Pasti Tidak Pasti

“Satu-satunya kepastian adalah ketidak pastian dan satu-satunya yang konstan adalah perubahan”

Kehidupan itu selalu berubah. Bahkan satu-satunya hal yang tetap adalah tetap berubah. Hari ini takkan pernah sama dengan hari esok. Dan esok akan berbeda dengan lusa. Terus bergulir dan berubah.

Tahun lalu mungkin situasinya sangat berbeda dengan tahun ini. Kesulitan dan kemudahan yang kita hadapi tidak sama. Sangat dinamis. Continue reading Pasti Tidak Pasti

 

Bebaskan Indonesia

Indonesia memang telah merdeka sejak 72 tahun silam. Tapi mungkin yang baru merasakan kemerdekaan itu hanya segelintir rakyat Indonesia. Padahal Freeport-McMoRan Inc, perusahaan tambang asal Amerika Serikat (AS), diperkirakan mencatatkan pendapatan dari penjualan emas dan tembaga dari tambang Grasberg, Papua sepanjang 2016 sebesar total 3,78 miliar dolar AS atau sekitar Rp 50,52 triliun.

Jika keuntungan ini dibagikan ke seluruh penduduk Indonesia yang hanya 250 juta, maka tiap orang harusnya menerima 200 juta per tahun. Tiap orang 200 juta per tahun atau 16 juta per bulan. Itu dari 1 perusahaan pertambangan saja lho, padahal ada berapa banyak sektor tambang di Indonesia. Belum lagi dari hasil kekayaan alam lainnya. Continue reading Bebaskan Indonesia

Mengadili dengan Tidak Adil

Sebenarnya tulisan ini lebih tepat sebagai bahan renungan saya pribadi. Mengingat, saya termasuk yang kurang bisa adil dalam menilai sesuatu. Tapi insyaaLlah dari hari ke hari saya coba memperbaikinya.

Ada kesalahan terbesar saat kita memberikan penilaian, yaitu TIDAK ADIL. Ruwetnya bangsa ini, saya lihat bukan hanya karena kesalahan pemimpin tapi juga ada kesalahan dari sebagian besar rakyat Indonesia.

Manusia memang cenderung tidak dapat berlaku adil jika hal itu sudah menyangkut dirinya sendiri. Ketika ada orang berbuat sesuatu kesalahan, maka kita hanya melihat sisi kesalahannya saja tanpa mau melihat sisi lain yang mungkin tidak langsung tampak. Namun, ketika kita berbuat kesalahan, kita ingin agar orang lain mau melihat sisi lain kenapa kita melakukan hal tersebut. Continue reading Mengadili dengan Tidak Adil

Berkarirlah di Industri Jaringan

Saya lupa pernah baca ini darimana. Kalau tidak salah yang mengatakan adalah Mr. Tung Desem Waringin. Beliau mengatakan, tempat terbaik untuk belajar bisnis itu adalah:

  1. Asuransi
  2. MLM (Business Network)

Hal ini selaras dengan status salah satu teman facebook saya, yaitu mas Alfian Anjar yang mengatakan seperti ini:

Seandainya atasan kita mendapat royalti 10% dr gaji kita, mungkin mereka akan lebih bersemangat membimbing. Lebih banyak meminjamkan kaset & buku.

Tapi sayang, itu tidak terjadi. Karena sebagai karyawan kita dibayar u/ menyelesaikan tugas.
Kalau Anda terlalu banyak bertanya, atasan Anda pasti marah. Anda dianggap tidak kompeten. Dan bisa dipastikan, karyawan demikian pasti dipecat.

Jadi, sekarang Anda paham bedanya dibanding berkarir sebagai Mitra Bisnis Jaringan.

Continue reading Berkarirlah di Industri Jaringan

Sekolah akan Tutup?

Mungkinkah institusi sekolah kelak akan tutup? Ketika teknologi sudah begitu memasyarakat dan ketika jaringan internet sudah mampu menjangkau berbagai pelosok daerah, maka bukan tidak mungkin lagi anak-anak kita kelak akan mulai meninggalkan bangku sekolah satu per satu.

Apalagi jika pemerintah meluncurkan sebuah channel pendidikan khusus misalnya berisi materi2 pelajaran sekolah yang kemudian dicombine dengan visual audio yang menarik, maka pelajaran sekolah akan jauh lebih menyenangkan untuk diikuti. Continue reading Sekolah akan Tutup?

Mencari sebuah alasan

Saya menemukan bahwa setiap manusia sangat pandai membuat alasan. Sayangnya, seringkali alasan ini dipakai tidak pada tempatnya. Padahal, apabila mampu menempatkan alasan dengan tepat, maka akan terjadi perubahan yang luar biasa dalam hidupnya.

Ketika ada yang menawarkan sebuah program untuk meningkatkan kemampuan diri, meningkatkan penghasilan hingga berlipat-lipat dan terbukti telah sukses menjadikan alumni2-nya berhasil. Kita cenderung kemudian cari alasan. Continue reading Mencari sebuah alasan

Bagaimana Manusia Menghadapi Masalah

Hari Sabtu kemarin, halaqoh saya mengadakan mabit di rumah salah seorang ikhwah. Rumah yang cukup besar dan nyaman sehingga sayapun tidak melakukan persiapan banyak sebagaimana persiapan ketika mabit di masjid.

Acara berlangsung seperti biasa, tilawah lalu diisi materi oleh salah seorang ustadz. Tapi yang akan saya ceritakan kali ini justru sebuah cerita yang sebenarnya tidak ada yang bercerita tapi saya merenungi hikmahnya yang mungkin bisa jadi petunjuk bagi kita semua. Continue reading Bagaimana Manusia Menghadapi Masalah

Rahasia Membangun Pernikahan yg Bahagia

Pernikahan yang bahagia atau biasa disebut sakinah, wawaddah wa rahmah adalah dambaan setiap pasangan. Semua pasti menginginkan pernikahan yg bahagia dan langgeng hingga maut memisahkan.

Namun apa daya, banyak sekali pasangan muda yg sudah berpisah di usia pernikahannya yg masih tergolong baru.

Di dalam training SEFT Total Solution diajarkan cara untuk meraih kebahagiaan keluarga (Happy Marriage) dalam kondisi apapun. Salah satunya adalah: Continue reading Rahasia Membangun Pernikahan yg Bahagia

Bisnis Tak Melulu Soal Uang

Ketika bicara soal bisnis, biasanya yg ada dalam benak kita gak jauh-jauh dari uang, uang dan uang. Uang untuk modal, uang untuk promosi, omset yang kita dapatkan, keuntungan, uang untuk bayar perijinan, pegawai, operasional, dll. Pembicaraan soal bisnis selalu berkaitan dengan uang. Lihat saja berbagai macam seminar atau training bisnis, tujuan akhirnya selalu uang dan uang.

Salahkah itu? Jawabnya tidak. Itu sudah benar, bagaimanapun tujuan kita berbisnis adalah mendapatkan penghasilan yang bentuknya uang.

Namun, jika anda berhenti hanya sampai uang saja, maka hasilnya tidak akan maksimal. Continue reading Bisnis Tak Melulu Soal Uang

Sempurnakan Ramadhanmu dengan Puasa Syawal

“Barangsiapa berpuasa Ramadhan, satu bulan seperti sepuluh bulan dan berpuasa enam hari setelah hari Idul Fitri, maka itu merupakan kesempurnaan puasa setahun penuh”

Walau Ramadhan telah usai, bukan berarti kita tak lagi punya momen untuk meraih rahmat, ampunan dan pembebasan dari api neraka. Sebenarnya ada banyak amalan yang bisa kita kerjakan untuk meraih rahmat dan ridha Allah swt. Salah satunya melalui puasa Syawal.

Puasa syawal ini dilaksanakan selama 6 hari di bulan Syawal. Para ulama sepakat, pelaksanaannya boleh beriringan 6 hari, boleh juga terpisah2. Misalnya kita laksanakan tiap hari senin dan kamis, maka dalam 3 pekan selesai deh puasa syawalnya. Continue reading Sempurnakan Ramadhanmu dengan Puasa Syawal