LutviAvandi.com kena Suspend

Entah kapan kejadiannya tapi siang ini LutviAvandi.com halamannya mendadak berubah menjadi parking domain. Akibatnya semua data di blog ini hilang lenyap tak berbekas. Untungnya ada Mr. Google yang menyimpan isi blog ini sehingga bisa saya ambil lagi beberapa. Tapi untuk komentar, saya mohon maaf karena tidak bisa menyelamatkan.

Sebenarnya kesalahan ini akibat saya juga. Maklum, hosting tempat blog ini bernaung sudah tutup beberapa bulan yang lalu dan sepertinya tidak diurus lagi oleh empunya. Tapi karena masih jalan, saya sih tenang-tenang aja, apalagi gak banyak info penting yang saya simpan di blog ini.

Maka, ketika tiba waktunya penutupan mendadak pun terjadi, Mungkin asumsi pemilik hostingnya, semua member sudah menyelamatkan datanya masing-masing. Padahal tidak ada pemberitahuan apapun lho. Saya juga menganggap tutup karena webnya berubah menjadi parking domain.

Ya, lagi-lagi masih untung. Data yang tidak seberapa banyak itu tersimpan di tembolok google dan Yahoo, sehingga saya bisa dengan mudah mengambil dan memindahkannya satu per satu.

Sekarang blog ini berada di LunarPages. Mudah-mudahan cukup kuat. Aamiin

Kantong….

Pernah perhatikan nggak kantong baju cowok dan cewek? Jika anda lihat, kantong baju cowok selalu lebih banyak daripada kantong baju cewek.

Bahkan dalam survey singkat saya pagi tadi saya melihat bapak-bapak saat melakukan apapun bahkan cuma menyiram tanaman bajunya selalu ada kantongnya. Kalau ndak di bajunya ya di celananya. Bahkan yang pakai sarungpun trnyata bajunya punya kantong.

Lalu untuk ibu-ibunya, udah jelas2 mau belanja ke pasar (kebetulan tadi pagi saya jalan2 ke pasar), lha kok pake baju yang gak ada kantongnya. Akibatnya uangnya cuma dimasukkan dompet dan dibawa kemana-mana.

Lalu saya coba mengait-ngaitkan jumlah kantong ini dengan kebiasaan cowok dan cewek dalam soal uang. Mulai mencari sampai membelanjakan.

COWOK SUKA CARI DUIT

Karena memiliki kantong banyak, maka cowok cenderung untuk memenuhinya. Mereka berlomba-lomba melakukan berbagai upaya agar kantongnya terisi uang.

Setelah mendapatkan uang, cowok biasanya pelit untuk mengeluarkan. Apalagi kalau masih ada 1 kantong yang belum ada isinya. Dia mau mengeluarkan uang dari 1 kantong asal mendapatkan 2 kantong uang lagi. Istilah kerennya investasi

CEWEK SUKA BELANJA

Karena gak punya kantong, maka cewek cenderung untuk membelanjakan uang yang dipegangnya. Daripada capek megang uang, mending capek pegang belanjaan. Gitu mungkin pikir mereka. Dan biasanya cewek kurang doyan untuk cari duit. Kalaupun mereka mencari uang, biasanya ujung2nya ya buat belanja. hehehe..

Karena itulah mereka ini diberi pinggul yang kuat agar kuat berjalan-jalan di Mall untuk belanja dan milih2 baju. Jangan pernah lihatkan angka % di depan mereka, karena sekali pandang aja, mereka langsung mampu membacanya dengan amat sangat jelas. :)

Nah, kebiasaan ini jika anda pahami, maka bisa anda jadikan peluang bisnis. Jika bisnis anda ada bau-bau bisnis, dapat duit, kerjaan atau semua yang berbau-bau investasi, maka target pasar anda seharusnya cowok karena mereka ini DOYAN DUIT.

Tapi jika target pasar anda barang2 konsumtif, gak peduli itu baju cowok sekalipun, maka seharusnya target pasar anda adalah ibu-ibu (cewek). Dan ingat untuk ngasih tulisan persen (%) di atasnya. Lihat aja huruf % memiliki 2 mata yang mampu menangkap para cewek agar mau mampir.

NB:

РArtikel diatas hanya opini iseng saya, jangan terlalu dianggap serius. Gak ada maksud untuk membedakan gender :)
– Buat para designer baju, bikin dong baju cewek yang kantongnya banyak. Kalau perlu kantong semua.. hehehe

Meriang

Pagi ini badan saya agak meriang. Tapi alhamdulillah, justru saat meriang gini saya malah bisa nulis cukup banyak. Kalau dihitung-hitung sejak pagi tadi hingga siang ini, sudah ada 1 artikel bahasa Inggris dan 2 artikel bahasa Indonesia yang saya tulis. Dan ini adalah artikel ke-3 saya yang saya tulis di blog pribadi saya ini.

Ini sebenarnya harga wajar yang harus saya ambil, mengingat akhir-akhir ini jadwal tidur saya benar-benar berantakan. Saya sudah gak bisa lagi bedakan malam dan siang. Pas malam malah gak bisa tidur, pas siang malah ngantuk. Akibatnya semua jadwal dan kerjaan rutin saya jadinya terbengkalai.

Disamping itu, saya juga kurang banyak olah raga. Bisa juga sih dibilang gak pernah olah raga. Padahal disaat musim pancaroba gini, mustinya olahraga itu wajib. Satu lagi kebiasaan menyehatkan yang saya hilangkan adalah menghirup air ketika wudhu. Dulu udah terbiasa lho, sekarang kok ya mulai jarang dipakai. Akibatnya ya gini, ketika anak flu, saya langsung jadi korban penularan pertama.

Bedanya tubuh saya merespon dengan terlalu bersemangat sehingga sampai meriang. Anak saya sih masih bisa sekolah. Apalagi hari ini ada gladi resik untuk pentas tahunan sekolahannya. Sedang saya, berhubung gak ada kerjaan lain, akhirnya ya lebih milih tidur.. :)

Cuma alhamdulillah, tidur pagi ini lebih panjang dari biasanya. Sehingga bisa dipastikan nanti siang gak pengen tidur lagi. Jadi malamnya bisa ngantuk dan bisa kembali ke jadwal semula. Ya, kadang sakit itu adalah berkah. Eh, malah bukan kadang, sakit itu memang berkah dan nikmat tersendiri. Yang penting bagaimana kita memandangnya saja.

Alhamdulillah, walaupun saya sakit saya masih bisa nulis di blog dan alhamdulillah hari ini dapat job review.. :) Allah memang sayang kok sama hamba-Nya. Saat kita udah dianggap terlalu keras bekerja, Dia memberi sakit agar kita bisa beristirahat. Terima kasih ya Allah atas segala nikmat yang Engkau berikan