Pentingnya Personal Branding
May 31st, 2009 | By Lutvi Avandi | Category: Bisnis & Pemasaran, SharingPernahkah anda melakukan promosi online? Bagaimana hasilnya? Seberapa kuat tingkat konversi yang anda terima waktu itu? Konversi adalah skala perbandingan antara yang membaca dengan yang melakukan aksi. Biasanya para marketer menetapkan standart 10% alias jika 100 orang diberitahu, maka 10 diantaranya melakukan aksi. Aksi bisa membeli bisa juga mengisi form aplikasi tertentu sesuai target yang diinginkan.
Tapi kebanyakan kita mempromosikan produk. Baik itu produk sendiri maupun produk orang lain atau produk perusahaan. Padahal ada 1 hal yang perlu kita promosikan juga yaitu Diri Sendiri.
Mempromosikan diri sendiri bisa disebut personal branding. Seperti yang saya lakukan di blog saya ini, salah satu tujuannya adalah untuk personal branding.
Seberapa penting sih melakukan personal branding? Lagipula ngapain kita promosi diri sendiri. Mending fokus ke produk.
Dulu mungkin strategi itu berhasil. Tapi kini, seseorang membeli sesuatu jika dia percaya kepada yang menawarinya. Artinya, seseorang membeli karena figur, karena orang. Jika dia percaya dengan yang menawari, maka dia akan membeli dengan cepat.
Maka, mana yang lebih penting antara personal branding dengan product branding? Menurut saya dua-duanya penting, tapi personal branding memegang peranan yang lebih besar dalam kesuksesan penjualan. Jadi, jika anda masih single fighter alias kerja sendiri, maka usahakan meluangkan waktu untuk personal branding.
Apa saja yang dilakukan untuk personal branding?
- Meningkatkan kepedulian
Anda bisa memulai dengan menjadi lebih peka terhadap orang lain. Jadi problem solver. Ketika ada yang membutuhkan bantuan, anda harus dengan aktif membantunya. Tapi tentu saja, bantuan yang diberikan harus sewajarnya, jangan sampai terlalu mengganggu aktifitas anda yang lebih penting - Suka Memberi
Sedekah adalah senjata yang sangat luar biasa. Sedekah ataupun hadiah sering memegang peranan vital dalam setiap keputusan. Itulah sebabnya, KPK mengawasi benar-benar pemberian hadiah kepada pejabat negara. - Lebih Personal
Tidak ada salahnya anda berbagi kegiatan anda. Apa yang anda lakukan sekarang. Pemikiran-pemikiran anda terhadap sesuatu. Semuanya perlu dilakukan untuk lebih memperkenalkan diri anda pada orang lain. Banyak trainer2 terkenal yang berbagai cerita hidupnya dan biasanya cerita itu selalu diingat-ingat oleh para peserta trainingnya. - Jangan suka berdebat
Walaupun anda berada di posisi yang benar, hindarilah perdebatan. Gunakan kata-kata lain jika ingin menyampaikan pendapat anda. Misalnya: “Mungkin saya salah ya, tapi pernah saya dengar jika….”, atau “Sepanjang pengetahuan saya…. tapi anda mungkin benar”. Tak ada yang suka didebat, jadi ngapain berdebat.
Maka, inti dari personal branding adalah selalu berusaha memahami orang lain. Semua orang ingin dihormati dan dipentingkan. Itu adalah kebutuhan paling pokok manusia. Jadi, jika kebutuhan ini bisa anda penuhi, maka apapun kebutuhan anda, akan dipenuhi olehnya. Try it..
wow luar biasa bozz…
pagi2 secara gw buka FB nemu status anda terus ke TKP..
hmmm siraman rohani neh untuk memulai aktivitas hari Minggu ku..
thanks alot sir… sukses buat pak Lutvi…
kalau tdk keberatan inti sari nya pengen saya posting di blog ku dan di backlink ke sini..
BTW, kalau menerima tukeran link mau dunk bos.. hihi
(di kasih ati minta ampela.. kwakakaka)
JAWAB:
Yup, silahkan aja