Dibalik Dukungan PKS ke Fandi Utomo
Mar 22nd, 2010 | By Lutvi Avandi | Category: PK Sejahtera, Politik
Mungkin dukungan PKS ke Fandi Utomo adalah hal yang sangat mengagetkan banyak pihak. Terlebih lagi jika dukungan itu juga diamini oleh PDS yang notabene partai berbasis masa kristiani. Saya sendiri sebenarnya tidak punya kapasitas untuk menjelaskan ada apa dibalik dukungan ini. Tapi dari uraian yang disampaikan oleh para murabbi, akhirnya bisa saya maklumi kenapa PKS “terpaksa” berkoalisi dengan PDS dan mendukung Fandi Utomo.
Berat memang untuk menerima kenyataan ini. Tapi inilah hukum negara kita, dan tanpa mengikuti aturan main yang ditetapkan ini, kita justru malah tidak mendapatkan apa-apa.
Lagi-lagi memilih yang terbaik dari yang buruk harus dilakukan. Idealnya memang PKS mengusung kadernya sendiri dalam hal ini bu Yulyani. Tapi sayang, suara PKS tak mampu mengusung calon sendiri sehingga perlu berkoalisi dengan partai lain.
Semua calon sudah dijajaki tapi apa boleh buat, mereka cuma menjadikan PKS sebagai alat kemenangan mereka pribadi tanpa mau memberi kontribusi yang jelas bagi dakwah.
Hingga akhirnya Fandi Utomolah yang bersedia diusung oleh PKS mendampingi bu Yulyani. Tapi masalah belum berhenti sampai disana. Duet FU dan Yulyani rupanya tak bisa dilakukan karena kita kekurangan suara. Partai-partai yang lain sudah diajak tapi rupanya tak ada yang menyanggupi hingga akhirnya malah PDS yang siap mendukung pencalonan FU – YULYANI.
Apakah masalah sudah selesai? Ternyata masih belum. PKS masih harus memastikan mulusnya jalan menuju L1. FU dan Yulyani hampir punya basis masa yang sama. Dan jika hanya mengandalkan itu, maka akan sulit untuk bisa lolos putaran pertama.
Maka dicarilah calon lain yang mampu meraup banyak suara untuk memuluskan jalan menuju L1. Akhirnya terpilihlah Julius Bustami sebagai pendamping Fandi Utomo.
Maka jika ada yang mengaitkan Julius sebagai titipan PDS hanya gara-gara namanya yang terkesan nasrani, maka itu sangat tidak berhubungan. Sebenarnya kalau mau jujur, PDS sendiri juga “terpaksa” menerima pinangan PKS. Karena mereka juga tak mampu mengusung calon sendiri dan bergabung dengan calon lain tidak ada yang menerima.
Ya, kita hanya bisa berdoa. Semoga ikhtiar yang dilakukan oleh para pemimpin kita mendapat kawalan ketat dari Allah sehingga mis dakwah ini tetap berjalan dengan baik di jalurnya.

Mudah2an pasangan Fu-Yu kalah, jadi dosa PKS ga bertambah panjang…
Baru tahu kalau dukung Fu-Yu dosa Dukung siapa yang gak dosa bos?