Archive for the ‘Narsis’ Category

Sudah sejak tanggal 11 November kemarin saya telah memiliki akun baru di wordpress.com dengan alamat http://bejopaijo.wordpress.com InsyaaLlah akun itu nnt akan jadi saluran dakwah saya di dunia maya. Mudah2-an saya bisa salurkan opini, ide dan gagasan yg dapat dimanfaatkan oleh siapapun. Mungkin anda heran kenapa saya kok malah menggunakan blog gratisan padahal saya cukup mampu  [ Read More ]

Sebuah ide muncul dalam benak saya saat ngobrol-ngobrol dengan mas Zainal dari Sepanjang – Sidoarjo yang membicarakan teknologi dummy blog yg saya pakai saat ini. Bagaimana mengelola banyak blog di banyak hosting yang berbeda dari sebuah panel kontrol saja. Teknologi ini sedang saya kembangkan di Labs Cafebisnis.com Saya ingin punya sebuah panel yg bisa mengawasi  [ Read More ]

Hahaha… gara-gara kemarin nulis soal kultweet, saya jadi penasaran juga apa bener bisa bikin robot yang mampu memantau tweet seseorang dan menyimpannya dalam database sehingga kapanpun dibutuhkan tinggal akses saja. Eh, Alhamdulillah cuma butuh 1 hari saja bikinnya dan pagi ini sudah launching. Bisa kita cek di KulTweet – Kuliah Twitter. Sebenarnya waktu nulis sih  [ Read More ]

Tahun 2011 sudah mau berakhir. Eh.. kok dapat kerjaan akhir tahun lewat twitter. Disuruh jawab pertanyaan-pertanyaan yang ada disini. Ya udah deh, langsung aja kerjain sebelum lupa Cara mainnya begini, kita diberi 4 PR oleh blogger lain dan harus diselesaikan. Ke-4 PR itu antara lain: Tuliskan 11 fakta tentang kamu. Jawab pertanyaan yang kamu dapat dari pengirim  [ Read More ]

Alhamdulillah, saya diberikan oleh Allah banyak waktu untuk menulis. Bahkan tiap hari rata-rata saya menulis di 3 blog. Tapi sering juga sih saya cuma nulis di 1 blog doang xixixi… Malah pernah ndak nulis sama sekali kalau pas lagi sibuk dengan urusan keluarga. Sebagai seorang pebisnis online yang juga programmer web dan sekaligus suka sharing  [ Read More ]

Waktu browsing-browsing di forum favorit saya eh kok nemu themes keren, akhirnya langsung comot deh. Tapi sayang themes ini cuma keren di luarnya aja tapi bobrok didalamnya hehehe.. Akhirnya terpaksa deh melakukan oprek dikit-dikit agar nggak terlalu bobrok. Oprekannya sih belum selesai 100% karena saya masih perlu memasukkan unsur-unsur SEO ke dalamnya. Tapi dari segi  [ Read More ]

Insya Allah nanti saya akan meluncur ke depok. Mudah-mudahan besok pagi sudah bisa tiba disana. Istirahat sebentar lalu mulai mengisi training sampai sore. Alhamdulillah, plugin wp-affiliasi mulai 2 hari lalu sudah bekerja dengan baik di cafebisnis. Dan insya Allah peserta training nanti akan mendapatkan plugin yang sama persis dengan milik cafebisnis. Ini baru pertama kalinya  [ Read More ]

Hari ini semua PNS, murid-murid sekolah pada memakai batik. Ini semua untuk menunjukkan kepada dunia bahwa kita adalah pemilik Batik. Batik adalah budaya kita dan tidak boleh diakui oleh bangsa lain. Memang saat ini tetangga kita sedang berusaha merebut batik dari tangan kita, maka saatnya kita menunjukkan jati diri bangsa. Mari kita mengembalikan jati diri bangsa ini dengan mengenakan batik.

Saya ingat dulu ketika sekolah, setiap hari Sabtu kami mengenakan seragam batik. Tapi rupanya sekarang ini sudah tidak musim. Karena itulah malingsia berani mengaku-ngaku sebagai pemilik seni batik. Lucu banget memang, tapi itulah akibat dari ulah kita sendiri yang enggan menjaga warisan budaya leluhur.

“Mintalah pada-Nya sebuah peran yang besar. Lalu siapkan dirimu agar pantas menerima peran itu”. Itulah kata-kata yang disampaikan Mario Teguh dalam acara Golden Ways di Metro TV. Kata-kata itu cukup terngiang dalam kepala saya (atau telinga saya ya?). Akhirnya sayapun mencoba berpikir, peran apa ya? Peran besar apa yang ingin saya ambil dan berharap agar  [ Read More ]

Berita tentang “pencurian ide” budaya Indonesia mewarnai dunia maya akhir-akhir ini. Tapi mungkin cerita ini membuat kita tersadar apa sebenarnya penyebab masalah ini. Memang mudah menyalahkan orang, tapi percaya atau tidak seringkali kesalahan orang lain adalah sebab dari kelalaian kita sendiri.

Ini sebuah cerita di suatu desa yang sangat terpencil. Disana hidup 2 anak dari 2 keluarga yang berbeda. Amir adalah anak keluarga miskin. Dia tidak punya mainan apa-apa selain mainan yang dia buat sendiri dengan memanfaatkan pelepah pisang. Rudi adalah anak orang kaya.

Berdakwah Tanpa Suara, Menulis Tanpa Pena

Foto LutviNama saya Lutvi Avandi. Bukan Ustadz, bukan Dai apalagi Kyai. Juga bukan guru. Hanya sekedar santri miskin ilmu yang coba mengamalkan 1 ayat warisan dari para ulama.