Belajar Saham: Risk Management

Artikel ini adalah kelanjutan dari artikel sebelumnya tentang money management dalam berbisnis saham. Setelah kita paham bagaimana melakukan pengelolaan keuangan, maka selanjutnya adalah kita perlu tahu bagaimana mengelola resiko agar apabila terjadi kerugian, dampaknya tidak terlalu signifikan terhadap kelangsungan bisnis kita.

Pada artikel sebelumnya dijelaskan bahwa kita harus membuat alokasi kerugian dan pada contoh sebelumnya kita tentukan bahwa alokasi kerugian yang siap kita hadapi adalah 10% dari modal di awal bulan. Continue reading Belajar Saham: Risk Management

Mau Bisnis Saham? Pahami Dulu ini!

Bicara tentang saham, sebagai orang awam biasanya kita langsung membayangkan keuntungan yang gede dan kerugian yang gede. Dengan mudahnya orang awam mengatakan “High Risk High Return”. Dari kesimpulan yang dibuat-buat sendiri, akhirnya takut-takut sendiri dan kemudian enggan bahkan anti dengan bisnis saham.

Bahkan kalau boleh saya simpulkan dari analisa kulit aja, orang lebih anti terhadap saham daripada MLM atau Asuransi. Benar atau Betul?

Maka sebelum saya bicara lebih jauh dan lebih mendalam soal saham, saya perlu memberikan wawasan tentang Money Management dan Risk Management dulu. Karena kalau dua hal ini tidak dipahami, mau bisnis apapun baik bisnis saham, bisnis makanan atau bisnis MLM pasti akan ambruk dan merugi. Continue reading Mau Bisnis Saham? Pahami Dulu ini!