Strategi dibalik Aksi Boikot

Boleh dibilang, saat ini kita dlm kondisi perang. Perang di jaman ini bukan menggunakan peluru atau rudal, tapi menggunakan opini. Tujuan akhirnya ya kekuasaan. Karena penguasa, punya semua sumber daya untuk menjalankan misi-misinya sendiri.

Jika kekuasaan dipegang non muslim, sudah pasti misi agamanya lebih didahulukan daripada misi agama lain. Soal alasan, ah gampang banget bikin alasan yang “masuk akal” apalagi jika didukung oleh media. Alasan paling konyolpun bisa dipakai. Gak perlu mikir lama-lama.

strategi-perang

Kita ingat dulu ada aksi boikot produk-produk zionis. Dibuat list-nya, dan karena yg diboikot perusahaannya, akhirnya produknya pun semakin banyak. Orang beli repot sendiri, hingga akhirnya boikot itupun tak pernah kita dengar lagi sekarang.

Yang cukup sukses adalah Boikot Facebook. Mungkin ada yang ingat. Saat itu ada penyerangan Kapal Bantuan untuk Palestina Marvi Marmara oleh Zionis. Ditambah lagi, ada sebuah grup yang menyebarkan foto Al-Quran dijadikan toilet paper.boikot-facebook

Umat Islam coba me-report grup tersebut, namun Facebook tidak terlalu respon dengan laporan soal agama. Akhirnya, terjadilah boikot facebook dan waktu itu Google+ mengambil peluang ini dan langsung rame.

Facebookpun akhirnya menambahkan opsi penistaan agama dalam laporannya. Jadi, klo ada yang menistakan agama di facebook bisa langsung dihapus. Ini boikot yang berhasil karena hanya 1 produk dan dilakukan massif.

Hari ini kita boikot MetroTV dan Sari Roti. Ada yg lalu menyerukan boikot MNC, boikot Indomaret, dll. Terus terang saya tidak mendukung hal itu, kalau anda mau menghindari produk-produk itu silahkan.

Seruan boikot itu tujuan utamanya bukan menghancurkan perusahaan atau produknya. Tapi lebih kepada kampanye dan gerakan sosial. Dengan boikot, diharapkan ada perubahan pada kebijakan perusahaan. Misalnya MetroTV jadi lebih berimbang infonya dan Sari Roti mungkin meminta maaf secara terbuka atas kesalahan dlm klarifikasinya.

boikot-metro-tv1
Nyatanya, MetroTV malah jadi congkak dan bilang kita bukan Audience-nya, sedangkan Sari Roti juga sama angkuhnya dengan mengatakan boikot tdk akan berpengaruh krn targetnya menengah ke atas.

Nah, gimana klo itu? Ya efek bola salju akan terjadi. Apalagi jika ada pendukung cagub tertentu yg sok belain dan ngata-ngatain aksi boikot. Ini akan jadi tambahan energi bagi gerakan boikot.

So, klo ada temanmu kok mendukung MetroTV atau Sari Roti, pura-pura aja dukung dia biar dia terus menyemangati kita hehehe…

Published by

Lutvi

Bukan Ustadz, bukan Dai apalagi Kyai. Juga bukan guru. Hanya sekedar santri miskin ilmu yang coba mengamalkan 1 ayat warisan dari para ulama. Saat ini diamanahi menjadi admin web WordPress Indonesia