Pelajaran dari Musibah
Oct 27th, 2010 | By Lutvi Avandi | Category: Sabar dan SyukurMusibah, apapun jenisnya selalu membawa pelajaran baik bagi yang mengalaminya maupun bagi orang lain yang menjadi saksinya. Hari ini negeri ini mendapatkan 3 musibah sekaligus. Di Mentawai Sumatera Barat terjadi gempa yang disusul tsunami yang konon menewaskan 100 orang lebih. Sementara itu di lereng gunung Merapi Yogyakarta, Mbah Marijan dan orang-orang yang hendak mengajaknya turun mengalami musibah akibat terjangan awan panas gunung Merapi. Dan di ibukota sendiri, banjir kembali menerjang beberapa daerah.
Bagi tiap pribadi, akan selalu ada hal yang bisa dijadikan pelajaran penting. Bukan cuma bagaimana mengatasi musibah agar tak terjadi lagi, tapi juga pelajaran akan kekuasaan Allah. Dulu mungkin Allah telah menyelamatkan mbah Marijan saat Merapi menghembuskan lahar panasnya. Tapi rupanya kali ini Allah berkehendak lain. Seolah-olah Allah ingin mengatakan kepada seluruh bangsa Indonesia, bahwa mbah Marijan juga manusia. Dia selamat atau celaka sepenuhnya adalah atas kehendak dan pertolongan Allah semata.
Jakarta dengan berbagai upaya penanggulangan yang dilakukan pemerintah, juga harus pasrah dan menerima ujian dari Allah berupa banjir. Jika kita sadar untuk apa kita di dunia ini, dan apa tujuan kita dilahirkan di dunia ini, seharusnya semua musibah ini haruslah menjadi kecil di hadapan kita. Tapi memang itu bukan hal yang mudah. Butuh latihan dan keimanan yang kuat agar bisa tetap tegar di tengah musibah yang melanda. Saya pribadi mungkin takkan sekuat rekan-rekan yang di Jakarta maupun di Mentawai andai hal serupa terjadi di Surabaya.
Tapi itulah Allah, selalu memberikan ujian kepada mereka yang siap menjalaninya. Orang Surabaya mungkin banjir selutut aja udah puyeng dan mengungsi. Tak bisa dibayangkan jika kami harus menghadapi musibah seperti Jakarta dimana rumah-rumah hanya tampak atap saja.
Satu hal yang selalu saya percaya ketika musibah itu datang. Dia akan selalu pergi membawa dosa-dosa kita. Dan biasanya juga dia meninggalkan sesuatu yang lebih baik bagi kita. Yang kita perlukan hanyalah mata hati yang bisa melihat kebaikan yang dibawanya. Mudah-mudahan saudara-saudara kita yang tengah menghadapi musibah diberi Allah kesabaran dan juga ganti yang lebih baik.. Aamiin
yup mas, semua sudah diatur oleh sang maha kuasa, pasti selalu ada hikmah dibalik semuanya…
dan cobaan yang di alami saudara kita sudah melalui kadar yang Allah tentukan
Amin… Betul sekali Mas, harapan kita semoga musibah yang terjadi menjadi penggugur bagi dosa-dosa kita!
Semoga semuanya menjadi pelajaran menuju perbaikan. Dunia sudah sangat tua, dan kita - manusia - seringkali melakukan perbuatan2 merusak yg membuat bumi lebih cepat rapuh. Anehnya, kita seringkali menyebutnya sebagai ‘kemajuan’.
Semoga kita bisa megambil hikmah dari setiap musibah yang menimpa kita
Bukan hanya mengambil Hikmah dari sebuah Musibah,namun kita bisa juga meraih kesuksesan di dalam dunia ini dari musibah itu sendiri?
Ambil Himahnya dan Jalankan perintahnya Insya allah Berhasil di segala bidang Kita ( AMIN )