Selalu ada Nikmat

syukur
Selalu ada Nikmat

Beberapa hari terakhir ini saya benar-benar puyeng. Cobaan seakan-akan datang silih berganti. Tapi Alhamdulillah saya sudah belajar banyak tentang sabar dan syukur sehingga hampir semua musibah itu terasa seperti nikmat bahkan masih bisa membuat saya tersenyum dan tidur nyenyak 🙂

Saya selalu beranggapan bahwa Allah itu kalau memberi kita sesuatu pasti punya dua sisi. Sisi baik dan sisi buruk. Dan jika kita mau bersyukur, maka apapun yang diberikan Allah akan lebih banyak baiknya daripada buruknya. Tapi kalau kita ingkar, senikmat apapun karunia yang Allah berikan, rasanya seperti musibah aja.

Dan dari banyak peristiwa dan kejadian yang saya alami saya merasakan begitu sayangnya Allah pada keluarga kami. Bayangkan aja, selama ini saya begitu sibuk ngurus banyak blog yang sama sekali ndak menghasilkan apa-apa kecuali kesenangan untuk berbagi ilmu dengan masyarakat dunia maya. Layanan-layanan gratis dan aneka ilmu gratis tersebut beberapa hari yang lalu dihancurkan Allah lewat tangan seorang cracker, termasuk blog ini juga kena imbasnya 🙂 Continue reading Selalu ada Nikmat

Demi Masa

Demi Masa. Sesungguhnya manusia itu merugi. Kecuali orang-orang yang beriman, beramal sholeh, saling menasehati dalam kebaikan dan saling menasehati dalam kesabaran.

Pernah baca ungkapan diatas? Yup, itu adalah terjemahan bebas dari Al-Quran surat Al-Ashr. Surat yang jadi favorit untuk dibaca saat sholat sedang buru-buru.. hehehe..

Beberapa kajian dan ilmu tafsir sering mengartikan surat ini sebagai nasehat untuk tidak menyia-nyiakan waktu. Bagaimana memanfaatkan waktu secara optimal. Continue reading Demi Masa

Jangkar

Anda tau jangkar kan? Itu lho yang biasa ada di kapal yang berguna untuk menambatkan kapal jika ingin berhenti di laut dangkal agar tidak terseret arus. Tapi bagi orang awam, sebenarnya jangkar itu gak ada manfaatnya kan?

Coba deh anda perhatikan, jangkar hanya dibutuhkan saat kapal tengah berlabuh di tengah laut. Itupun harus laut dangkal. Kalau di samudera ya nggak ada gunanya jangkar ini. Kalaupun berlabuh di pelabuhan, jangkar juga tidak dipakai karena sudah ada tali yang ditambatkan ke pelabuhan. Praktis, jangkar ini amat sangat jarang sekali dipakai. Mungkin hanya kapal-kapal nelayan kecil saja yang akan pakai karena harus berhenti di tengah laut menjala ikan. Continue reading Jangkar

Netral

Ada 1 ajaran Budha yang saya suka dan hingga kini tetap saya pegang teguh yaitu kenetralan. Apakah Islam tidak mengajarkan soal netral? Oo… tentu saja. Bahkan dasar dari Islam itu sendiri adalah Netral. Coba anda amati kalimat Syahadat yang biasa kita baca saat tahiyat.

Laa ilaaha Illallah…

Biasanya diterjemahkan secara bebas dengan Tiada Tuhan Selain Allah. Padahal kata Illah itu sendiri artinya bukan sekedar Tuhan atau sesembahan, tapi Illah artinya yang ter-segala-galanya. Dengan menambah Laa di depan maka bisa juga diartikan bahwa segalanya, apapun itu di dunia maupun di akherat sejatinya adalah TIDAK ADA. Continue reading Netral

What’s New?

Apa yang baru hari ini? Kalau slogannya JawaPos… Selalu ada yang baru. Nah, mustinya slogan inipun juga harus ada pada diri kita. Setiap hari gak boleh mengulang hari-hari yang lalu. Musti ada karya-karya baru, penemuan baru, petualangan baru, pengalaman baru.

Jika anda merasa hari ini tidak ada hal baru yang anda dapatkan, maka anda telah kehilangan harta paling berharga yaitu Waktu.

Tapi mendapatkan hal-hal baru setiap hari bagi sebagian orang memang susah. Apalagi jika hidupnya telah terjebak dalam rutinitas harian yang terus berulang-ulang dari tahun ke tahun. Untuk itu butuh gerakan mulai dari yang kecil, hingga yang besar dan membawa pengaruh pada masyarakat sekitar. Continue reading What’s New?

Libatkan Allah

Urusan manusia di dunia ini buanyuaaak banget. Dan kayaknya gak selesai-selesai deh masalah yang dihadapi. Yang sibuk pusing gimana menyelesaikan segala urusannya. Yang nganggur juga pusing apa yang musti dilakukan biar gak nganggur. Yang tidurnya enak pusing karena keenakan tidur sehingga jadwalnya amburadul. Yang gak bisa tidur pusing karena kecapekan sendiri pengen tidur.

Padahal, kita kan punya Allah yang senantiasa siap membantu dan memberikan pertolongannya. Kenapa kita tak coba mendekatiNya dan menjadi kekasihNya. Sebesar apapun masalah kita, Allah jauh lebih besar dari itu semua. Bahkan kalau masalah2 besar kita digabung, Allah masih jauh lebih besar. Continue reading Libatkan Allah

Allah Lebih Jenius dari yang Anda Kira

Artikel ini bisa disebut artikel dukungan sekaligus bantahan atas ceramah ustad Yusuf Mansur 🙂 Ya, saya mendukung sekali ucapan beliau bahwa Allah itu amat sangat bisa diandalkan. Tiada penolong yang lebih baik dariNya dan hanya Dialah seharusnya tempat kita meminta pertolongan.

Tapi menganalogikan Allah dengan pemain catur yang melakukan tindakan diluar kewajaran aturan permainan itu yang kurang saya setujui. Dengan melakukan hal itu, berarti Allah tidak mematuhi sunnatullah yang dibuatNya sendiri. Allah juga tidak adil. Itu sih sebenarnya masih sah-sah saja karena Allah adalah Yang Maha Berkuasa atas segala sesuatu bahkan atas keputusanNya sendiri. Continue reading Allah Lebih Jenius dari yang Anda Kira

Syukur dan Sabar Menghadapi Penyakit

Ada satu teknik penyembuhan yang disebut Sedona Method. Dimana, untuk sembuh dari berbagai macam penyakit, cukup dengan ikhlas dan pasrah. Menerima kondisi dengan penuh syukur dan sabar. Dan metode ini sudah banyak dipakai di dunia.

Diambil dari Buku SEFT for Healing, Success, Happiness and Greatness karya Ahmad Faiz Zainuddin hal. 72, tersebutlah seorang wirausahawan sukses dan fisikawan Lester Levenson. Tahun 1952 disaat usianya menginjak 42 tahun beliau menderita penyakit fisik dan psikologis sekaligus.

Kesuksesan karir dan finansial ternyata tak membuatnya bahagia. Dia depresi berat hingga menderita penyakit komplikasi yang sangat parah. Hingga suatu hari dokter yang menanganinya menyerah dan menyarankan agar Lester pulang dan menunggu saat ajal menjemputnya dengan tenang.

Dalam kondisi demikian, Lester kemudian barulah memasrahkan dirinya. “To letting go of all any inner limitation”. Dia pasrah se pasrah-pasrahnya dan mempersiapkan diri menerima apapun yang akan terjadi nanti. Continue reading Syukur dan Sabar Menghadapi Penyakit