Saat ini pertarungan memperebutkan posisi pertama untuk kata kunci Mengembalikan Jati Diri Bangsa mulai makin keras. Dan sepertinya saya pun perlu bekerja lebih serius di kontes ini. Apalagi beberapa waktu lalu artikel saya harus terlempar ke posisi 7 hasil pencarian google.co.id. Alhamdulillah, saat artikel ini saya tulis, posisinya sudah mulai merangsek naik hingga ke posisi ke-2.

Saat ini saya diapit oleh 2 blog milik yehia.org. Fuih.. kayaknya memang lawan yang berat ya? Apalagi saat ini saya juga sedang mengembangkan sebuah eBook tentang SEO dalam versi Inggris. Mudah-mudahan saja posisi blog ini bisa naik secara signifikan.

Sepertinya sekarang, saya harus melakukan beberapa pembenahan ke dalam. Ya, gara-gara suspend waktu itu, akhirnya banyak halaman 404 di blog ini. Akibatnya, kualitas blog ini pun dinilai jelek oleh Google. Tapi gpp, semua itu jadi pelajaran tersendiri buat saya. Bukankah orang cerdas itu belajar dari kesalahannya. Dan salah satu cara terbaik mengembalikan jati diri bangsa kita ini adalah mengakui kesalahan yang kita lakukan dan mulai melakukan pembenahan.

Ya, mohon doanya, mudah-mudahan LutviAvandi.com bisa mewarnai peringkat pertama lagi :) Saingan kali ini cukup berat soalnya. Dia menggunakan halaman home yang sudah memiliki PR 3 dengan 2000 lebih backlink. Sementara blog ini baru PR 2 dan 1000 lebih backlink.

Tapi harapan masih ada. Dari pantauan acak saya, insya Allah LA.com bisa kok merebut posisi pertama lagi. Mudah-mudahan :) Bagaimanapun juga, saya ucapkan selamat pada pemenang sementara kontes Mengembalikan Jati Diri Bangsa. Mudah-mudahan persaudaraan kita tetap terjaga. Aamiin.

6 Responses so far.

  1. himawan says:

    ayo mas saya dukung..

  2. semangat mas… :D
    aq aja yg ber PR-1 juga semangat abis…
    btw aq juga sempet kena suspend mas… gara2 hostingq bermasalah…
    tp dah back to normal….

  3. ayo mas, terus berjuang untuk mengembalikan jati diri bangsa, semoga menang
    saya tunggu kunjungan baliknya mas

  4. sukses buat semua,kasihan google tuh,halaman 1 nya penuh bgt, nanti kalo luber gmn?hehehe.

  5. Febriand says:

    pasti bisa mas…
    ayo semangat

Berdakwah Tanpa Suara, Menulis Tanpa Pena

Foto LutviNama saya Lutvi Avandi. Bukan Ustadz, bukan Dai apalagi Kyai. Juga bukan guru. Hanya sekedar santri miskin ilmu yang coba mengamalkan 1 ayat warisan dari para ulama.