Seni Mengkritik

Kritik, selembut apapun itu bentuknya tetaplah memberi bekas kepada penerimanya. Bahkan Dale Carnegie dalam bukunya “How to Win Friends and Influence People” mengatakan untuk membuang jauh-jauh keinginan mengkritik orang lain meskipun dia jelas-jelas salah. Karena sesungguhnya tidak ada seorangpun di dunia ini yang senang dikritik walaupun dia jelas-jelas minta dikritik. Kalau anda mendapati teman yang minta dikritik, percayalah bahwa dia sebenarnya minta dipuji tapi dengan cara yang berbeda.

Lalu bagaimana dong cara kita meluruskan kelakuan teman atau saudara kita yang salah? Ada sebuah cerita dalam buku Carnagie tersebut tentang seorang manajer yang memergoki bawahannya merokok tepat di bawah papan larangan merokok. Apa yang dia lakukan? Di dekatinya orang-orang dengan senyum dan bersahabat, lalu disodorkannya 2 batang rokok sambil mengatakan, “Saya akan senang memberikan 2 batang rokok ini jika anda mau merokok di tempat lain”. Sejak saat itu bukannya mencari tempat lain, si pegawai justru berhenti merokok selamanya. Continue reading Seni Mengkritik

Bertindaklah!

Berita pembajakan kapal kemanusiaan yang membawa bantuan untuk Gaza di Palestina benar-benar membuat otak mendidih. Kemarahan dari seluruh umat manusia menjalar ke berbagai penjuru dunia. Meski begitu, ada juga yang masih adem ayem. Siapa lagi kalau bukan presiden aneh kebanggaan bangsa kita Mr. Barrack Obama.

Memang tak ada yang bisa kita harapkan dari pemimpin hitam ini. Malah sangat aneh sebenarnya kenapa sebagian masyarakat kita mau repot-repot bikin acara ini itu untuk menyambutnya. Dia datang atau tidak, gak ada pengaruh apapun terhadap bangsa ini. Continue reading Bertindaklah!

Mencari Tuhan

Carilah Allah Apapun yang Anda Hadapi

Saat anda sakit, siapa yang anda cari? Saat anda lapar, kemana anda akan menuju? Saat anda tidak punya uang, siapa yang pertama anda datangi? Dan saat masalah tengah anda hadapi, kemana anda meminta pertolongan?

Seringkali kita mendahulukan makhluk Allah sebelum Allah itu sendiri. Saat sakit, pertama yang kita cari adalah dokter, tabib atau bahkan dukun. Baru setelah penyakit tak kunjung sembuh kita datang pada Allah. Saat lapar, kita langsung menuju ke dapur. Kalau tak ada, kita cari warung. Saat butuh uang, kita datang ke bendahara perusahaan, kita mencari pengusaha-pengusaha untuk melamar kerja. Jarang kita mencari Allah terlebih dahulu. Continue reading Mencari Tuhan

Mempertahankan Keimanan

Satu hal yang paling susah di dunia ini adalah mempertahankan keimanan. Banyak tips sebenarnya, tapi terkadang diri inilah yang harus berjuang sendiri. Saya sendiri sering mengalami pasang surut ruh keimanan dalam diri.

Lalu bagaimana mengatasi iman yang naik turun bahkan kayak badai saja naik turunnya amat sangat cepat. Biasanya saya akan coba menyibukkan diri dengan tilawah dan menghafal. Targetnya cuma menghabiskan waktu saja. Kata ustad saya dulu, sekuat-kuatnya syetan itu hanya mampu mendengar sampai 2 lembar Al-Quran. Jadi kalau mau enteng membaca, harus lebih dari 2 lembar sekali baca. Continue reading Mempertahankan Keimanan

Dua Cara Mencari Rejeki

Ini cerita lama yang dulu diceritakan oleh guru ngaji saya waktu kecil. Beliau berkisah tentang dua orang yang sedang berkemah di sebuah gunung. Lama kelamaan bekal yang mereka bawa sudah habis. Akhirnya salah seorang diantaranya sebut saja Panjul bermaksud untuk turun ke desa mencari rejeki.

Tapi seorang lagi sebut saja Bejo mengatakan akan coba berdoa pada Allah untuk mendatangkan rejeki bagi mereka. Si Panjul tertawa, mana bisa rejeki datang cuma dengan berdoa? Kita harus tetap berusaha agar mendapatkan rejeki.

Bejo tetap bersikukuh bahwa rejeki datang dari Allah, bukan dari manusia. Dan Panjul tetap juga dengan pendapatnya bahwa rejeki itu harus dicari, harus bekerja. Rejeki tidak mungkin datang tiba-tiba begitu saja. Karena tidak juga menemukan kesamaan pendapat, akhirnya mereka sepakat membuktikan siapa yang paling benar. Continue reading Dua Cara Mencari Rejeki

Roda Kehidupan.. Adakah?

Jika anda sudah membaca artikel-artikel yang menerangkan atau mungkin membawa-bawa roda kehidupan, biasanya anda akan disuguhi dengan ungkapan berikut:

Roda kehidupan itu senantiasa berputar. Kadang kita diatas, kadang juga dibawah. Semua ada gilirannya. Karena hidup itu terus berputar seperti roda pedati.

Yah, walaupun gak sama persis, tapi kira-kira seperti itulah ungkapannya. Yang biasanya dimaknai bahwa nasib seseorang itu akan selalu berubah. Kadang mujur, kadang sial, kadang miskin, kadang kaya. Continue reading Roda Kehidupan.. Adakah?

Sabar dan Syukur Menghadapi Musuh

Kemarin saya dapat pesan di Facebook yang mengabarkan bahwa telah ada satu blog baru yang isinya konsisten menghina Islam. Saya tak perlu ngasih tahu blognya karena cuma akan menambah rasa benci kita yang justru membuat kita melakukan tindakan-tindakan yang kurang elegan.

Melalui artikel ini saya bukan hendak mengajak anda melakukan apapun terhadap blog tersebut. Karena kalaupun blog itu berhasil kita tutup rame2, mereka bisa membuat blog baru lagi dan lagi dan lagi. Jujur aja, sebagai seseorang yang tahu betul bagaimana membuat blog, saya bisa membuat copy blog itu dan membuat lagi dan lagi hanya dalam waktu kurang dari 1 jam.

Artinya, menutup blog bukanlah solusi. Kalau kita memang ingin bertindak, mustinya bukan dengan menutup blog. Tapi dengan melaporkan ke polisi. Apalagi sekarang sudah ada UU ITE. Orang ngomongi rumah sakit aja bisa ditahan kok, apalagi ini jelek-jelekin Tuhan semua agama. Ya, saya lihat nih orang memang gak jelas agamanya. Allah itukan Tuhan orang Islam, Kristen dan Yahudi. Dan yang punya nama Muhammad itu gak cuma orang Islam kok dan gak cuma Rasulullah SAW. Jadi, dia itu sesungguhnya menghina semua agama dan menghina semua orang yang namanya Muhammad.

Continue reading Sabar dan Syukur Menghadapi Musuh

Cara agar Mudah Bersyukur

Bersyukur bagi mereka yang sudah terbiasa mungkin tidak ada masalah. Tapi bagi yang belum, mungkin akan sangat susah apalagi jika yang terlihat di depan kita itu cuma kesusahan dan kesusahan belaka. Ini sedikit tips dari saya, mudah-mudahan bisa membantu.

Setidaknya butuh minimal 30 hari untuk melatih kebiasaan ini. Dan jika anda teruskan hingga 50 hari, dijamin 100% anda akan jadi insan yang penuh syukur dan jangan kaget kalau keberuntungan-keberuntungan silih berganti mendatangi anda.

Caranya sangat mudah.!! Continue reading Cara agar Mudah Bersyukur