Kenapa sih Perlu Passive Income? 1

Kenapa sih Perlu Passive Income?


Sebenarnya apa sih ARTI PASSIVE INCOME?

Secara teori, passive income artinya penghasilan yang bisa didapatkan walaupun pelakunya tidak hadir di sana atau melakukan sesuatu.

Contohnya uang sewa kos2-an, deviden saham, royalti, dll.

Apakah punya passive income = tidak usah kerja lagi?

NO! Passive income justru agar kita bisa kerja lebih giat dan lebih semangat lagi. Kok bisa?

Jadi gini lho, ketika anda dapat penghasilan hanya karena bekerja, maka biasanya kerjanya gak bisa maksimal.

Kenapa?

Karena takut ada resiko. Kuatir kecapekan sehingga gak bisa kerja lagi besok. Kuatir gagal, kuatir ada masalah, dll. Karena bekerja adalah satu-satunya cara anda bertahan hidup. Maka anda berusaha agar bisa tetap bekerja. Anda takut kehilangan pekerjaan sehingga cenderung melakukan hal-hal yang anda pikir aman.

Nah, ketika anda punya passive income, kekhawatiran itu akan berkurang. Anda akan punya pemahaman bahwa sekarang anda bisa coba hal2 baru yang lebih menantang, lebih beresiko untuk hasil yang lebih besar lagi.

Berani capek2 kerja karena anda tahu kalaupun kecapekan anda tinggal berlibur atau istirahat dan gak ada masalah dengan urusan keuangan.

Maka sangat keliru kalau menanyakan katanya udah passive income kok kerjanya masih kayak gitu, kayak gak punya duit aja.

Hehehe… justru karena dia punya passive income yang sangat aman makanya dia berani take a risk yang maksimal untuk hasil yang lebih besar dan untuk bawa manfaat yang jauh lebih besar lagi.

Apakah karyawan bisa punya passive income?

SANGAT BISA! Asal mau menyisihkan dana tiap kali gajian. Contoh gampangnya begitu dapat gaji, langsung potong 5% untuk dana investasi. Bisa dibelikan emas dulu.

Sampai kapan?

Sampai emas anda setara dengan 3 bulan kebutuhan hidup standart. Misalnya kebutuhan makan, tagihan, bayar SPP, dll adalah 4 juta per bulan, maka cadangan dana 3 bulan artinya 12 juta.

Kalau sekarang harga emas 700rb ya berarti butuh sekitar 17 gram emas. Nah, mulai deh nabung emas dari potongan 5% gaji.

Jika gaji sebulan 5 juta, berarti 500rb belikan emas. Terus gitu sampai emas yang anda punya nilainya melebihi kebutuhan hidup 3 bulan. Kalau butuhnya 12 juta kan paling 2 tahun kelar tuh. Belum lagi harga emasnya kalau naik, bisa-bisa gak nyampe 2 tahun selesai.

Saat itu, anda sudah boleh dibilang aman secara financial. Selanjutnya bisa beralih ke investasi yang lebih beresiko. Misalnya reksadana dan saham.

Mulai nabung lagi tapi kali ini dialokasikan ke reksadana atau saham. tentu sambil nabung juga mulai belajar-belajar dong. Kan belajar gak harus punya duit dulu.