Damping putra-putri anda saat nonton “Assalamualaikum Beijing”

Karena heboh di media sosial dan grup-grup Whats App, akhirnya saya bersedia nonton film ini bersama istri. Promonya sih ini film Islami dengan pesan-pesan moral yang baik. Namun menurut saya, orang tua tetap harus mendampingi putra-putrinya saat menonton film ini karena jika dilepas begitu saja akan cukup bahaya juga.

Memang dalam film itu tidak ada adegan ciuman. Bahkan pelukan aja cuma sekali itupun setelah Asma dan Chu Wen menikah. Di awal-awal film-pun si ChuWen ini bertanya apa boleh pegang tangan? boleh cium? boleh pelukan? Dan semua dijawab tidak boleh oleh Asma.

Tapiii… sepanjang film kita bisa melihat kedua insan ini berjalan berduaan di berbagai obyek di Beijing. Bahkan ada adegan boncengan dengan sepeda ontel juga.

Saya coba berikan sinopsis dikit ya. Continue reading Damping putra-putri anda saat nonton “Assalamualaikum Beijing”

Sholat Jamaah dan Rutinitas Nongkrong

Islam sebenarnya melatih alam bawah sadar kita melalui ibadah-ibadah yang wajib kita kerjakan setiap hari. Ibadah wajib tiap hari tentunya sholat wajib 5 waktu. Kalau kita perhatikan, gerakan sholat itu diulang-ulang terus sebanyak 17x sehari. Anda bisa baca buku tentang betapa 17x gerakan tiap hari itu akan mampu memberikan dampak kesehatan yang luar biasa bagi pelakunya. Asal dilakukan dengan cara yang benar sesuai tuntutan Rasulullah Muhammad s.a.w tentunya.

sholat-jamaah

Di artikel ini saya bukan ingin membahas soal itu, saya ingin bahas soal sholat berjamaah. Sebenarnya saya sudah merenungkan ini sejak lama, tapi saya masih belum punya cukup banyak bukti ilmiah. Saya bertanya-tanya, kenapa sih Rasulullah menyuruh umat Islam terutama yang laki-laki untuk berjamaah di masjid. Ingat, berjamaah di masjid, bukan berjamaah di rumah dengan keluarga. Bahkan Rasulullah pernah mengancam akan membakar rumah bila laki-laki di rumah itu tidak ke masjid. Meski sejarah mencatat, belum pernah Rasulullah membakar rumah sahabatnya gara-gara mereka tidak ke masjid. Islam juga memberikan ganjaran yang luar biasa bagi mereka yang mau ke masjid berjamaah diantaranya, setiap langkah kakinya menuju ke masjid dihitung sebagai pahala, sholatnya sendiri dinilai 27 derajat lebih baik dari sholat sendiri. Intinya, dengan ancaman dan reward yang begitu besar, Islam ingin pemeluknya ke masjid berjamaah ketika sholat. Kenapa? Continue reading Sholat Jamaah dan Rutinitas Nongkrong

Jangan Remehkan Peran Kecil

semua-berperan

Dalam sebuah organisasi setiap individunya memiliki peranan penting, sekecil apapun tugas atau amanah yang diembannya. Bahkan bila tugasnya hanyalah sebagai seorang pengantar surat atau sekedar menyiapkan spidol untuk rapat. Organisasi itu seperti sebuah kendaraan, seluruh komponennya memiliki fungsi dan peranan masing-masing. Tak ada yang lebih istimewa dari salah satu komponen dibanding komponen lain. Sebagus apapun mobilnya, secanggih apapun mesinnya, tapi jika ada satu saja komponen yang hilang atau tidak berfungsi normal, maka kinerja kendaraan itu tidak bisa maksimal. Continue reading Jangan Remehkan Peran Kecil

Selokan Mampet

Selokan Negeriku
Selokan Negeriku

Apa yang kita pikirkan saat melewati sebuah kampung dengan selokan yang mampet dan di dalamnya bertumpuk sampah beraneka rupa? Pemandangan itupun kemudian dilengkapi dengan bau tak sedap yang mengiringi perjalanan kita menyusuri kampung tersebut. Apa yang akan kita lakukan kemudian jika kampung itu ternyata adalah kampung halaman kita sendiri?

Biasanya akan ada 3 pilihan ketika dihadapkan dengan situasi seperti itu:

  1. Membiarkan saja, bahkan kadang malah ikut menambah parah dengan membuang sampah di selokan yang sudah penuh sampah itu.
  2. Protes pada para aparat kampung kenapa kok lingkungan tidak bersih, kenapa sampah numpuk dan kenapa-kenapa yang lain
  3. Berusaha membersihkan selokan dengan peralatan apapun yang tersedia meski kemungkinan untuk bersih total sangatlah kecil

Saudaraku…

Negeri kita ini seperti sebuah kampung kumuh dengan selokan yang mampet oleh sampah-sampah ketidak jujuran, sampah korupsi, sampah rendahnya moral, sampah nafsu, sampah hilangnya keimanan. Penuh sekali hingga sulit rasanya kita membedakan mana tempat sampah dan mana selokan. Continue reading Selokan Mampet

Siapa kita 67 tahun mendatang?

Tanggal 10 November 67 tahun yang lalu arek-arek Suroboyo membawa apapun yang bisa digunakan untuk melawan penjajah Belanda yang hendak kembali ke Indonesia. Tak kurang 100.000 lebih pemuda Indonesia gugur dalam pertempuran tersebut. Begitu dahsyatnya pertempuran itu hingga kemudian tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan. Dan kota perjuangan arek-arek Suroboyo kemudian mendapatkan julukan sebagai KOTA PAHLAWAN.

Itu dulu… 67 tahun yang lalu, dan mungkin tak banyak saksi sejarah yang masih hidup untuk menceritakan detilnya kepada kita. Pertanyaan terbesar kita saat ini adalah kira-kira 67 tahun mendatang, anak cucu kita akan mengenal kita sebagai apa?

Apakah kita menanam benih-benih kebanggaan bagi generasi yang akan datang sehingga mereka bisa dengan lantang menyebut, Aku adalah anak seorang PAHLAWAN. Ataukah kita akan menanam benih-benih kerusakan sehingga anak cucu kita di masa mendatang justru berkata, “Huh.. gara-gara orang jaman dulu sekarang sungai kotor, hewan-hewan hanya tinggal gambar, ozon berlubang, ancaman banjir bandang, dll”

Atau bahkan mungkin kita tak menyisakan dunia ini bagi mereka karena begitu rusaknya akibat perbuatan kita? Continue reading Siapa kita 67 tahun mendatang?

Menjadi Tamu Allah

Menjadi tamu Allah
Menjadi tamu Allah

Saya yakin setiap muslim sangat ingin pergi ke mekkah dan madinah baik menunaikan ibadah haji maupun umrah. Masalahnya tak semua orang mendapatkan anugerah untuk bisa datang ke tanah suci. Jangankan untuk menunaikan haji yang bukan cuma kendala biaya yang saat ini mencapai 35 juta atau 80 juta kalau Haji Plus, punya uang segitupun masih harus antri 11 tahun baru bisa berangkat atau nunggu 3 tahun kalau haji plus.

Sayangnya kendala itu kemudian menjadi sebuah pembenaran bahwa Haji hanya wajib bagi yang mampu. Benarkah?

Mungkin saya yang kurang paham ya, tapi saya sendiri belum pernah menemukan ungkapan di quran maupun hadist yang menyatakan haji itu hanya wajib bila mampu. Apalagi ukuran mampu ini kemudian diperberat dengan syarat-syarat dianggap mampu diantaranya mampu secara materi, fisik, tidak punya hutang dan ada cukup dana untuk keluarga yang ditinggalkan. Semakin jauh deh impian pergi haji. Continue reading Menjadi Tamu Allah

Ramadhan Day #4 – Tiket Surga di Seteguk Air

Ramadhan dengan berbagai keistimewaannya menawarkan aneka cara mudah utk mendapatkan pahala. Salah satunya adalah dengan berbagi ta’jil.

Sungguh amat sayang jika selama Ramadhan kita tak pernah berbagi ta’jil bagi mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa. Setidaknya berikan makanan berbuka puasa pada seorang tetangga walaupun itu hanya berupa sebutir kurma atau seteguk air.

Kenapa?

Karena Allah menjanjikan pahala bagi mereka yg memberikan ta’jil kepada orang yg berbuka puasa spt pahalanya orang yg puasa itu tanpa mengurangi pahala yg bersangkutan.

Mari kita coba hitung2 ya. Beli air mineral misalnya isi 48 kan cuma 13ribuan. Nah, tinggal nongkrong di perempatan atau tempat2 yg ramai trus kita bagi2kan deh sebelum maghrib. Masak sih dari 48 gelas itu gak ada satupun yg nyampe di tangan orang yg benar2 puasanya.

Jika ada dana lebih kita bisa lakukan tiap hari. Biayanya cuma 390ribuan aja kan? Lebih mahal beli hosting hehehe 🙂 dan kesempatan pahala yg kita dptkan 48×30 woww hampir 1500 pahala puasa.

Yuk, msh ada kesempatan 26 hari utk koleksi pahala sebanyak2-nya.

Ramadhan Day #3 – Fluktuasi Iman

Iman itu terdiri 4 jenis. Iman yang stabil yg tak pernah naik atau turun. Iman spt ini dimiliki oleh Malaikat. Yang kedua, iman yg selalu naik. Iman spt ini dimiliki oleh para nabi dan Rasul. Sedangkan ketiga, iman yg cenderung turun. Iman spt ini dimiliki oleh syetan dan bala tentaranya. Terakhir, iman yg kadang naik dan kadang turun (fluktuatif). Inilah iman manusia spt kita.

Ramadhan adalah momen yg sangat penting untuk meningkatkan fluktuasi keimanan kita. Jika menjelang Ramadhan iman kita di level 40 misalnya, maka dlm sebulan ini kita upayakan utk naik setinggi mungkin hingga level 80 misalnya.

Kenapa? Karena biasanya, keimanan kita cenderung merosot pasca Ramadhan. Bahkan byk yg kemudian meninggalkan jamaah sholat pada tanggal 1 Syawal. Hanya sehari saja Ramadhan hilang dan BAMMM!! Imanpun anjlok.

Tp itu bisa dimaklumi, mengingat selama Ramadhan, syetan benar2 terpenjara. Maka begitu datang 1 syawal syetanpun kirim kekuatan yg dia tahan selama sebulan. Dihabiskan di 1 syawal.

Jadilah 1 syawal sbg hari masjid sepi, hari perut kenyang dan hari sentuhan lelaki perempuan. Hebatnya lagi syetan membungkusnya dg begitu apik. Sehingga siapa yg ke masjid hari itu padahal ada tamu di rumah, siapa yg enggan makan jamuan yg disuguhkan dan siapa yg tak mau sentuhan tangan, akan dianggap tidak sopan. Hebat kan?

Yuk, mumpung masih awal Ramadhan nih, kita kumpuliin byk2 pahala dan kebaikan. Krn kita tak tahu stlh Ramadhan nnt apa bisa kita tahan dr godaan syetan. 11 bln adalah waktu lama dan saat itu nyawa kita bisa saja dicabut Allah SWT. Jangan sampee ibadah kita Ramadhan ini gak cukup utk nutupin maksiat yg susah kita tinggalkan krn udah jadi “budaya”.

Semoga Allah senantiasa mengampuni dosa2 kita baik yang dulu, sekarang maupun yg akan datang. Baik itu dosa kita, istri dan anak2 kita atau saudara2 kita yg lain. Aamiin

Ramadhan Day #2 – Menolak Surga

Alhamdulillah.. Sudah hari kedua Ramadhan. Sungguh sayang jika 28 hari ke depan tdk mampu membawa kita ke surga Allah SWT. Rasanya sdh sering kita dengar para ustadz, kyai dan para penceramah yg menyiarkan keutamaan Ramadhan. Bagaimana tiket surga benar2 diobral bulan ini. Hingga ada ungkapan,”Tiap detik Ramadhan tak layak disiakan”

Bagaimana tidak, kita sholat di bulan ini, sama seperti sholat 700x di bulan lain. Kita infaq di bulan ini sama seperti infaq 700x di bulan lain. Dan yg lebih keren ganjarannya adalah dibebaskan dari api neraka. Tahu artinya? Jelas sudah pasti masuk surga dong.

Trus surga itu spt apa sih? Tak ada seorangpun yg bisa menggambarkannya. Indahnya blm terbayang manusia. Nikmatnya blm pernah dirasa manusia.

Setiap lelaki akan didampingi oleh 70 bidadari bermata jeli, berkulit halus mulus mengenakan gaun warna hijau yg indah. Apapun yg kita minta tersedia.

Nah, kira2 klo kita dpt tawaran kyk gitu dan syaratnya cuma nahan nafsu aja selama sebulan, ibadah pol2-an kira2 masak kita lewatkan begitu saja? Sungguh kita akan masuk golongan orang yg merugi besaaar jika demikian

Ramadhan Day #1 – Marhaban yaa Ramadhan

Alhamdulillah.. Hari ini kita tlah memasuki bulan Ramadhan. Yaa walaupun masih ada jg yg baru besok Ramadhan-nya saat posisi hilal sudah lebih dari 10 derajat tapi biarin deh urusan mereka sendiri.

Bagi kita yg yakin sudah masuk Ramadhan, artinya sejak kemarin maghrib, ibadah sunnah yg kita lakukan maka dinilai sebagai ibadah wajib dan ibadah wajib akan dilipatgandakan 700x dr bulan biasa. Maka yg Ramadhan hari ini punya keunggulan 700 hari atau hampir 2 tahun dibanding yg besok karena nnt Hari Rayanya insyaaLlah akan sama karena posisi hilal dibawah ufuk sehingga digenapkan jadi 30 hari atau yg besok berarti digenapkan jadi 29 hari.

Karena itu akan sangat rugi sekali kalo start awal ini tdk kita maksimalkan. Klo bisa hari pertama, mumpung semangat ngebut poooll !! Sehari 3 – 4 juz misalnya atau lebih. Semua sholat sunnah kita kerjakan. Ibadah wajib di masjid berjamaah.

Ini adalah bulan panen, jadi hanya orang2 bodoh dan menolak surga saja yg di bulan ini masih males ibadah. Ibarat bisnis investasi, klo buy di bulan ini maka untungnya tuh 700x atau 70.000% bayangin klo ada tawaran investasi dg keuntungan 700% aja pasti semua orang akan bondong2 kan? Jadi yg gak mau ikut kira2 kita sebut apa?

Klo invest dunia aja kita jual rumah, jual tanah, jual sapi biar bisa ikut apalagi invest akherat yang PASTI dapat hasilnya. Tp manusia kan sebagian suka yg instant2. Pengennya sholat sekarang, salam lalu duit jatuh di depannya. Padahal balasan yg didapat kelak itu jauuuh lebih tinggi nilainya dibanding balasan dunia.

InsyaaLlah besok kita akan bicara soal sorga dan betapa bodohnya orang2 yg tak berusaha mendapatkannya