktis, jangkar ini amat sangat jarang sekali dipakai. Mungkin hanya kapal-kapal nelayan kecil saja yang akan pakai karena harus berhenti di tengah laut menjala ikan.

Tapi menghilangkan jangkar dari kapal juga bukan tindakan yang dibenarkan. Artinya meski fungsinya kecil sekali, sebagai alat pengaman jangkar tetap diperlukan.

Nah, tahu ndak? Bukan cuma kapal yang butuh jangkar. Tapi hidup ini juga butuh jangkar. Jangkar yang saya maksudkan adalah kritikan. Siapapun pasti akan mengatakan tidak suka kalau dikritik bahkan saat kita benar-benar minta kritikan sekalipun. Walaupun anda bilang ndak mas, buat saya kritikan itu adalah pemacu semangat kita. Tapi alam bawah sadar anda akan melakukan penolakan-penolakan terhadap berbagai macam kritikan walaupun anda nyata-nyata salah.

Diakses dengan kata kunci:

Read More

World is Just a Game

Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan sendagurau. Dan jika kamu beriman dan bertaqwa, Allah akan memberikan pahala kepadamu dan Dia tidak akan meminta harta-hartamu. (QS.47:36).

Banyak ustad atau kyai yang mengartikan ayat itu dengan menjadikan akherat sebagai tujuan utama hidup ini. Dunia ini hanyalah jalan saja yang akan segera berlalu. Rata-rata ulama membahas masalah keutamaan akherat dibandingkan dunia. Tapi ketika ayat ini saya dengar dulu, saya lebih suka pada kata-kata permainan dan senda gurau.

Intinya sih sebenarnya sama antara yang saya tangkap dan yang disampaikan oleh para ulama kita. Tapi mungkin kalau anda melihatnya dari sisi saya, anda akan lebih asyik menjalani kehidupan di dunia ini.

Coba telan ayat itu mentah-mentah atau kalau anda tak suka istilah ini, anggap saja itu ayat yang matang dan siap santap tanpa perlu penjelasan lebih dalam lagi. Dunia hanyalah permainan. Atau boleh juga kita katakan Dunia adalah Permainan. Kalau mau lebih keren lagi World is Just a Game. Nah, saya yakin anda tahu apa itu game dan apa itu permainan. Saya yakin anda semua pasti pernah bermain-main tak peduli waktu kecil atau sampai usia kepala 3 seperti saya.

Diakses dengan kata kunci:

Read More

Lima Benteng Iman

Setiap hari syetan berusaha untuk menerobos masuk dan menghancurkan Iman kita. Untungnya kita bisa membentengi Iman ini sehingga syetan takkan mudah untuk menerobos dan mengobrak-abrik iman kita.

Alhamdulillah ceramah Jum’at kemarin membahas lengkap soal ini. Jadi kita bisa membentengi Iman kita dengan 5 benteng sekaligus. Apa saja itu?

Diakses dengan kata kunci:

Read More

Berikan dan Lupakan

Ini adalah jawaban kecil atas komentar-komentar di blog mas Udin. Ada beberapa komentar yang sebenarnya perlu diluruskan. Ini sekaligus juga meluruskan pendapat dan gerakan yang saat ini cukup banyak terjadi. Hebatnya lagi malah didukung oleh media-media.

Memberi uang receh kepada pengemis atau pengamen jalanan sering dianggap sebagai tindakan yang salah. Pertimbangannya hal itu akan membuat mereka jadi malas dan tidak mau bekerja. Memberi uang receh pada mereka sering dianggap sebagai tindakan kurang mendidik.

Tapi maaf, “tindakan tidak mendidik” itu menurut saya lebih bernilai daripada tidak bertindak atau bahkan mencibir mereka. Memberi adalah perintah dan sunnah Rasul. Mencibir dan menghina (kalau tidak mau disebut sombong) adalah perbuatan syetan.

Diakses dengan kata kunci:

Read More