Bisnis Otak Kanan ala Bob Sadino

bob sadinoKemarin kita telah kehilangan seorang legenda bisnis Indonesia, om Bob Sadino. Pengusaha nyentrik yang kemana-mana suka pake celana pendek dan rumahnya cuma type 21 alias 2 hektar 1 rumah.

Saya ingin coba mengenang bagaimana cara beliau mengajari bisnis meski saya tidak belajar langsung dari beliau dan hanya baca-baca buku dan tulisan-tulisannya. Dalam menjalankan bisnis, beliau ini benar-benar menggunakan otak kanan. Bahkan saking ke kanannya, banyak orang menganggapnya sinting alias gendeng.

Bagaimana tidak? Beliau selalu menganjurkan tiap orang untuk buka bisnis dulu, jalankan dulu baru mikir strategi ke depannya, resiko-resikonya, dll. Pebisnis otak kiri bakal menolak mentah-mentah teori macam ini. Dan mungkin karena itulah, jarang kita temui pebisnis yg dominan otak kiri.

Otak kiri cenderung mengukur segala sesuatu dengan teliti dan detil. Mereka biasa pakai teori SWOT. Strength, Weakness, Oportunities and Threats. Diteliti benar. Menelitinya sendiri sudah makan banyak waktu. Setelah diteliti, diukur dan ditimbang akhirnya takut sendiri dan gak jadi buka bisnis. Balik nanya-nanya lagi meneliti lagi, bikin planning lagi. Akhirnya gak buka-buka deh bisnisnya.

Kalau om Bob atau pebisnis otak kanan biasanya cuma lihat peluang. Ok, bentar lagi hari raya, banyak orang butuh baju dan kebetulan dapat kenalan produsen baju yang oke punya, akhirnya buka deh dagangan. Modal gimana? Aah jualan foto dulu, jepret2 foto, pasang di berbagai marketplace, facebook, instagram. Ntar kalau ada yg pesen baru dibelikan.

Kalau barang abis gimana? Ya tinggal bilang, sudah abis dan tawarkan model lain yg mirip. Begitu seterusnya. Resiko baru dipikir ketika resiko itu benar-benar datang. Solusinya dicari setelah masalah timbul. Jadi, persiapannya sangat cepat dan berpikirnya juga cepat. Plus tambahan spot jantung yg berdetak lebih cepat juga hehehe… Makanya, kebanyakan pebisnis otak kanan ini lebih cepat sukses.

Om Bob Sadino ini kayak gitu. Buka dulu bisnisnya, pikirkan masalah dan perbaiki system bisnisnya sambil jalan.