Mumpung masih Ramadhan ayoo zakat Gan!!
Sepuluh hari terakhir Ramadhan sudah kita masuki. Wacana mudik dan persiapan Lebaran sudah menghiasi berbagai media ditengah-tengah ketegangan antara Indonesia dan Malaysia. Mudik ke kampung halaman silahkan, beli baju baru juga oke. Tapi ingat, ada satu kewajiban yang tak boleh dilupakan selama anda masih meminjam nyawa dari Allah. Zakat…
Zakat, tak peduli itu zakat fitrah jika anda cuma pinjam nyawa atau zakat maal jika anda pinjam nyawa sekaligus harta Allah. Anda harus bayar sewa Gan!! Sewa nyawa dari Allah murah banget, cuma 2,5 kg beras yang biasa kita makan. Kalau bisa sih yang lebih baik lagi. Kalau anda pinjem harta Allah, murah aja. Cuma 2,5% nilai harta anda aja.
Diakses dengan kata kunci:
Read MoreBerbuat Baiklah Walau Pintu Neraka Sudah di Depan Mata
Manusia itu tempat salah dan dosa. Cobaan di dunia ini memang berat bagi sebagian orang. Kita tak pernah tahu apa yang menjadi sebab seseorang terjerumus ke lembah hitam. Kita juga tak pernah tahu apakah kita mampu menghadapi cobaan yang sama dengan orang tersebut. Tapi yang harus tetap diingat adalah bahwa kita punya Allah dan rahmat-Nya tiada batasnya.
Saya ingat kisah dua orang umat nabi Musa as (terlepas kisah ini nyata atau tidak wallahu A’lam). Di jaman nabi Musa ada dua orang umatnya. Yang satu sangat sholeh, rajin beribadah dan taat pada Allah. Satu lagi selalu bergelimang dengan kemaksiatan dan kesesatan. Suatu ketika dua orang ini menghadap nabi Musa as. Mereka menanyakan pertanyaan yang berbeda
Si sholeh bertanya, “Apakah saya ini akan masuk surga?”
Si maksiat bertanya, “Apakah saya ini akan masuk neraka?”
Nabi Musa kemudian meminta petunjuk Allah untuk menjawab pertanyaan dua orang umatnya ini. Oleh Allah di jawab bahwa si Sholeh akan masuk surga dan si maksiat akan masuk neraka. Setelah disampaikan kepada si sholeh, dia pun bergembira tersenyum dan pulang. Saat disampaikan ke si maksiat, dia pun bersujud penuh syukur, tersenyum dan pulang.
Diakses dengan kata kunci:
Puasa = Kesempatan Bermalasan?

Dilarang Tidur di Masjid?
Ada budaya di negeri kita (gak tahu kalau negeri lain), bahwa saat awal ramadhan sekolah-sekolah diliburkan. Beberapa kantor juga menerapkan libur awal puasa. Dan yang juga menjadi pemandangan rutin tiap ramadhan adalah jam masuk kerja dan jam sekolah diundur hingga 1/2 – 1 jam. Kemudian jam pulang dimajukan sehingga praktis selama ramadhan jam kerja kita berkurang. Belum lagi kenyataan bahwa jam istirahat juga diperpanjang.
Mungkin niat para pembuat aturan adalah agar para siswa atau karyawannya bisa menjalankan ibadah puasa dengan baik dan dapat konsentrasi dalam beribadah. Namun sangat disayangkan ternyata berbagai kemudahan-kemudahan itu justru menjadi alasan untuk bermalas-malasan selama bulan Ramadhan. Padahal.. ini adalah bulan yang amat mulia, yang tiap detiknya begitu berharga.
Bukankah bekerja dengan niat memberikan pelayanan terbaik bagi para klien merupakan ibadah juga? Bukankah melayani warga yang mengurus dokumen-dokumen juga merupakan ibadah? Bukankah menunaikan amanah sebagai seorang pelajar dan karyawan dengan sebaik-baiknya juga merupakan ibadah?
Diakses dengan kata kunci:
Mohon Maaf dan Moga Sukses!
Insya Allah kurang 1 hari lagi kita akan kedatangan tamu agung tahunan yang ditunggu-tunggu. Bukan cuma ditunggu oleh kaum mukmin, tapi juga seluruh umat Islam bahkan non muslim pun menantikan dan mempersiapkan benar-benar kedatangan ramadhan. Para penjual minuman berbuka, para penjual busana, perangkat sholat muslim bahkan sopir angkot, sopir bus, sopir kereta semua mempersiapkan diri menyambut datangnya bulan penuh rahmat ini.
Untuk itu, Lutvi Avandi dan seluruh keluarga ingin menghaturkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas semua kesalahan baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Juga kepada semua pihak yang secara langsung maupun tak langsung tersinggung dengan tulisan-tulisan atau ide-ide liar saya.
Dan kepada anda semua saya ucapkan selamat menjalankan ibadah puasa, semoga diberi Allah iman dan ketaqwaan serta kesehatan sehingga dapat menunaikan amal-amal terbaik di bulan Ramadhan. Dan semoga selama Ramadhan ini rejeki anda semua ditingkatkan Allah, diberi kemudahan-kemudahan jalan dalam menjalani kehidupan. Diberi solusi-solusi terbaik atas semua masalah.
Yang punya hutang, mudah-mudahan sebelum ramadhan berakhir hutangnya lunas semua. Yang punya hajat, moga hajatnya dikabulkan sebelum berakhirnya bulan Ramadhan. Dan yang punya kesulitan, moga Allah memberikan kemudahan-kemudahan dengan cara-caraNya yang selalu indah untuk dikenang.
Terakhir, buat yang ingin berinfaq atau zakat selama bulan Ramadhan nanti, bisa disalurkan lewat saya baik melalui paypal atau transfer antar rekening. Insya Allah mulai tadi malam, dapat amanah menjadi muzaki. Semua infaq dan zakat akan disalurkan melalui PKPU yang saat ini telah menjadi lembaga resmi PBB untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan di negara-negara yang membutuhkan.
Diakses dengan kata kunci:
Read MoreRamadhan kurang 10 hari lagi Gan!!
Horeee!! Kurang dari 2 pekan lagi kita akan kedatangan tamu setahun sekali. Mudah-mudahan semuanya kebagian jatah Ramadhan tahun ini. Lagi-lagi saya cuma mengingatkan untuk mulai memanaskan mesin biar bisa ngebut di Ramadhan nanti. Bukan cuma mesin ruhani aja yang perlu dipanasi, termasuk juga mesin finansial. Jadi, ketika Ramadhan datang tuh kita tinggal fokus ibadah aja karena finansial sudah tersedia.
Saya sendiri sudah mulai menggerakkan mesin-mesin penghasil uang saya yang selama ini mandek gara-gara jarang diurus. Yah, beberapa bulan terakhir saya emang jarang dapat kiriman dollar lagi. Padahal dulu minimal $300 masuklah ke PayPal. Belum lagi yang dari adsense yang langsung masuk rekening hehehe.. Asyiknya lagi semua itu tanpa perlu pemeliharaan yang berarti.
Tapi gara-gara keenakan itu, akhirnya ketika blognya drop saya malah nggak tahu. Akhirnya satu per satu runtuh dan earning dollarpun seret. Tapi alhamdulillah sekarang sedikit demi sedikit mulai bangkit lagi. Lumayanlah pendapatan hariannya.. Padahal baru gigi 1 tuh yang jalan. Target saya sebelum ramadhan semua web sudah run dan siap membackup masalah finansial.
Diakses dengan kata kunci:
Nisfu Sya’ban
Nisfu Sya’ban artinya pertengahan bulan Sya’ban. Artinya Ramadhan udah dekat dan sudah waktunya mulai memanaskan mesin sehingga ketika Ramadhan tiba kita tinggal tancap gas aja ngejar setoran. Artikel ini bukan sesuatu yang baru mungkin, tapi moga bisa jadi pengingat kembali tentang hal-hal yang seharusnya kita lakukan mendekati bulan Ramadhan nanti.

Sayang sekali, justru banyak umat Islam yang melupakan bulan ini dan lebih terkonsentrasi pada bulan Rajab dan Ramadhan. Padahal dahulu Rasulullah SAW sangat mengutamakan bulan ini, bahkan berpuasa lebih banyak daripada bulan-bulan lain selain bulan Ramadhan. Bulan Sya’ban adalah bulan yang bisa dijadikan indikasi kesiapan kita menyambut Ramadhan. Kalau di bulan ini kita masih berleha-leha, maka bisa dipastikan lompatan ibadah kita di bulan Ramadhan nanti ya biasa-biasa saja. Artinya semua orang juga sama seperti kita.
Dalam riwayat Imam Bukhari, Aisyah ra. menceritakan, bahwa Rasulullah saw. selalu memperbanyak puasa di bulan Sya’ban. Bahkan dalam riwayat lain dikatakan bahwa tidak ada bulan melebihi bulan Sya’ban di dalamnya Rasulullah saw. berpuasa. Dalam hadits lain disebutkan bahwa Nabi saw. berpuasa mayoritas hari-hari bulan Sya’ban
Mungkin kita merasa telah melakukan amal ibadah yang baik selama ramadhan2 sebelumnya. Kita menganggap bahwa selama ramadhan kita telah berhasil sholat 5 waktu di masjid secara berjamaah, kita juga rajin ikut tarawih bahkan kita telah mengkhatamkan Al-Quran dalam 1 bulan. Kita bahkan juga melakukan i’tikaf di masjid selama malam-malam ganjil bulan Ramadhan.
