Mencari Peluang Bisnis 2018


Tahun 2018 sudah berjalan hampir 5 bulan dan dalam 2 hari ke depan kita sudah masuk di bulan keenam alias Juni 2018. Sebenarnya sudah sangat terlambat untuk menulis tulisan dengan judul di atas, lha tahun 2018-nya aja udah lewat 5 bulan kok. hehehe…..

Tapi terus terang ide ini saya dapatkan ketika istri diminta menuliskan 10 peluang bisnis yang realistis untuk mencapai target penghasilan. Lalu saya pun membantu beliau dengan beberapa ide bisnis yang entah ide itu nanti bakal dilaksanakan, dipilih salah satu atau hanya sekedar ide.

Namun, saya melihat bahwa sebenarnya yang namanya peluang bisnis itu akan selalu ada. Saya kurang setuju dengan ungkapan kesempatan tak datang 2x. Karena nyatanya kesempatan akan selalu ada dan ada terus. Tinggal kapan kita mau memulainya.

Jadi, apa nih mas peluang bisnis tahun 2018?

Jawabnya adalah bisnis yang paling dekat dengan anda dan yang paling bisa anda jalankan sekarang juga. Apakah itu? Ya gak tahu!

Salah satu sifat pebisnis adalah mampu melihat peluang saat yang lain tak mampu melihatnya. Boleh jadi, masalah yang tengah anda hadapi justru adalah petunjuk bahwa ada peluang bisnis di sana.

Tahukah anda ada usaha yang khusus membantu orang2 yang terbelit hutang kartu kredit. Dengan berani dia mengubah alamat rumah klien-nya ke alamat dia, sehingga semua tagihan2 kartu kredit bahkan dept kolektorpun datang ke rumahnya.

Namun, entah gimana caranya, mungkin karena sering mengurusi masalah ini, sehingga orang2 bank-pun hafal dan urusan kartu kredit lebih mudah diatasi olehnya.

Sebuah masalah yang akhirnya jadi peluang usaha.

Kekurangan Uang

Kalau ditanya apa masalah anda sekarang? Jawaban singkatnya gak punya uang mas atau penghasilan kurang mas. Nah, coba anda tanyakan lagi, benar2 gak punya uang kah? Atau benar-benar penghasilan kurang?

Atau jangan2 sebenarnya ada uang, tapi anda bilang gak ada.
Jangan2 bukan penghasilan kurang, tapi pengeluaran anda yang tak terkontrol?

Masalah itu seperti Lautan. Kelihatannya garang, mengerikan dan menakutkan saat badai. Namun, jika mau menyelami, melihat lebih dalam dan lebih detil, ternyata lautan menyimpan keindahan dan juga rejeki yang berlimpah.

Sayangnya, kita melihat masalah itu hanya sekilas dan berharap solusi yang sesuai dengan keinginan kita. Benar?

Kalau boleh jujur, ketika anda bilang penghasilan kurang, harapan anda dikasih uang kan? Dan dikasihnya gak usah kerja keras-keras kan? Kalau bisa begitu anda bilang kurang uang langsung datang uang. Benar begitu?

Anda boleh mengelak dengan bermacam argumen. Tapi saya sudah dialog dengan banyak orang dengan banyak argumen dan ketika saya kasih banyak peluang usaha, meluncur juga banyak alasan untuk menolaknya hehehe…

Solusinya sebenarnya cuma 2:

  1. Mengontrol pengeluaran
  2. Membuka diri untuk mau mencoba peluang

Sayangnya, kedua solusi ini hanya mampu dikerjakan oleh orang yang punya jiwa pebisnis dan telah ditempa dengan berbagai masalah. Mereka yang hidupnya aman-aman saja, lancar-lancar saja, biasanya akan takut menjalaninya.