Akankah Masa Depan ebook Suram?
Jun 26th, 2010 | By Lutvi Avandi | Category: Bisnis & PemasaranDalam beberapa artikel saya akhir-akhir ini mungkin anda akan mendapati seolah-olah saya ingin menghentikan usaha-usaha penjualan ebook. Mudah-mudahan ini bisa jadi klarifikasi dan sekaligus arahan bagaimana menyikapi bisnis ebook di masa mendatang.
Saat ini, perangkat pembaca ebook sudah mulai semarak. Mulai Amazon kindle sampai eReader mulai menyerbu pasaran. Di Indonesia, seperti biasa harus nunggu versi murahnya dulu yang di copy paste oleh saudara kita di china sebelum bisa mudah menikmatinya.. hehehe..
Ini berarti, penjualan ebook bakalan naik pesat dan dahsyat. Dulu dan sekarang mungkin orang malas beli ebook karena mahal dan susah membacanya. Masih jauh lebih menarik beli buku cetak di toko-toko buku. Atau kalaupun harus beli online untuk kemudahan, mereka masih jauh lebih suka membeli lewat toko online tapi tetap dalam bentuk buku cetak.
Nah, anda bisa bayangkan sendiri. Hanya dengan menambah 10rb atau 20rb, seseorang bisa mendapatkan buku tentang bisnis online yang sudah dalam bentuk cetakan seharga 50rb misalnya. Lalu anda coba tawarkan ebook dimana pembaca harus buka komputer dulu untuk membacanya, atau mencetaknya sendiri di atas kertas. Hebatnya lagi, dia harus bayar jauh lebih mahal misalnya 200.000.
Saat ini mungkin bisnis ebook bisa bertahan karena ada jasa para affiliate marketing yang dengan ikhlas maupun terpaksa memasarkan produk anda. Tapi sampai berapa lama?
Diciptakannya ebook adalah untuk memotong biaya cetak sehingga tulisan dapat diduplikasi dan ditransfer ke berbagai tempat dengan sangat mudah. Jadi, sebenarnya sangat aneh bila kemudian harga ebook jadi lebih mahal padahal biaya produksi adalah nol. Kalo anda menjadi hosting dan domain sebagai alasan, saya kira itu mengada-ada sekali deh. hehehe…
Kata bos Cosa, ebook itu mahal karena beberapa alasan:
- Ada resiko penjualan dimana produk kita bisa dicopy paste dengan mudah
- Ada resiko pemasaran dimana produk kita tidak tepat sasaran
- Ada resiko pembajakan dimana orang bisa menjual produk kita dengan mudah
- Ada resiko pendeskreditan dimana kredibilitas kita turun gara-gara orang mengecap ebook kita sebagai ebook sampah
Kata saya, itu sih resiko semua produk, walau bung Cosa bilang nggak ada, tapi mungkin karena beliau sendiri jarang bertarung di bisnis nyata khususnya bisnis buku.
- Siapa bilang buku tidak bisa dicopy? Lha tanya deh mahasiswa2 kita siapa yang gak pernah sekalipun fotocopy diktat. Kalau harga foto copy jauh lebih murah dari harga asli, jelas banyak yang akan foto copy.
- Siapa bilang buku selalu tepat sasaran? Coba deh nongkrong dan jalan-jalan ke toko buku 30 menit aja, disana bisa kita lihat orang-orang nongkrong baca buku disana. Untunglah jarang yang mau ke perpus padahal kalau disana kita bisa lebih leluasa baca buku.. hehehe…
- Resiko pembajakan di buku cetak tidak ada? Oo.. ini sih cerita lama bos. Jalan-jalan deh ke Ampel disana ada buanyaaaaaakkk kitab-kitab yang dibajak besar-besaran. Atau coba ke blauran, anda tinggal pilih mau versi orisinil atau bajakan.
- Resiko pendeskreditan tidak ada? Kayaknya terlalu banyak deh kasus-kasus pendeskreditan penulis buku, bahkan ada yang ditangkap dan dipenjara gara-gara bukunya terlalu mengkritik oknum tertentu
Maka sudah tidak ada alasan lagi bagi kita untuk menjadikan ebook lebih mahal dibandingkan buku cetak. Di cafebisnis, saya memberikan banyak sekali ebook yang bermanfaat. Insya Allah jika anda nekat beli semua judul buku-buku yang mirip dengan yang dijual di cafebisnis, jatuhnya akan lebih mahal. Udah gitu tidak ada update sama sekali. Kalaupun ada update, anda harus bayar lagi dan lagi.
Maka, ebook tetaplah jadi solusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan di masa mendatang. Tapi ebook mahal dengan isi kosong harus dihentikan bagaimanapun caranya. Kalau memang tujuannya untuk pemula, mustinya harganya nggak semahal itu. Nah, mari kita coba mulai sekarang mengubah image ebook dengan lebih baik. Kalau memang anda merasa ilmu anda masih pemula, sebaiknya ebooknya dijual lebih murah bahkan kalau bisa dibawah harga buku cetak yang rata-rata cuma 50rb-an.
Saya sangat sebel sebenarnya kalau ada yang jual ebook dengan harga selangit hanya untuk 1 judul atau 2 judul saja. Nggak sepadan gitu lho dengan yang didapat. Nah, buat yang pengen jual ebook, silahkan deh dicoba pendapat saya, saya doakan mudah-mudahan laris. Buat yang jual mahal dengan isi gitu-gitu aja, tunggulah saatnya.. hehehe
Buat yang kesulitan menemukan ide, tulis ulang aja ebook2 mahal itu lalu jual murah. Insya Allah anda tidak akan disalahkan kok asal tidak copy paste
Sama topik aja kan masih diijinkan

Betul Mas, buku cetak juga banyak dibajak
Selama say jedi editor di sebuah penerbit, banyak sekali penulis-penulis nakal, yang hanya ngetik ulang dari buku orang lain kemudian dijual ke penerbit lain. Beberapa juga saya menemukan di penerbit tempat saya kerja. Untung kalo ketahuan dari mana sumbernya, jadi naskahnya kita tolak dan dikembalikan. Penerbit juga tidak mau kena resiko gugat. Namun, pernah ada yang lolos sensor, kita mengira naskah ori, ternyata ada sedikit bajakan tanpa nyantumin sumber. Kena gugat deh penerbit 250juta.
===
Makasih lontaran idenya Mas
Ayo yang mau nyumbang ebook, silakan kontak admin blog ini. Investasi dunia akherat lho.
sementara ini nyumbar artikel cafezine dulu mas. mudah2an bisa konsisten
Betul sekali mas..banyak sekali penjual e-book yg mahal2 tp isinya zoonnnggg…judulnya doang yg menarik..
wow… penjual ebook seperti mas Lutvi berani menulis artikel seperti ini. Salut mas. Tulisan ini bakal jadi jaminan cafebisnis akan makin berkualitas nih…
Salam Kreatif,
Octa Dwinanda
Aamiin.. Insya Allah kualitas akan terus ditambah
saya dukung mas lutvi…. jual ebook kok mahal… mendingan beli di cafebisnis aja… banyak ebook bonus berkualitas lagi…