Layanan SMS Dhuha Reminder

dhuhaInsyaaLlah sebentar lagi kita akan sangat terbantu dengan teknologi SMS Gateway. Entah sudah ada yang membuatnya atau belum, tapi saya ingin coba meramaikan dunia persilatan ini hehehe… Layanan ini sifatnya gratis, kecuali hanya biaya SMS waktu mendaftar saja sesuai tarif SMS kartu anda sendiri. Dan kalau kartunya ngasih gratis SMS berarti total semuanya gratis.

Layanan ini akan mengirimkan SMS ke HP anda secara otomatis setiap waktu dhuha dan tahajud. Untuk jam-nya anda bisa setting sendiri mau di-SMS jam berapa. Tapi sesuaikan dengan zona waktunya ya? Karena yang dipakai adalah zona waktu Indonesia bagian Barat. Jadi buat yang di WIT atau WITA cocokkan dengan jam WIB. Jangan sampai anda jadi kesiangan gara-gara salah setting jam. Continue reading Layanan SMS Dhuha Reminder

Halaqoh Online… Mungkinkah?

halaqah onlinePerkembangan teknologi sedemikian canggihnya. Waktu dan jarak sudah bukan lagi masalah besar bagi manusia jaman sekarang. Di negeri manapun anda, kita bisa berinteraksi secara live. Jika dulu untuk ngobrol kita harus ketak-ketik sehingga yang jadi pembicara males juga, sekarang tinggal pasang webcam dan headset kita bisa ngobrol dengan beberapa orang sekaligus.

Pekan lalu saat halaqoh rutin pekanan kami, ustad sempat melontarkan sebuah ide halaqoh online kepada saya. Lalu saya pikir, apakah diperbolehkan halaqah dengan cara seperti itu? Tanpa pertemuan dan tanpa silaturahim. Untunglah diskusi itu terjadi di Indonesia lalu saya sampaikan saja untuk di Indonesia sepertinya belum bisa ustadz. Soalnya koneksiya masih lelet dan nggak semua ikhwah punya koneksi internet sendiri di rumah. Continue reading Halaqoh Online… Mungkinkah?

Azab dan nikmat itu tidak ada

Nikmat di tengah musibahSering saya coba merenungi setiap peristiwa yang terjadi dalam hidup saya. Mulai musibah yang saya alami sampai nikmat-nikmat yang saya dapatkan. Kemudian saya coba-coba menemukan jawaban, apakah peristiwa itu termasuk nikmat ataukah termasuk musibah atau azab?

Awal-awal jika saya mendapati peristiwa yang menyenangkan, saya langsung berkesimpulan ini adalah nikmat. Dan kalau peristiwa itu tidak menyenangkan saya sebut musibah. Tapi kemudian saya berpikir lagi lebih dalam benarkah nikmat itu nikmat dan musibah itu musibah? Karena seringkali sebuah nikmat justru adalah musibah bagi saya dan yang saya pikir musibah ternyata adalah sebuah nikmat. Continue reading Azab dan nikmat itu tidak ada

Mencegah Kemungkaran Cuma 3 Cara

Mencegah kemungkaranSaat ini banyak kritikus, komentator, pengamat atau apalah namanya yang mulai di “pelihara” oleh televisi-televisi. Bahkan mereka juga mencoba mencari peliharaan baru dengan melibatkan pemirsa dalam upayanya untuk menambah peliharaan tukang kritik. Bahkan ada kesan kalau kritikus itu banyak disukai masyarakat, dianggap orang pinter dan dianggap bersih. Padahal apa yang mereka lakukan itu sebenarnya jauh dari nilai-nilai Islam dan bisa dianggap KEMAKSIATAN.

Rasulullah SAW sendiri dengan tegas menyatakan bahwa hanya ada 3 cara untuk mencegah kemungkaran:

Dari Abu Sa’id Al-Khudri rodhiallohu ‘anhu dia berkata: Aku mendengar Rosululloh sholallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barang siapa di antara kalian melihat suatu kemungkaran hendaklah ia mengubah dengan tangannya; jika tidak mampu, maka dengan lisannya; jika ia masih tidak mampu, maka dengan hatinya dan itu adalah selemah-lemahnya iman.” (HR. Muslim)

Saya yakin anda semua sering mendengar hadist ini. Tapi apakah sudah benar-benar menjalaninya, saya rasa masih belum sepenuhnya. Setidaknya ada cara yang keliru dalam menerapkan hadist tersebut khususnya pada bagian

jika tidak mampu, maka dengan lisannya;

Seringkali kita mengartikan maksud kalimat itu dengan kritikan. Tapi sayang, kritik yang diajukan bukan ke yang bersangkutan. Tapi dengan pengecut menyampaikannya ke publik. Padahal maksud hadist tersebut adalah memberikan nasehat kebenaran kepada yang bersangkutan, bukan pada orang lain yang sama sekali ndak ada hubungannya dengan pelaku. Continue reading Mencegah Kemungkaran Cuma 3 Cara

Budaya Bohong, Apakah Kita Akan Mengikutinya Juga?

Jika dalam artikel yang lalu saya pernah menuliskan agar kita mau mempelajari sesuatu sebelum mengikutinya, insya Allah 2 hari lagi akan ada budaya jelek yang entah kenapa harus diperingati juga setiap tahun. Itulah April Mop. Konon pada hari itu semua orang diijinkan untuk berbohong. Aneh…

Dan dari pantauan timeline saya, ternyata orang-orang yang punya banyak fans malah dengan bodohnya ikut-ikutan baik secara sadar maupun tidak mengkampanyekan budaya aneh ini. Pertanyaannya kemudian apalagi pembelaan kita atas kebudayaan tak bermoral ini? Continue reading Budaya Bohong, Apakah Kita Akan Mengikutinya Juga?

Jariyah Dunia Maya

Amal JariyahKata nabi, ada 3 amalan yang tidak akan terputus selama amalan itu masih ada bahkan hingga pelakunya meninggalpun, ia tetap memberi kontribusi. Itulah ilmu yang bermanfaat, sedekah jariyah dan anak sholeh yang senantiasa mendoakan orang tuanya.

Ilmu yang bermanfaat bisa dalam bentuk apa saja. Bisa dalam bentuk pengajaran yang kita berikan pada orang lain atau bisa juga dalam bentuk sebuah tulisan atau artikel di blog yang senantiasa dibaca oleh orang lain. Jika orang tersebut tergerak hatinya untuk mengamalkan ilmu dari kita, maka pahala yang terus mengalir selama dia mempraktekkannya akan kita dapatkan.

Subhanallah, dunia maya adalah dunia yang hampir tanpa batas. Suatu ilmu atau tulisan yang kita lemparkan kesini akan terus ada sampai kapanpun juga. Misalnya kita membuat sebuah ebook yang kemudian dicopy oleh puluhan, ratusan bahkan ribuan dan jutaan orang dari segala penjuru dunia, maka betapa banyaknya pahala yang akan kita dapatkan kelak di hari kiamat. Belum lagi kalau ebook itu kemudian disebarkan oleh orang yang mendownloadnya ke teman-temannya. Continue reading Jariyah Dunia Maya

Tidak Ada Benda Ajaib

dakwah
Dakwah tak Pandang Bulu
Jika kita sering nonton TPI (alm). Disana kita disuguhi film-film bertema ajaib-ajaib. Contoh yang paling sering nemu benda ajaib adalah si Entong. Tak kalah serunya, ulama-ulama jaman dahulu, para wali juga digambarkan punya kesaktian dan keajaiban-keajaiban.

Sekilas seolah-olah ini keren. Kita jadi merasa bangga dengan para ulama kita dulu. Tapi film-film itu sebenarnya justru membawa pengaruh buruk bagi dakwah. Kenapa?

Pertama, akan melemahkan semangat dakwah generasi saat ini. Mereka jadi punya alasan untuk tidak berdakwah. Seolah-olah dakwah itu hanya bisa dilakukan oleh para kyai atau wali yang punya kesaktian dan kedikdayaan. Generasi sekarang jadi mlempem karena takut berhadapan dengan pemimpin gara-gara merasa tidak sakti. Continue reading Tidak Ada Benda Ajaib