Ramadhan Day #8 – Taqwa

Bulan Ramadhan ini ada satu ciri khusus pada tiap ceramah. Mereka rata2 membahas apa itu taqwa. Hal ini tak lain karena puasa sendiri tujuan finalnya adalah menjadikan kita sebagai insan yg bertaqwa.

Definisi umum yang biasanya disampaikan adalah bahwa taqwa itu artinya menjalankan perintah Allah dan menjauhi laranganNya. Tapi apakah hanya sekedar itu? Mungkin bisa kita simak uraian dua sahabat Rasulullah saw yang juga 2 diantara 4 khulafaurrosyidin yaitu Umar bin Khattab ra dan Ali bin Abi Thalib ra.

Umar r.a ketika ditanya apakah taqwa itu belia mengatakan “Jika engkau berjalan di jalan penuh duri, apa yg kau lakukan?” Tentu kita harus hati-hati jalannya. Maka seperti itulah taqwa. Kita hrs hati2 dlm melangkah agar tidak tertusuk duri2 dosa dan maksiat.

Sementara sahabat Ali r.a mendefinisikan taqwa dalam 3 hal:

– Menyambut setiap Amal yg diperintahkan
– Keridhaan terhadap hasil apapun yg diberikan Allah SWT.
– Senantiasa mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat

Menyimak dua definisi tersebut, maka definisi umum yg selama ini kita terima di buku2 agama rasanya ompong saja. Boleh dibilang sekedar gugur kewajiban belaka.