Membatasi Screening dg LQ45


LQ45 adalah daftar saham-saham yang memiliki tingkat liquiditas yg tinggi. Saham-saham yang ada dalam daftar ini volume perdagangannya selalu tinggi sehingga pergerakannya lebih dinamis.

Nah, saya iseng2 coba melakukan riset berapa sih kenaikan saham2 LQ45 di 10 tahun terakhir yaitu mulai tanggal 24 Juni 2008 – 24 Juni 2018.

Dan hasilnya ternyata cukup banyak yg meraih growth lebih dari 200% (asumsi per tahun 20%). Artinya jika anda membeli saham2 tersebut, maka dalam waktu 10 tahun uang anda akan jadi 2x lipat.

Kemudian saya coba masukkan asumsi bahwa 10 tahun yg lalu saya membeli semua saham LQ45 dengan budget per saham sama rata yaitu Rp. 1.000.000 dan hasilnya saya menghabiskan Rp. 39.968.400 dan hasil yang didapatkan 10 tahun kemudian adalah  Rp. 316.999.900 (naik 693,13%).

Bagaimana kalau tiap saham hanya dijatah Rp. 100.000 saja. Maka total belanja saham saya mencapai  Rp. 1.959.700 dan 10 tahun kemudian yaitu hari ini, nilainya sudah menjadi Rp. 24.838.900 (naik 1167,48%).

Sebuah kenaikan yang sangat fantastis bukan? Dan ini tabel lengkapnya dengan asumsi per saham saya jatah 100rb saja. Tentu saya akhirnya tidak mampu membeli semuanya. Silahkan klik untuk melihat lebih jelas

Padahal itu cuma pake cara asal beli dan beli rata. Apalagi kalau anda gabungkan dengan teknik analisa yang lain, misalnya anda manfaatkan MA dan Stochastic untuk menentukan kapan waktu buy yang tepat dan kapan waktu sale yg tepat. Sehingga, dengan modal yang anda, anda tidak perlu membeli semua saham, melainkan hanya saham2 LQ45 yang berpotensi naik saja.

Dengan demikian, perkembangan equity anda akan jauh lebih besar lagi nantinya.

PERHATIAN!!

Artikel ini hanya asumsi ya berdasarkan kejadian yang sudah terjadi. Bagaimana 10 tahun mendatang tidak ada yang tahu. Tapi yang jelas untuk tahun 2018, YTD LQ45 sementara ini justru -15,77% jauh di bawah IHSG yang saat ini hanya -8,40% saja. Melakukan pembelian seperti di atas juga bukan tindakan bijak. Anda tetap harus melakukan analisa dan perhitungan matang sebelum membeli suatu saham