Gratis…Gratis…Gratis….!!!

Jun 17th, 2010 | By Lutvi Avandi | Category: Bisnis Online

Produk gratis selalu menjadi fenomena tersendiri dalam dunia pemasaran. Gratis sangat sulit dilukiskan karena gratis itu nol. Sudah banyak pemasaran melakukan teknik memberi gratisan ini untuk meningkatkan penjualan. Contoh yang paling mudah dilihat adalah saat kita berjalan-jalan di Mall. Biasanya akan ada sales yang menawarkan marchendize gratis untuk kita. Tapi jangan senang dulu saat menerimanya, karena untuk mendapatkannya biasanya anda diajak ke toko sang sales lalu mulai deh diminta mencoba beberapa barang. Dari sekian orang yang nyasar ke tempat itu, biasanya ada beberapa yang nyantol dan membeli barang yang harganya lebih mahal daripada tempat lain.

Sejarah produk gratis ini rupanya sudah diawali oleh Jell-O. Saat pertama kali dibuat, Jelly kurang diminati karena selain bentuknya aneh, juga tidak cocok dengan makanan masyarakat Amerika waktu itu. Hingga akhirnya perusahaan ini dijual sampai berpindah tangan 2x pemilik.

Di pemilik terakhir, dia mencetak resep makanan yang menggunakan Jell-O. Buku resep ini dibagi-bagikan dari rumah ke rumah secara gratis. Alhasil, penjualan Jell-O pun meningkat tajam luar biasa.

Hal yang sama juga dilakukan oleh perusahaan pisau cukur Gillette. Di awal pemasarannya, beliau membagi-bagikan pisau cukur secara gratis. Tapi untuk menggunakannya mereka harus membeli mata pisaunya yang sekali pakai. Dengan cara ini penjualannyapun meningkat pesat.

Dengan adanya internet, sekarang makin mudah saja membuat produk gratis. Contohnya Google dengan berbagai macam layanan gratisnya. Kita bisa menggunakan search engine dengan gratis, menggunakan emailnya secara gratis bahkan kita bisa menggunakan aneka fasilitas lain secara gratis..gratis dan gratis. Untuk itu, google mendapatkan penghasilan dari iklan pihak ketiga. Sudah tak terhitung jumlah pengiklan di google adsense.

Seorang internet marketer profesional, biasanya juga memiliki produk untuk dibagikan secara gratis. Ebook-ebook gratis yang bisa diunduh jika kita menyerahkan nama dan email. Suatu ketika, saat sang marketer punya produk yang ingin dipasarkan dia tinggal mengirim email ke semua membernya. Dan biasanya 1-5% listnya membeli dan ini yang menjadi pemasukan baginya. Dan jika dihitung keuntungannya misalnya dari sewa hosting dan domain plus autoresponder biasanya sudah untung berlipat-lipat jumlahnya.

Internet marketer yang lebih profesional bahkan tidak cukup hanya dengan gratisan, dia bahkan membayar orang untuk mengajak rekan-rekannya mendownload ebook yang dibagikan secara gratis. Hasil akhirnya seperti yang diperkirakan, saat beliau memiliki produk dengan hanya mengirim email maka produknya laris manis terjual. Keuntunganpun berlipat-lipat.

Jadi, jangan pernah remehkan produk gratisan. Apakah anda punya?

Diakses dengan kata kunci:

TWEET THIS!

3 Responses to Gratis…Gratis…Gratis….!!!