Search results for: mata+di+pintu+neraka
Berbuat Baiklah Walau Pintu Neraka Sudah di Depan Mata
Manusia itu tempat salah dan dosa. Cobaan di dunia ini memang berat bagi sebagian orang. Kita tak pernah tahu apa yang menjadi sebab seseorang terjerumus ke lembah hitam. Kita juga tak pernah tahu apakah kita mampu menghadapi cobaan yang sama dengan orang tersebut. Tapi yang harus tetap diingat adalah bahwa kita punya Allah dan rahmat-Nya tiada batasnya.
Saya ingat kisah dua orang umat nabi Musa as (terlepas kisah ini nyata atau tidak wallahu A’lam). Di jaman nabi Musa ada dua orang umatnya. Yang satu sangat sholeh, rajin beribadah dan taat pada Allah. Satu lagi selalu bergelimang dengan kemaksiatan dan kesesatan. Suatu ketika dua orang ini menghadap nabi Musa as. Mereka menanyakan pertanyaan yang berbeda
Si sholeh bertanya, “Apakah saya ini akan masuk surga?”
Si maksiat bertanya, “Apakah saya ini akan masuk neraka?”
Nabi Musa kemudian meminta petunjuk Allah untuk menjawab pertanyaan dua orang umatnya ini. Oleh Allah di jawab bahwa si Sholeh akan masuk surga dan si maksiat akan masuk neraka. Setelah disampaikan kepada si sholeh, dia pun bergembira tersenyum dan pulang. Saat disampaikan ke si maksiat, dia pun bersujud penuh syukur, tersenyum dan pulang.
Diakses dengan kata kunci:
Hikmah Ramadhan
Ada pertanyaan menggelitik seorang anak kepada ibunya. “Bu, kenapa sih kita puasa?”. Ibunya menjawab dengan sangat bijaksana,”Ini untuk menunjukkan kepada Allah bahwa kita adalah hambaNya yang bertaqwa”.
“Wahai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu sekalian puasa, sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu sekalian bertaqwa “ ( QS Al-Baqarah : 183 )
Ya, itulah inti dari puasa. Menjadi hamba yang bertaqwa kepada Allah SWT. Perkara ada efek samping dibalik puasa seperti lebih sehat, lebih semangat ibadah atau bahkan lebih lapar, itu hanyalah sampingan saja.
Ustadz Agung Cahyadi, anggota DSW Jatim mengatakan bahwa,”Tidak semua ibadah mahdhoh harus diketahui hikmahnya. Karena sesungguhnya ibadah itu adalah untuk menguji iman kita pada Allah”.
