Hadiah untuk Allah 1

Hadiah untuk Allah


Hadiah untuk Allah 2Masyarakat penyembah berhala, suku-suku kuno sering kita ketahui melakukan ritual pemberian sesaji kepada dewa-dewa mereka. Dari cerita-cerita yang pernah kita dengar, mereka melakukannya hanya sekedar sebagai hadiah bagi para dewa agar kehidupan mendatang lebih aman dan damai.

Seharusnya, kita sebagai pengikut Allah lebih layak melakukan itu. Tapi bukan dalam bentuk sesaji, melainkan dalam bentuk amal ibadah yang sudah dituntunkan oleh Rasulullah SAW.

Seperti dalam sebuah hadist yang cukup terkenal dimana diceritakan bahwa Rasulullah melakukan sholat malam hingga kakinya bengkak dan menangis hingga matanya sembab.

Saat Aisyah menanyakan Rasulullah melakukannya? Bukankah beliau sudah mendapatkan jaminan surga dari Allah?

Rasulullah cuma menjawab, apa tidak boleh aku menjadi hamba yang bersyukur?

Saat teman kita ultah, saat ada yang menikah atau saat ada kegembiraan-kegembiraan lain, kita sering memberi hadiah sebagai wujud rasa syukur dan persahabatan.

Maka sudah layak sekali jika kitapun perlu memberi hadiah kepada Allah atas segala nikmat yang sudah kita dapatkan. Kita kan seringnya ibadah pas waktu butuh aja. Ibaratnya tuh bertamu ke rumah orang cuma buat minjam duit doang.

Yuk, sekali-kali kita datang pada Allah, munajat pada-Nya cuma dengan satu alasan. Memberi hadiah untuk Allah