BOOM!!!…. Dan Hatipun Tergetar

Pengeboman 3 Gereja di Surabaya dan dilanjut keesokan harinya dengan pengeboman di Polrestabes Surabaya cukup sukses meninggalkan kemirisan dalam hati saya. Betapa tidak, kedua peristiwa tersebut dilakukan oleh 2 keluarga. Lengkap mulai bapak, ibu dan anak-anaknya.

Hari Ahad dilakukan oleh suami istri dengan 4 anaknya. Hari Senin dilakukan oleh suami istri dan 3 anaknya.

Terus terang saya gak mampu menyelami apa yang ada dalam pikiran mereka. Justru saya bingung kenapa sampai mengajak anak-anak? Lebih bingung lagi kenapa kok lebih mirip peristiwa bunuh diri massal 1 keluarga dibandingkan sebuah teror? Continue reading BOOM!!!…. Dan Hatipun Tergetar

Bagaimana Manusia Menghadapi Masalah

Hari Sabtu kemarin, halaqoh saya mengadakan mabit di rumah salah seorang ikhwah. Rumah yang cukup besar dan nyaman sehingga sayapun tidak melakukan persiapan banyak sebagaimana persiapan ketika mabit di masjid.

Acara berlangsung seperti biasa, tilawah lalu diisi materi oleh salah seorang ustadz. Tapi yang akan saya ceritakan kali ini justru sebuah cerita yang sebenarnya tidak ada yang bercerita tapi saya merenungi hikmahnya yang mungkin bisa jadi petunjuk bagi kita semua. Continue reading Bagaimana Manusia Menghadapi Masalah

Bela Islam dengan Apapun yang Engkau Punya

Saat ini agama Islam terus menerus dijadikan kambing hitam atas apapun yang terjadi di negeri ini. Ada tersangka korupsi yang muslim, maka disebut2 muslimnya, disebut2 pengajiannya, disebut2 segala macam hal yang menghubungkannya dengan Islam. Sementara jika tersangka korupsi dari kalangan orang kafir, tidak pernah disebut2 sumbangannya ke gereja berapa, ke sekolah kristen berapa, sumbangannya ke calon kafir berapa. Dilokalisasi hanya fokus ke dirinya.

Saat kemarin FPI membela Habib Rizieq yang notabene adalah Ketua Dewan Pembinanya eh di akhir acara malah diserang oleh Ormas Preman GMBI. Lha kok Polisi bukannya melerai atau membela FPI malah membiarkan begitu saja penganiayaan yang dilakukan GMBI. Melongo kayak kebo. Padahal jumlah mereka cukup banyak. Continue reading Bela Islam dengan Apapun yang Engkau Punya

Menguji iPhone

Beberapa hari ini saya lagi males banget ngapa-ngapain. Akhirnya iseng-iseng browsing youtube dan mata saya tertuju pada sederetan video pengujian iPhone yang sangat gak masuk akal.

Saya jadi ingat dulu ada seorang yang jualan blender dan cara jualannya sangat unik dan yang paling booming adalah saat dia memblender iphone. Entah karena niru ini atau alasan lain, sekarang iphone jadi bulan-bulanan para youtuber. Mereka rame-rame bikin video menghancurkan iphone.

Sebenarnya ada banyak sekali videonya, anda bisa coba search iphone survive. Saya akan pilihkan beberapa video saja yang menurut saya paling niat banget

iPhone vs Pemotong Intan

Pertama, iPhone berhadapan dengan pemotong intan. Bayangin deh, batu intan yang sekeras itu aja bisa terpotong, apalagi cuma iPhone. Dan hasilnyapun bisa ditebak, tuh gadget langsung terpotong jadi dua

Balik Kucing

balikkucingBalik kucing itu klo dalam istilah jawa berarti kembali ke tempat asal. Setelah hampir 2 tahun ngeblog di bejopaijo.wordpress.com saya kok ngerasa kangen ngeblog di blog ini. Karena di wordpress.com ada begitu banyak batasan seperti theme yang kita gak bisa pilah-pilih sesuka hati, mau promosi produk juga gak boleh, bahkan mau posting video juga harus bayar dulu paket videonya. Duuuh… meski coba bertahan akhirnya malah males nulis. Ya udah deh, balik kucing aja ke lutviavandi.com lagi.

Soal ntar kalau meninggal blognya bisa hilanng gara2 gak diperpanjang biar jadi urusannya Allah deh. Setidaknya sudah ada arsip yang tersimpan di bejopaijo.wordpress.com dan facebook saya yang insyaaLlah akan aman disana hingga kedua penyedia jasa itu tewas jg.

Ok, untuk sementara segitu dulu deh. InsyaaLlah saya mau share juga beberapa video yang menurut saya sangat menginspirasi. Pengen cerita-cerita banyak sih d blog ini lagi. Masak cuma facebookan terus hehee

Ramadhan Day #6 – Istiqomah

Hari ini sbnarnya sdh masuk hari ke-7 tp berhubung 2 hari ini ada kesalahan saya dlm mengatur jadwal maka terpaksa hari ke-5 absen dan hari ke-6 telat hehe 🙂

Istiqomah adalah terus menerus dan teratur. Islam mengajarkan istiqomah dlm berbagai kesempatan. Salah satunya adalah sholat. Bagaimana sholat diatur sedemikian rupa sehingga kita dpt menjadikannya sebagai alarm harian 5x sehari

Saya sering menggunakan waktu sholat sebagai patokan jam. Ba’da subuh, ba’da dhuhur, ashar, maghrib, dan isya’ sebagai jadwal melakukan perencanaan.

Allah sendiri sangat sayang pada hambaNya yg melakukan amal walau sedikit tapi istiqomah. Salah satunya adalah berdakwah lewat tulisan di blog.

Tulisan ini akan senantiasa ada dalam blog kita sehingga orang lain dpt membaca kapan saja. Jadi, sangat sayang jika blog tak dimanfaatkan utk investasi akherat juga.

Ibadah kecil lain yg bisa kita lakukan istiqomah adalah dzikir. Enteng kan? Dzikirnya memang sangat ringan. Tapi istiqomahnya itu yg berat. Rintangan yg senantiasa menghalangi kita adalah kesibukan yg membuat kita lalai dg rutinitas amalan

Cara paling mudah utk menjaga istiqomah adalah dg menggunakan checklist spt kalau kerja. Checklist ini jg hrs disandingkan dg hukuman. Misalnya klo gak ngerjain maka besoknya harus dobel. Spt blog ini jg. Krn 2 hari gak ngeblog maka saya hukum diri sendiri utk nulis dobel selama 2 hari ini 🙂

Mengerjakan amal kebaikan memang mudah. Tp mengerjakannya secara istiqomah sulitnya luar biasa. Makanya Allah sangat cinta pada pribadi yg istiqomah. Moga kita termasuk di dalamnya.. Aaamiin

Meminta Maaf dan Memaafkan

indahnya-saling-memaafkan

Sepele memang, tapi berat untuk dijalankan. Meminta maaf dan memberi maaf memang sudah sering dilakukan apalagi pas lebaran. Tapi nggak semua orang lho bisa meminta maaf secara tulus, pun juga nggak semua orang bisa memaafkan secara tulus. Nih contoh kasusnya, ada ibu-ibu yang curhat:

“Ustadz, saya sebenarnya sudah memaafkan dia, tapi kenapa ya kalau ingat dia rasanya sesak, pengen meledak”

Nah, dari kata2 itu bisa disimpulkan ndak si ibu ini sudah memaafkan atau belum? Kata2 awalnya sih indah ya. Saya sudah memaafkan. Eh.. disambung tapi kalau inget dia.. bla..bla..bla… Kalau saya bilang, tuh ibu masih belum memaafkan sama sekali. Bahkan boleh dibilang, tuh ibu TERPAKSA bilang sudah memaafkan walaupun dalam hatinya ada dendam yang belum reda sedikitpun.

Meminta maaf apalagi kalau kita merasa tidak bersalah, adalah hal yang paling berat. Tapi begitu kita mengutarakannya, ada perasaan lega dan selesai semua urusan walaupun yang memberi maaf belum tentu memaafkan sepenuhnya.

Continue reading Meminta Maaf dan Memaafkan

Maaf, tidak bisa bantu lagi

Lewat artikel ini saya mohon maaf sebesar-besarnya jika saya sudah tidak bisa membantu anda mendapatkan domain dot info di godaddy. Beberapa hari lalu PayPal dengan tingkahnya yang membingungkan telah menutup akun saya. Sehingga otomatis akun yang sudah terkoneksi dengan godaddy itupun sudah tidak bisa lagi dipakai. Untunglah dalam akun itu tidak terlalu banyak uang yang ada. Walaupun sebenarnya cukup berarti juga. 🙂

Jadi, silahkan anda berupaya sendiri jika ingin domain murah itu. Saya yakin ini bagian dari rencana Allah untuk mendewasakan kita semua.