Salah Analisa Emas

Di artikel saya sebelumnya pada tanggal 1 Juni 2021 yang berjudul Beli Emas pakai Duit Orang lain saya tunjukkan bagaimana cara membeli emas secara cicilan tanpa bunga sehingga kita bisa lock harga emas sekarang dan membayarnya dengan cara dicicil selama 1 tahun.

Harga cicilan emas

Bisa dilihat di sana, harga saat saya memulai cicilan emas adalah 896rb-an. Dan ternyata saya salah analisa sehingga harga emas saat turun lumayan banyak. Per pagi ini saat saya menulis artikel ini, harga emas di Pluang adalah 865rb-an. Malah beberapa hari yang lalu sempat menyentuh angka 845rb.

Artinya, dari emas yang saya beli di atas, saya rugi 3,45%. Kalau kemarin ambil cash 10gr, berarti saya kehilangan duit 310rb dalam sebulan. Yaa kecil sih sebenarnya tapi kan itungannya rugi gitu lho hehehe…

Kalau dibanding beli emas fisik sih 3,45% masih untung, sebab beli emas fisik itu ruginya saat beli adalah 9-10% lebih tergantung pecahan berapa yang anda beli. Kalau emas perhiasan, bisa lebih kejam lagi pemangkasan harganya.

Untungnya.. lagi-lagi untung dong.. saya belinya pakai cara cicilan hehehe… Jadi walaupun seolah saya rugi, tapi karena emasnya belum saya bayar full, maka ya gak kehilangan duit, lha wong belum saya bayar kan?

Saya masih bisa serok bawah saat emas turun kemarin. Lumayan banget toh?

Chart harga emas vs USDIDR hingga penutupan pasar 25 Juni 2021

Itulah kenapa manajemen keuangan dalam investasi itu penting. Lebih baik pusing ngatur duit daripada pusing kehilangan duit. Sebab, banyak investor gagal itu bukan gara-gara salah prediksi. Tapi gara-gara gagal mengelola keuangan.

Di Crypto kemarin udah banyak korbannya. Bahkan yang sampai sekarang duitnya nyangkut juga ada. Mau jual gak berani rugi, gak dijual eh harganya turun terus. Pas dia jual malah naik lagi hahaha.. Puyeng dah lu.

Pentingnya Manajemen Resiko

Maka, penting banget mengelola resiko. Gak cuma di saham saja, tapi di semua sektor. Bahkan gak cuma di investasi saja, di kehidupan sehari-hari juga.

Banyak orang kecewa, stress, frustasi sebenarnya bukan gara-gara rugi atau kehilangan uang. Dia terlalu mengabaikan resiko. Uang tinggal 500rb, eh ada orang hutang 500rb dikasihkan semua. Ya kalau orangnya amanah lalu bayar tepat waktu, kalau nggak?

Lagi hype crypto lalu duit simpanan dibelikan semua. Awal-awal naik seneng, ganti duit arisan masuk. Eh tiba-tiba dibanting dan bingung mau cutlose atau hold. Akhirnya milih hold sambil berharap harga naik. Lha ternyata malah nyungsep hehehe…

Saya walau saat ini lagi doyan nabung emas, tapi masih ada simpanan dalam bentuk saham. Di saham sendiri tidak all in di satu emiten, melainkan saya bagi lagi menjadi beberapa emiten.

Saham-saham itu saya pilih yang rajin membagi deviden saja. Besarnya variatif sih, terkadang dapat sampai 9% seringkali ya cuma 3-4% saja. Tapi lumayan masih bisa growth tiap tahunnya.

Crypto bagaimana? Saya belum menemukan pondasi yang kuat dari crypto jadi ya masih wait and see dulu aja. Lagipula MUI sudah memberikan fatwa haram untuk investasi crypto jadi ya udah cuma memantau teman-teman aja yang berjuang lolos dari jurang loss hehehe..

Bagaimana dengan anda? Investasi dimana sajakah anda? Silahkan tulis di komen ya.