Kantong….

Pernah perhatikan nggak kantong baju cowok dan cewek? Jika anda lihat, kantong baju cowok selalu lebih banyak daripada kantong baju cewek.

Bahkan dalam survey singkat saya pagi tadi saya melihat bapak-bapak saat melakukan apapun bahkan cuma menyiram tanaman bajunya selalu ada kantongnya. Kalau ndak di bajunya ya di celananya. Bahkan yang pakai sarungpun trnyata bajunya punya kantong.

Lalu untuk ibu-ibunya, udah jelas2 mau belanja ke pasar (kebetulan tadi pagi saya jalan2 ke pasar), lha kok pake baju yang gak ada kantongnya. Akibatnya uangnya cuma dimasukkan dompet dan dibawa kemana-mana.

Lalu saya coba mengait-ngaitkan jumlah kantong ini dengan kebiasaan cowok dan cewek dalam soal uang. Mulai mencari sampai membelanjakan.

COWOK SUKA CARI DUIT

Karena memiliki kantong banyak, maka cowok cenderung untuk memenuhinya. Mereka berlomba-lomba melakukan berbagai upaya agar kantongnya terisi uang.

Setelah mendapatkan uang, cowok biasanya pelit untuk mengeluarkan. Apalagi kalau masih ada 1 kantong yang belum ada isinya. Dia mau mengeluarkan uang dari 1 kantong asal mendapatkan 2 kantong uang lagi. Istilah kerennya investasi

CEWEK SUKA BELANJA

Karena gak punya kantong, maka cewek cenderung untuk membelanjakan uang yang dipegangnya. Daripada capek megang uang, mending capek pegang belanjaan. Gitu mungkin pikir mereka. Dan biasanya cewek kurang doyan untuk cari duit. Kalaupun mereka mencari uang, biasanya ujung2nya ya buat belanja. hehehe..

Karena itulah mereka ini diberi pinggul yang kuat agar kuat berjalan-jalan di Mall untuk belanja dan milih2 baju. Jangan pernah lihatkan angka % di depan mereka, karena sekali pandang aja, mereka langsung mampu membacanya dengan amat sangat jelas. :)

Nah, kebiasaan ini jika anda pahami, maka bisa anda jadikan peluang bisnis. Jika bisnis anda ada bau-bau bisnis, dapat duit, kerjaan atau semua yang berbau-bau investasi, maka target pasar anda seharusnya cowok karena mereka ini DOYAN DUIT.

Tapi jika target pasar anda barang2 konsumtif, gak peduli itu baju cowok sekalipun, maka seharusnya target pasar anda adalah ibu-ibu (cewek). Dan ingat untuk ngasih tulisan persen (%) di atasnya. Lihat aja huruf % memiliki 2 mata yang mampu menangkap para cewek agar mau mampir.

NB:

- Artikel diatas hanya opini iseng saya, jangan terlalu dianggap serius. Gak ada maksud untuk membedakan gender :)
- Buat para designer baju, bikin dong baju cewek yang kantongnya banyak. Kalau perlu kantong semua.. hehehe

 

Bagaimana Mengembalikan Jati Diri Bangsa?

Sebenarnya ada banyak cara mengembalikan jati diri bangsa kita. Tapi kita perlu tahu dulu bagaimana sih bangsa kita ini sebenarnya. Dan pengembalian ini juga tidak boleh serta merta menjadi kemunduran. Karena itu untuk memudahkan penjelasan, ada baiknya kita melihat contoh negara timur lain yang masih menjunjung tinggi budaya bangsa dan bahkan menjadikannya budaya dunia.

Ambil contoh Jepang, meskipun terbilang negara yang sangat pesat perkembangannya, tapi Jepang masih setia dengan budaya aslinya. Sehingga jika kita masuk rumah-rumah Jepang kita langsung bisa mengatakan, ini rumah orang Jepang.

Saat kita berjalan-jalan di perkampungan2 Jepang, kita akan melihat huruf2 Jepang, orang2 berbahasa Jepang dan aneka asesoris khas Jepang lainnya. Ya, Jepang memang sudah modern tapi mereka tidak kehilangan Jati Dirinya sebagai bangsa.

Bagaimana dengan Indonesia. Apakah Jati Diri bangsa ini?

Pertama tentu saja budaya. Ada banyak ragam budaya di Indonesia, bahkan di Jawa kita memiliki tulisan Jawa. Gak kalah dengan Jepang, tulisan aksara Jawa sangat mudah dipelajari. Jadi seharusnya bisa mulai diperkenalkan. Minimal dipajang di beberapa tempat umum seperti di Jogja.

Itu dari tulisan, lalu soal tari-tarian yang banyak ragamnya. Sekarang ini jarang kita lohat lagi pertunjukkan tari. Bahkan tari Remo yang biasanya mengawali acara2 kenegaraan sudah tidak ada. Padahal dulu hampir tiap ada acara besar seperti peringatan 17-an tari Remo selalu menjadi pembuka. Tapi sayangnya sekarang ini tari2an sudah di modif dengan musik2 modern sehingga kelemah lembutannya menjadi sirna.

Kalau di Jepang, hampir di tiap rumah ada samurai. Tapi sayangnya di tanah air kita ini jarang kita dapati asesoris khas Indonesia seperti keris, rencong, dll. Untung saudara kita di madura masih suka menggantungkan celurit senjata khas pulau garam itu di tembok rumah mereka.

Maka satu-satunya cara untuk mengembalikan Jati Diri bangsa ini adalah dengan mulai memanfaatkan dan menggunakan budaya-budaya asli Indonesia dengan semaksimal mungkin. Memang butuh waktu dan pembiasaan, tapi lambat laun pasti bisa.

Mengembalikan Jati Diri Bangsa

Mengembalikan Jati Diri Bangsa

Apa yang dimaksud mengembalikan jati diri bangsa? Apa sebenarnya jati diri bangsa itu? Tak dapat dipungkiri lagi bahwa sebuah bangsa akan kehilangan jati dirinya apabila dia tidak memiliki prinsip dan keunikan tersendiri.

Bangsa kita misalnya, sudah dikenal dengan senyumannya. Itu adalah jati diri bangsa kita. Kita juga dikenal dengan kerukunannya. Bayangkan saja, ada banyak suku dan agama di Indonesia tapi semua bisa hidup berdampingan dan penuh kerukunan.

Tapi sayang, jati diri bangsa itu kini ternodai olah tangan-tangan kotor para politisi negeri ini. Dengan berbagai upaya mereka memecah belah bangsa tercinta ini. Mulai dengan issue2 negatif, fitnah-fitnah tak berdasar sampai ancaman-ancaman akan kebebasan berpendapat di negeri ini.

Saatnya Mengembalikan Jati Diri Bangsa

Maka sudah saatnya kita mengembalikan jati diri bangsa ini. Menemukan kembali budaya kita yang terlindas jaman. Mencari arti hidup yang sebenarnya. Kita ini adalah bersaudara. Kita lahir dan makan dari tanah yang sama. Kita menghirup udara yang sama. Kita juga punya salah dalam diri kita.

Jadi, kenapa kita tidak melihat sisi positif dari saudara kita? Bukankah udara yang merasuk dalam tubuhnya adalah udara yang sama dengan yang kita hirup. Bukankah makanan yang menjadi darah dagingnya berasal dari tanah yang sama dengan makanan kita.

Sesungguhnya kita ini hanya terpisah oleh badan. Tapi darah, daging dan udara yang kita miliki adalah sama. Sungguh aneh jika kita menghina saudara kita. Karena penghinaan terhadap saudara kita adalah penghinaan terhadap diri kita sendiri.

Maka, walaupun besok kita akan memilih pemimpin kita, maka pastikan apapun hasilnya kita tetaplah bersaudara. Karena persaudaraan adalah jati diri bangsa Indonesia. Bagi yang belum masuk DPT, anda bisa membaca panduan mencontreng menggunakan KTP di BeritaJitu.com

 

31 Hari Menjelang Ramadhan

Televisi sudah mulai gencar menayangkan iklan-iklan minuman untuk berbuka puasa. Mulai sirup sampai yang siap saji. Seger-seger iklannya. Dan cewek2 berbaju dengan bahan kurang mulai berkurang kemunculannya walaupun masih ada juga sih.. hehehe…

Tapi bila anda perhatikan dari tahun ke tahun trend ini terus terulang. Setelah iklan-iklan, biasanya akan muncul juga sinetron-sinetron baik yang muncul sebelum maghrib sampai yang pas sahur. Beberapa pusat perbelanjaanpun akan mulai aktif mempersiapkan kedatangan bulan suci ini.

Tapi yang aneh, kadang kala umat Islam sendiri yang kurang maksimal dalam mempersiapkan kedatangan bulan penuh berkah ini. Maka, sudah bisa dipastikan ketika Ramadhan datang yang terjadi cuma kaget-kaget dan berbagai penyakit mulai yang tiba-tiba mules sampai lemes dan males mulai berdatangan.

So, mumpung masih ada waktu, masih kurang 31 hari lagi, silahkan mulai mempersiapkan diri. Fisik dan mental juga mulai diasah. Biar pas Ramadhan datang kita bisa mengeruk sebanyak-banyaknya berkah setahun sekali ini. Anggap aja musibah bom di JW Marriot dan Ritz Carlton sebagai peringatan bahwaRamadhan sudah dekat dan siapa tahu ini Ramadhan terakhir kita. Atau jangan-jangan kita gak nyampai ke bulan Ramadhan.

Menang Kalah dapat Hadiah

Setelah saya pikir-pikir kembali, apapun perjuangannya haruslah dihargai. Termasuk perjuangan mendukung saya menjadi pemenang kontes SEO “Mengembalikan Jati Diri Bangsa” yang diadakan oleh BeritaJitu.com. Karena itu, saya mengubah keputusan pemberian ebook Menuju #1 Google di Kontes SEO Indonesia.

Keputusan terakhir adalah walaupun saya menang atau kalah, di posisi manapun juga nanti, anda tetap akan mendapatkan ebook tersebut. Tapi tentu saja, hanya untuk yang memberi dukungan berupa link ke http://lutviavandi.com/mengembalikan-jati-diri-bangsa.html dan Mengirim Pemberitahuan pemasangan backlink ke ebookgratis@cafebisnis.com

Jadi mohon diingat setelah memberi link, anda harus memberi tahu saya. Memang sih, WordPress akan mampu melacak tiap link yang diberikan kepada blog ini, tapikan saya gak tahu alamat email anda? Jadi, tolong setelah memberi backlink ngasih info ya?

Nanti anda perlu mendaftar ke autoresponder yang sudah saya siapkan (alamat dirahasiakan hehehe). Tenang aja, anda cuma akan mendapat 3 email saja dari autoresponder itu. Email konfirmasi, pengiriman ebook edisi pertama dan email pengiriman ebook edisi final.

Saya pernah mengadakan kontes serupa, tapi karena kendala pengiriman akhirnya malah kacau. Jadi, agar peristiwa yang lalu tidak terulang, saya harapkan anda mengirimkan email ke ebookgratis@cafebisnis.com dan sertakan dalam email itu URL artikel tempat anda memasang backlink

Ingat! Tak peduli bagaimanapun hasil pertandingan nanti, semua yang ngasih backlink akan dapat reward!!

Ebook SEO GRATIS!!

SEO atau Search Engine Optimization adalah teknik untuk mengoptimalkan website kita agar mampu meraih posisi tertinggi di mesin pencari. Sedangkan kontes SEO adalah kontes yang berusaha menjadi nomor 1 untuk kata kunci tertentu. Salah satu kontes SEO yang terbesar hadiahnya saat ini adalah “Mengembalikan Jati Diri Bangsa” oleh BeritaJitu.com.

Berhubung saya jadi peserta, maka saya pun melakukan berbagai macam optimasi blog sehingga untuk sementara ini dan mudah-mudahan seterusnya, blog ini sudah mampu meraih posisi #1 untuk kata kunci Mengembalikan Jati Diri Bangsa.

Nah, saya ingin berbagai rahasia mengapa saya bisa nangkring di posisi #1 hanya dalam waktu 3 hari sejak artikel itu di posting. Tapi karena ebook ini akan menggemparkan dunia dan saya tidak ingin mendapat saingan ketat, maka ebook tersebut baru akan saya bagikan di akhir kompetisi.

Syarat mendapatkan ebook itu gampang kok. Gak perlu keluar satu sen pun. Ini syaratnya:

  1. Pasang link di sidebar blog anda dengan judul “Mengembalikan Jati Diri Bangsa” dan URLnya http://lutviavandi.com/mengembalikan-jati-diri-bangsa.html
  2. Buat artikel sederhana yang menggunakan kalimat Mengembalikan Jati Diri Bangsa dengan link menuju ke http://lutviavandi.com/mengembalikan-jati-diri-bangsa.html
  3. Kirim email ke ebookgratis@cafebisnis.com berisi link artikel anda.
  4. Backlink harus tetap terpasang hingga kontes usai.

Ebook itu nantinya berisi laporan apa yang saya lakukan dari hari ke hari. Mulai riset, tanam backlink sampai aneka trik canggih untuk membuat blog ini nongol di halaman pertama bahkan di peringkat pertama.

Ebook akan dikirim dalam 2x pengiriman. Versi pertama adalah versi yang ada sekarang. Agak kacau karena live event. Sedangkan versi kedua adalah versi penyempurnaan. Mungkin versi kedua akan diberikan 2-4 minggu setelah versi pertama.

Sekali lagi, ebook ini nanti tidak akan diperjual belikan. Kalaupun anda memaksa saya menjualnya, anda harus menyiapkan kocek minimal Rp. 750rb.

Saya suka orang-orang yang mendukung saya sejak awal. Kalau yang dekat-dekat setelah sukses sih biasa. Dan ebook ini adalah untuk anda yang mendukung saya di kontes ini sejak awal hingga berakhirnya kontes tersebut.

Sementara begitu dulu aturannya. Insya Allah akan saya buatkan page tersendiri agar anda yang ingin ikut serta menjadi tim Sukses saya dapat lebih mudah registrasinya.

Memilih

Akhir-akhir ini kita sebagai bangsa tengah dicabik-cabik oleh para penjahat2 politik. Dengan cara-caranya yang licik mereka mencoba memanfaatkan sifat dari semua peristiwa yaitu netral.

Terus terang, harus anda akui, bahwa tidak ada yang namanya pilihan ideal. Apalagi jika anda menggunakan kacamata negatif. Siapapun calonnya, pasti bisa kita temukan kesalahannya dengan amat sangat mudah. Padahal mereka yang menjustifikasi negatifpun bukanlah orang yang sempurna juga.

Saya ingat sekali dengan kisah ayah, anak dan keledainya. Waktu itu ada ayah dan anak laki-lakinya hendak pergi ke pasar. Tak lupa mereka membawa keledai kesayangannya untuk jaga2 siapa tahu kecapaian di tengah jalan. Lagipula sang keledai bisa digunakan untuk mengangkut barang belanjaan.

Tiba-tiba, baru beberapa meter keluar rumah ada yang komentar,”Bodoh sekali, bawa keledai kok tidak dinaiki”. Kemudian sang ayah mengatakan,”Benar juga, ya sudah nak, naik aja kamu”. Sang anak pun naik keledai.

Baru berjalan beberapa meter lagi ada yang komentar lagi,”Wah, anak durhaka. Masak ayahnya disuruh jalan dia sendiri enak-enakan naik keledai”. Maka merekapun ganti posisi. Sekarang sang ayah yang naik keledai.

Beberapa meter kemudian ada yang teriak lagi,”Ayah tidak tahu diri. Anak sekecil itu disuruh jalan, dia sendiri enak-enakan naik keledai”. Duh bingung juga, akhirnya dua-duanya naik keledai itu.

Rupanya ketenangan perjalanan anda masih terusik dengan komentar seseorang di pinggir jalan,”Ya Ampun, keledai sekecil itu dinaiki berdua, benar-benar biadab”.

“Wah kok semua serba salah ya? Akhirnya mereka sepakat menggotong keledai itu” terang aja seluruh orang di pasar ketawa terbahak-bahak.

Itulah yang terjadi saat ini. Coba deh katakan pada semua orang pilihan anda, pasti anda akan dicemooh. Yang manapun yang anda pilih, pasti ada yang menentang. Anda takkan pernah bisa memuaskan semua orang. Karena apapun keputusan kita, hakikatnya bukan benar dan salah tapi netral.

Jika anda pribadi saja hasilnya akan seperti itu. Maka apa jadinya jika anda adalah seorang pemimpin partai. Apa jadinya jika partai yang anda pimpin adalah partai yang selama ini terkenal bersih dan peduli.

Jika anda ada diposisi itu, jawabnya akan sama dengan ayah dan anak diatas. Apapun pilihan anda, partai anda akan dihujat habis-habisan. Walaupun anda berbuat kebaikan, benar-benar membuktikan diri anti suap, tapi yang namanya hal negatif sekecil apapun bisa digunakan untuk menutup kebaikan anda.

Mudah-mudahan apa yang sudah dipikirkan oleh Dewan Syariah Pusat DPP Partai Keadilan Sejahtera adalah pilihan terbaik bagi umat. Mereka punya kapasitas ilmu dan pengalaman dibanding kita2. Mudah-mudahan syetan tidak menggelincirkan kita untuk mengkhianati para pemimpin yang kualitas ibadahnya jauh dibanding kita. Ataukah anda merasa lebih baik dari mereka?

Hati-hati lho… karena dulu syetan dikeluarkan dari surga juga gara2 merasa lebih baik dari Adam :)

Lanjutkan!!

Meriang

Pagi ini badan saya agak meriang. Tapi alhamdulillah, justru saat meriang gini saya malah bisa nulis cukup banyak. Kalau dihitung-hitung sejak pagi tadi hingga siang ini, sudah ada 1 artikel bahasa Inggris dan 2 artikel bahasa Indonesia yang saya tulis. Dan ini adalah artikel ke-3 saya yang saya tulis di blog pribadi saya ini.

Ini sebenarnya harga wajar yang harus saya ambil, mengingat akhir-akhir ini jadwal tidur saya benar-benar berantakan. Saya sudah gak bisa lagi bedakan malam dan siang. Pas malam malah gak bisa tidur, pas siang malah ngantuk. Akibatnya semua jadwal dan kerjaan rutin saya jadinya terbengkalai.

Disamping itu, saya juga kurang banyak olah raga. Bisa juga sih dibilang gak pernah olah raga. Padahal disaat musim pancaroba gini, mustinya olahraga itu wajib. Satu lagi kebiasaan menyehatkan yang saya hilangkan adalah menghirup air ketika wudhu. Dulu udah terbiasa lho, sekarang kok ya mulai jarang dipakai. Akibatnya ya gini, ketika anak flu, saya langsung jadi korban penularan pertama.

Bedanya tubuh saya merespon dengan terlalu bersemangat sehingga sampai meriang. Anak saya sih masih bisa sekolah. Apalagi hari ini ada gladi resik untuk pentas tahunan sekolahannya. Sedang saya, berhubung gak ada kerjaan lain, akhirnya ya lebih milih tidur.. :)

Cuma alhamdulillah, tidur pagi ini lebih panjang dari biasanya. Sehingga bisa dipastikan nanti siang gak pengen tidur lagi. Jadi malamnya bisa ngantuk dan bisa kembali ke jadwal semula. Ya, kadang sakit itu adalah berkah. Eh, malah bukan kadang, sakit itu memang berkah dan nikmat tersendiri. Yang penting bagaimana kita memandangnya saja.

Alhamdulillah, walaupun saya sakit saya masih bisa nulis di blog dan alhamdulillah hari ini dapat job review.. :) Allah memang sayang kok sama hamba-Nya. Saat kita udah dianggap terlalu keras bekerja, Dia memberi sakit agar kita bisa beristirahat. Terima kasih ya Allah atas segala nikmat yang Engkau berikan