Mencari sebuah alasan

Saya menemukan bahwa setiap manusia sangat pandai membuat alasan. Sayangnya, seringkali alasan ini dipakai tidak pada tempatnya. Padahal, apabila mampu menempatkan alasan dengan tepat, maka akan terjadi perubahan yang luar biasa dalam hidupnya.

Ketika ada yang menawarkan sebuah program untuk meningkatkan kemampuan diri, meningkatkan penghasilan hingga berlipat-lipat dan terbukti telah sukses menjadikan alumni2-nya berhasil. Kita cenderung kemudian cari alasan.

Aaah.. mana bisa?
Aaah… gombal.
Aaah itu saya sibuk.
Aaah nanti saja kalau saya ada waktu luang
Aaah saya gak punya modal
dan seterusnya…

Dan ketika bisnis yang dia jalani kok tidak ada perkembangan juga, sementara tawaran program peningkatan omset bisnis dia tolak, lagi-lagi dia mampu menemukan alasan

Itu karena pasar emang lagi lesu
Itu karena kebijakan pemerintah gak berpihak pada rakyat
Itu karena kliennya yg gak paham produk
Itu karena ini dan itu

Seringkali alasan-alasan ini disampaikan justru untuk menghalau hal-hal yang positif. Alasan yang disampaikan cenderung untuk menetralisir dan untuk membenarkan dirinya sendiri. Padahal perbuatan semacam ini justru akan merusak diri lebih cepat.

Manusia tempatnya salah, semua orang sepakat untuk itu. Tapi ketika berbuat salah, dia gak mau mengakui kalau salah dan seolah mengatakan saya selalu benar. Kontradiktif bukan?

Tapi membuat alasan, ternyata bisa meningkatkan kemampuan diri lho. Asal diletakkan di tempat yang tepat.

MENEMUKAN ALASAN YANG TEPAT

Anda harus dapat menemukan BIG WHY, sebuah alasan besar agar anda dapat maju dalam bisnis dan kehidupan.

Contohnya seperti ini. Ketika saya menyuruh anda untuk berjalan kaki dari Surabaya ke Jakarta. Mau ndak?

Pasti anda akan TIDAK MAU!

Oke, bagaimana kalau saya kasih uang 1 Milyar asalkan anda mau jalan kaki dari Surabaya ke Jakarta.

Pasti langsung mau dan Woww… mendadak anda mulai memikirkan caranya, anda mulai cari tahu berapa jarak Surabaya Jakarta. Ooh ternyata 763 Km, lalu anda bagi, jika sehari saya jalan 20 Km, maka dalam 38-40 hari sudah sampai. Kalau dipaksa seperti gerak jalan Mojokerto – Surabaya, 48 Km, bisa lebih cepat lagi sampainya.

Lalu anda hitung, biaya makan selama perjalanan. 40×3 = 120 makan. Jika tiap makan 10rb maka hanya butuh 1,2 juta saja

Perbekalan mulai cari tas yang ringan, baju cari yg tipis, sepatu cari yang nyaman. Total modalnya mentok cuma 5 jutaan. Anda pikirkan semua dan andapun berani ambil tantangan itu.

Anda lihat, setelah menemukan BIG WHY, anda jadi maju. Anda jadi berpikir dan anda bisa meraih kesuksesan.

Maka mulai sekarang, gunakan keahlian anda dalam mencari alasan, untuk menemukan sebuah alasan kenapa anda harus lebih kaya. Sebuah alasan yang mampu menggerakkan anda begitu dahsyatnya sampai anda jadi susah tidur untuk menemukan jawabannya.

Silahkan sharing BIG WHY anda di kolom komentar.

Published by

Lutvi

Bukan Ustadz, bukan Dai apalagi Kyai. Juga bukan guru. Hanya sekedar santri miskin ilmu yang coba mengamalkan 1 ayat warisan dari para ulama. Saat ini diamanahi menjadi admin web WordPress Indonesia