Jangan Remehkan Peran Kecil 1

Jangan Remehkan Peran Kecil


semua-berperan

Dalam sebuah organisasi setiap individunya memiliki peranan penting, sekecil apapun tugas atau amanah yang diembannya. Bahkan bila tugasnya hanyalah sebagai seorang pengantar surat atau sekedar menyiapkan spidol untuk rapat. Organisasi itu seperti sebuah kendaraan, seluruh komponennya memiliki fungsi dan peranan masing-masing. Tak ada yang lebih istimewa dari salah satu komponen dibanding komponen lain. Sebagus apapun mobilnya, secanggih apapun mesinnya, tapi jika ada satu saja komponen yang hilang atau tidak berfungsi normal, maka kinerja kendaraan itu tidak bisa maksimal.

Saya jadi teringat sebuah kisah seorang kader PKS yang sangat senang mengantar surat. Dia tidak bisa apa-apa dan siap disuruh kesana-kemari mengantarkan surat baik surat resmi, proposal maupun undangan. Singkat kata dia meletakkan dirinya sebagai seorang kurir organisasi. Pekerjaan sepele memang, tinggal baca keana surat itu akan dituju lalu kirim deh ke alamat yang tertera.

Nah, suatu ketika kader ini tak mampu menjalankan tugas karena suatu sebab sehingga tugas mengantar suratnyapun harus dilakukan oleh kader yang lain. Pekerjaan sepele itu ternyata tidak mampu dilakukan sesempurna kader yang tadi. Akibatnya acara yang telah direncanakan tidak bisa berjalan dengan maksimal.

Kita mungkin mendapatkan amanah kecil dalam sebuah organisasi, bahkan saking kecilnya amanah itu, tak ada yang tahu bahwa ada pekerjaan semacam itu di organisasi kita. Tidak masuk dlm struktur kepengurusan, bahkan tidak masuk dlm susunan kepanitiaan. Pekerjaan itu terlampau kecil untuk ditulis, biasanya digabungkan dengan tugas2 kecil lain hingga menjadi satu koordinasi pembantu umum misalnya.

Meskipun kecil, apabila tidak dikerjakan secara baik, akan mempengaruhi keseluruhan kinerja tim sehingga hasilnyapun tidak akan maksimal bahkan bisa sangat parah. Video berikut salah satu contohnya